Kehidupan Tak Sesuai Ekpektasi

Kehidupan Tak Sesuai Ekpektasi
lumpuh sementara


__ADS_3

...😘happy reading😘...


maaf ya..., kalau masih ada yang typo..., ini karya pertama saya jika ada kekurangan saya minta maaf, kedepannya saya akan berlatih lagi


cayooo.....


terjadi kecelakaan mobil dijalan mandasia, diduga sebelum kecelakaan, sebelum mobil tersebut menabrak marka jalan dan gerguling guling, sebelum mobil tersebut mengalami kecelakaan, mereka sepat mengalami baku tembak dengan mobil dibelakangnya, diduga mereka adalah kelompok mafia yang saling berlawanan. korban atas nama dinda dan bintang tak sadarkan diri. dan sekarang mereka sedang dilarikan kerumah sakit terdekat."


bunda yang mendengar dan melihat berita tersebut mengalami shock berat. " astagfiruallah, makanya sedari tadi perasaanku tidak enak." lalu bunda menghubungi papa dody yang sedang diperusahaan


"halo pa..., assalamualaikum, sudah mendengar berita bintang sama dinda?."


"waalaikumsalam, sudah bund, bunda langsung saja kerumah sakit, nanti biar diantar supir, jangan lupa bawa body guard ya bund. hati hati!!"


"iya pa.


πŸ‘£πŸ‘£πŸ‘£πŸ‘£


"dimana keluarga pasien?" kata dokter keluar dari ruangan


"saya dok, keluarga pasien. gimana keadaan mereka berdua dok?."


"keadaan mereka alhamdulillah baik, untuk istrinya keadaannya baik, dia hanya shock saja, kemungkinan satu dua jam juga siuman, keadaan janinnya juga bagus, namun yang sedikit mengkhawatirkan keadaan suaminya, karena luka tembak nya ditubuhnya ada 5 luka tembak sehingga dia banyak kehilangan darahnya. pelurunya juga hafus segera dikeluarkan, karena jika tidak segera dikeluarkan takautnya akan terjadi infeksi."


"lakukan yang terbaik dok, saya semua serahkan kepada dokter, bagusnya bagaimana"


"baik tuan, saya dan tim akan melakukan yang terbaik, anda bisa menandatangani dulu persetujuan operasinya.


πŸ‘£πŸ‘£πŸ‘£πŸ‘£πŸ‘£


setelah menelfon papa, lalu bunda buru buru ke rumah sakit, dan menghubungi asisten gery.


tut tut tut,


assalamualaikum nyinya besar?


waalaikum salam, halo asisten gery, bagaimana keadaan anak saya?.


alhamdulillah untuk nyonya dinda keadaannya baik nyonya...,dia hanya shock saja, kata dokter satu dua jam akan siuman, kalau tuan bintang sedang dilakukan pengangkatan peluru nyonya....,

__ADS_1


"yasudah sana kesana sekarang, oh ya... untuk ruangannya dimana ya?"


"nyonya dinda sudah dipindahkan diruang vvip, tapi kalau tuan bintang masih diruangan penanganan nyonya"


"terima kasih infonya gery, tolong jaga mereka berdua sebelum saya sampai sana."


"baik nyonya, saya akan menjaga mereka. disini juga sudah ada anggota yang menjaga didepan ruangan nyonya"


"terima kasih geri, saya tutup dulu telefonnya, assalamualaikum"


"waalaikum salam"


saat diperjalan bunda dina juga menghubungi besannya, namun diperkirakan besannya itu terbang menemui mereka besok pagi, itu pun juga kalau cuaca sudah cerah.


setelah bunda dina sampai, bunda dina langsung datang ke ruangan mereka, kebetulan ruang penangan dengan ruang perawatan vvip dekat.


Bunda dina menemui asisten gery.


"ger, dimana ruangan mereka saya mau melihatnya"


"sabar nyonya, itu disebelah kanan ruangan nyonya dinda, kalau sebelah kiri ini ruang penanganan tuan bintang nyonya."


"saya antar nyonya besar?" tawar gery kepada bunda namun bunda menolaknya


"tidak usah gery, kamu jaga saja disini. nanti kalau ada dokter kamu bisa menanganinya." tolak bunda.


"baik nyonya, hati hati"


ceklek bunda dina langsung masuk ke kamar dinda


" ya allah sayang..., kenapa seperti ini, semoga saja traumamu tidak kambuh sayang, cup" bunda dina mencium dinda.


sudah dua jam bunda dina menemani dinda namun belum ada tanda tanda akan bangun. namun saat bunda dina sedang memainkan gaway nya bunda dina melihat tangan dinda bergerak, tak lama mata dinda membuka. " sayang...., kamu sudah sadar...,"


"minum" suara dinda yang masih melemah, karna mulai sadar.


"bund, kakak mana bund.., dinda mau bertemu kakak bund...., kakak keadaannya gimana bund...?


"shut..., tenang dulu sayang kamu baru bangun. bintang baik baik saja sayang, nanti dia bakal kesini.

__ADS_1


"sayang, bunda panggil dokter dulu ya..., jangan banyak bergerak. dinda pun mengangguk patuh


dokter pun mulai memeriksa keadaan dinda


" semua baik baik saja bu..., janinnya juga kuat, hanya memar memar kecil dibagian tangan sama kaki saja dan itu tidak sampai dalam bu..., kemungkin satu dua minggu juga hilang."


sementara di ruangan sebelah, operasi bintang


dokter mulai mengeluarkan satu persatu peluru yang ada ditubuh bintang, namun tiba tiba saat dokter melakukan pengangkatan peluru kelima dokter dikagetkan oleh suara suster


ttttiiiiiiiitttt


"dok..., jantung pasien melemah..!!!,"


"tolong siapkan alat pemacu jantung." seratus joul "dug dug" " tambah 250 joul" masih tidak ada reaksi "500 joul" tit tit tit tit"


operasi pengangkatan peluru pun sudah selesai. mereka tinggal dipindahkan diruang vvip. bunda meminta dokter untuk dijadikan satu dengan ruangan dinda, karena supaya mudah untuk mengawasi mereka berdua, apalagi dari tadi dinda selalu merengek ingin meminta bertemu dengan bintang


gludug, gluduk, gluduk. terdengar suara brangkar masuk di ruangngan dinda " ceklek"


"hubby..!!!!, bund kakak kenapa bund. kenapa kakak diam saja bund."


"suamimu tidak apa apa sayang...., sudah jangan kawatir, sebentar lagi bangun." kata bunda sambil menenangkan dinda.


dinda mendekat kearah bintang, bintang pun lalu tersadar.


"aaarrgghh tanganku kenapa tidak bisa digerakkan." kata bintang sambil menggerak gerakkan tangannya yang terkena tembakan namun tidak bisa


"sabar tuan, tadi kata dokter, tangan kanan anda mengalami lumpuh sementara, karena efek tembakan yang dalam, sehingga ada syaraf yang putus. nanti dengan berjalannya waktu tangan anda akan kembali kesemula." kata asisten gery menjelaskan keadaan tuannya.


"ya allah, hubby." dinda pun menangis. selama hamil hati dinda memang berubah sensitif"


" its ok sayang...., sudah jangan menangis." walaupun bintang saat ini juga tidak baik baik saja, namun ia tetap memendamnya sendiri. ia tidak mau istrinya itu kenapa napa."


"bangsat, anjing, persetan. lihat saja nanti aku akan membalasnya" didalam hati ia bahkan mengumpati musuhnya itu. namun didepan iatrinya ia tetap calm down.


jangan lupa tinggalkan jejak, like, vote nya.


😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2