
...😘happy reading 😘...
warning... bocil minggir dulu..
maaf kalau ada yang typo..
Kini kau telah terikat selama nya dengan ku bintang, semua langkah mu akan ku awasi mulai dari malam ini. ujar liaya sambil menyipitkan matanya
“Kakak tidak sabar, nyonya bintang akan mengawasi tuan bintang 24 jam.” Kata bintang sambil terkekeh.
“I LOVE YOU DINDA ROSES”
“I LOVE YOU TO BINTANG VALENTINO”
Keduanya lalu terkekeh
. "
Kau boleh mengangkat bendera putih jika kau sudah tidak sanggup lagi tuan bintang?" ujar dinda tersenyum dan mulai memasukkan mi likan bintang dalam mi lik nya.
Lalu dengan bekal ilmu yang diajarkan oleh bintang kemarin dinda mulai menggo yangkan pinggul nya sembil meletaken tangannya di dada bintang sebagai tumpuan.
Go yangan yang tadi nya pelan makin lama makin menggesa membuat dinda pun turut mende sah saat bintang mulai mencengkram kuat di tempat tidur itu Otot-otot tangan bintang pun mulai bermunculan menambah kesan maskulin pada pria itu.
"Auah .kakak ." jerit dinda dan permainan dinda semakin cepat.
Sementara bintang yang sudah tidak dapat menahan lebih lama lagi langsung membalikan tubuh dinda dan mengambil alih permainan. "biarkan aku yang menyelesaikan nya sayang." Ucapnya terengah - engah, lalu menaruh kaki dinda di bahunya, bintang pun mulai menggo yang pinggul nya, sambil menikmati setiap jepitan dari dalam sana.
"Mi lik mu sungguh sem pit." Seru bintang dalam hati, saat rasa nikmat karena miliknya di cengkram kuat oleh milik dinda.
"Aah. Kakak.! "Sayang... mi lik mu sungguh nik mat sayang!!" racau bintang, yang merasa kenikmatan bercin ta yang sungguh luar biasa.
"Lebih da lam lagi sayang ."ujar dinda dengan hasrat yang sama sama memuncak
Bintang pun mulai menggo yang pinggul nya, sambil menikmati setiap jepitan dari dalam sana. "Mi lik nya sungguh sem pit. Seru bintang karena miliknya di cengkram kuat oleh milik dinda.
"Aah. Kakak. "Sayang . mi lik mu sungguh nik mat sayang ricau bintang, yang merasa kenikmatan bercin ta yang sungguh luar biasa. *Lebih da lam lagi sayang .ujar dinda
__ADS_1
"kak dinda. hampir sampai. ucap dindaa tercekat. " sama sama sayang . sebentar lagi Ujar bintang yarıg semakin sering memompa lebih kencang dan lebii dalam.
"Kak . ah. ah ter engah engah lah dinda, . "Sayang.!" Bintang menyusul pelepasan istrinya pun terkulai di atas tubuh dinda yang sudah bermandikan keringat. Bintang mengecup kening dinda dan mengatakan I love you sambil mencabut rudal nya dari sarang yang sudah tidak depat dikatakan bagaimana lagi be cek di dalam sana.
"AKu mohon berikan aku anak yang secantik Ibu nya, tuhan. Ucap bintang sambil memandang atap atap langit di atas sana saat menelentangkan tubun nya. Bintang menoleh ke arah dinda dan melihat dinda sedang mengalur nafasnyanya yang juga terengah engah seperti bintang.
"Terima kasih snyang bintang meninpang kan Kepalanya ke tangannya dan menghadap ke dinda lalu kembali mengecup pipi dinda Itu yang ikut ngos- ngosan
Sudah tidur sayang, sudah malam
Tak terasa jam dinding pun menunjukkan pukul 10 malam.
“kakak, aku mau mandi dulu, setelah itu makan. Karena kita tadi sudah melewatkan waktu makan siang kak.” Kata dinda sambil melenggang masuk di kamar mandi.
namun sebelum dinda mengunci kamar mandi tersebut, tangan bintang mencekal pintu tersebut, dinda yang kaget menengok ke belakang.
lalu bintang pun berucap "mandi bareng saja, biar meng hemat waktu.
"tapi janji hanya mandi ya, jangan nambah lagi." jawab dinda
" iya, tapi kalau kamu mau nambah juga gak papa sayang, kakak siap." kata bintang sambil menyeringai senyumnya.
setelah mereka menyelesaikan ritual mandi dan tidak tambah lagi ritual apa apa mereka langsung kebaeah untuk makan.
"kak, ini sayurnya udah dingin, dinda panasin dulu ya, " kata dinda kepada bintang. "gak usah sayang, kita langsung makan aja. lalau langsung tidur. kakak tau kamu cape. ayo makan langsung aja." kata bintang langsung tersenyum.
lalu dinda pun membalas senyuman bintang. dan keduanya menghabiskan makanan tersebut, walaupun sudah dingin namun mereka tetap memakannya.
setelah mereka meng habiskan makan malamnya, mereka berdua langsung ke kamar. namun saat dinda mau menarik slimut, bintang pun mencekal nya.
"sayang kita lanjut yang tadi ya" kata bintang sambil mengedipkan mata.
"kak dinda capek." rengek dinda yang memng badannya terasa remuk.
setelah bintang merasakan badan dinda, bintang pun merasa candu dengan badan istrinya.
bintang pun tidak hanya diam, bintang melanjutkan aksinya dengan meremat gunung kebar istrinya.
walaupun dinda berkata tidak, namun badannya merespon dengan menikmatinya. saat bintang meremas kedua gunung kembarnya badan dinda sampai melengkung keatas membentuk setengah lingkaran.
__ADS_1
bintang yang jahil langsung tersenyum menyeringai " katanya tadi capek, tidak mau, kenapa sekarang menik mati, mau lanjut tidak? goda bintang
lalu dinda mengangguk. tanpa ragu lagi bintang langsung melahap bibir manis istrinya.
dinda mengerang nikmat "ah, kakak"
bintang yang mendengar erangan dinda, merasa bersemangat, hasrat bintang semakin memuncak. 2 jari bintang memporak porandakan goa surga istrinya. dinda yang merasakan aksi jari bintang, tubuhnya semakin membusung.
"ah, kakak, dinda mau sampai." dinda sudah mencapai puncak pertamanya tapi bintang pun belum apa apa.
setelah melihat istrinya ter engah engah, bintang pun memulai membuka celananya, lalu memasukkan pedang saktinya.
jleb
" auh kakak" sura dinda menjerit. bintang pun memompa terus menerus sampai keduanya mengalami pelepasan.
lalu mereka beristirahat sebentar selang 5 menit bintang memulai aksinya lagi, seperti hari esok sudah tidak ada hari lagi. kegiatan ranjang tersebut dilakukan sampai pukul 3 pagi, entah berapa kali mereka mengulangi, malam ini dinda dibuat sampai remuk.
dari malam berubah menjadi siang. jam dinding pun juga terus berputar, saat ini jam dinding menunjukan pul 12 siang, namun kedua insan ini masih bergulung dibawah selimut tebal. mereka juga masih telanjang karena sisa sisa tadi malam.
"eugh, dinda bangun dari tidurnya. ia merasa terusik ketika sinar matahari menusuk matanya. "hah udah jam 12. yah, kesiangan lagi. untung hari ini weekend
"kak, kak, kak." panggil dinda kepada bintang. namun bintang tidak sedikit pun meres pon din da. lalu dinda meng goyang goyang kan lengan bintang. "kakak bangun ini udah jam dua belas ".
bintang yang merasa terusik lalu membuka matanya. " ehm, sayang good morning" kata bintangdengan suara serak khas bangun tidur.
bersambung.....
besok lagi ya......
jangan lupa.....
like.....
komen......
vote.....
mimin tidak memaksa kalian untuk menyukai karya mimin.... kalau anda tidak menyukai karya mimin bisa meninggalkan novel mimin. kalau pun ingin berkomentar komentar lah dengan bijak ya....
__ADS_1
salam sayang dari mimin..., selalu jaga kesehatan, jaga hati, saranghaeyo...