Kehidupan Tak Sesuai Ekpektasi

Kehidupan Tak Sesuai Ekpektasi
tertembak


__ADS_3

😘 happy reading😘


maaf kalau ada yang typo


lalu dinda memyerahkan milik nya itu kepada suami nya. ia sebenarnya tau kalau perbuatan nya sekarang itu salah. namun karna ia masih merajuk. larangan itu tak dihiraukan oleh dinda.


dinda bangkit mengambil piring dan mengisi kembali untuk dirinya sendiri.


karena mereka berdua kelaparan, mereka pun menandas kan makanan nya tanpa suara apa pun.


setelah selesai dinda membereskan piring kotor tersebut lalu bergegas ke atas tanpa menunggui bintang.


dinda melenggang kembali ke kamar nya melewati suami nya tercinta. ia tak meng hiraukan keberadaan suaminya yang dari tadi masih duduk di meja makan untuk menungguinya.


dinda masuk kekamar lalu menuju kamar mandi. dinda mandi untuk mengurangi rasa letih dan lengket yang masih melekat di tubuhnya, karena pergulatan panas nya dengan suami nya tercinta. ia


merebahkan dirinya ke dinding ranjang. ia merenungi nasib kedepannya.


"bagaimana dinda bisa bebas dari belenggu ini ya allah. dinda sebenarnya sayang sama kakak. tapi kenapa kakak seperti ini. dinda ingin kebebasan, dinda kepingin mengembangkan cita cita bunda supaya jadi dokter..... dinda juga tidak bakal mendua kak. karena kakak satu satunya keluarga yang dinda punya....." tak terasa air mata dinda menetes.


ceklek. suara pintu terbuka. bintang membuka pintu kamar nya ia melihat dinda yang sedang menitikan air mata. lalu bintang menatap dingin dinda. sebenarnya bintang dari tadi menguping dinda. tadi nya bintang mau masuk ke dalam kamar nya namun ia urung kan.


dinda yang merasa di tatap langsung beringsut masuk ke slimut. lalu membelakangi bintang.


bintang masuk ke dalam kamar nya lalu merebahkan tubuh nya disamping tubuh dinda. lalu memeluk tubuh istrinya tercinta. " tidur yang nyenyak sayang, mimpi yang indah" lalu bintang mengecup punggung dinda


sebenar nya dinda belum tidur, ia cuma pura pura tertidur. dinda juga mendengar semua perkataan suaminya itu.


bintang terus mengelus tangan dinda. ia tahu bahwa istrinya belum tertidur. dinda yang merasa punggung nya di elus, dinda semakin menangis, semakin dinda ingin menghentikan tangisannya semakin air matanya mengalir deras. seolah air matanya terjun bebas turun ke jurang.


semakin lama, bintang mengelus, bintang mendengar suara sesenggukan dinda semakin keras. lalu dinda membalikan tubuh dinda untuk menghadap kedirinya. awal nya dinda menolak, namun karena kekuatan bintang yang lebih kuat. dinda pun tidak kuat untuk menahan tubuh nya.

__ADS_1


mau tidak mau dinda menggulingkan tubuhnya menghadap ke bintang. dinda pun hanya bisa memejam kan mata nya.


bintang yang geram karena sikap dinda yang masih merajuk lalu memegang pipi dinda. lalu berkata " buka mata nya sayang, tatap mata kakak sayang. kalau suami bicara itu harus menghadap kesini, tatap mata kakak." suara bintang dingin.


dinda hanya diam saja, ia merasa hanya dijadikan boneka s*k nya saja. ia merasa kebe basan hidup nya di rampas ke mana mana saja harus pakai body guard.


"apa yang kakak mau, heem, apa?. mau tubuh dinda, mau dinda mati hem. bunuh saja dinda kak. dinda juga percuma hidup, semua sudah tidak ada yang sayang dinda. mulai dari bunda yang ninggalin dinda, ayah yang nikah lagi dengan tante selingkuhan nya dulu. sekarang dinda juga menikah dengan mafia seperti kakak yang suka merampas kebebasan seseorang. kalau kakak mau bunuh dinda silahkan. dinda ikhlas. biarkan dinda pergi" kata dinda panjang lebar dengan menitihkan air mata


"maaf" kata bintang. hanya itu yang keluar dari mulut bintang. namun tanpa di sangka tan pa di duga, dinda melangkah ke meja rias nya di sana ada satu buah senjata api yang di siapkan bintang untuk keadaan darurat.


dinda mengambil senjata itu, lalu mengarahkan ke samping kepalanya


bintang pun ter kejut melihat aksi nekad istri nya itu.


"kalau kakak tidak mau melepaskan dinda, mending dinda yang akan melepas kan diri dengan cara pergi dari dunia ini."


"dinda," bentak bintang "sayang jangan nekat kamu." lalu bintang melangkah ke tempat dinda!!!" kata bintang dengan suara tinggi


tapi dinda meng gelengkan kepalanya.


dor,


suara senjata itu melesat ke dadanya dinda, karena saat dinda ingin menarik pelatuknya itu, bintang merampas senjatanya, namun karena senjata api itu ditarik oleh dinda, senjata api menghadap ke dalam dada dinda.


seketika dinda ambruk ke pelukan bintang dengan dada yang ber lumuran darah.


tangannya yang tadi memegang senjata kuat, hanya lemas tak berdaya


" sayang bangun, jangan tinggalin kakak sayang, maaf kan kakak. bintang terus meng goyang goyangkan tubuh dinda, mengetahui kalau istri ter sayangnya pingsan lalu bintang membopong dinda untuk dilarikan kerumah sakit. cepat cepat lah bintang menuju ke bastman apartemen. dengan tergesa gesa bintang melajukan kuda besinya keluar dari apartement menuju rumah sakit terdekat


sesampainya di ugd, bintang langsung memanggil dokter jaga, " dokter, suster, cepat bantu istri saya."

__ADS_1


dokter dengan sigap mendorong kasur pasien menuju bintang, lalu bintang merebahkan dinda dikasur itu.


"dok tolong istri saya, tadi dia tertembak dok." kata bintang cemas.


" baik pak, bapak tolong nunggu di luar karena saya mau melakukan pemeriksaan." kata dokter sambil mendorong brangker pasien lalu masuk keruang pemeriksaan dan bintang menunggu di luar.


bintang mondar mandir, duduk berdiri. ia cemas, takut jika istrinya kenapa napa. lalu tak lama dokter pun keluar dari dalam ruangan.


"bapak, siapa nya pasien? " tanya dokter. "saya suami nya pak, bagaimana keadaan istri saya?"


"saat ini keadaan istri anda sangat mengkhawa tirkan. kondisi nya sekarang sedang kritis, dia kehilangan banyak darah, tapi beruntungnya peluru tersebut tidak sampai mengenai organ fitalnya, kalau tadi geser sediki saja sudah mengenai jantung. tolong bapak urus administrasinya, karena peluru tersebut harus segera diambil. karena pasien sudah kehilangan banyak darah, jadi dia butuh transfusi 5 kantong darah golongan Ab-. kebetulan di bank darah stok nya masih ada." keterangan dari dokter panjang lebar menerang kan kondisi dinda terkini


"baik dok, lakukan semaksimal mungkin. berapa pun akan biaya nya akan saya urus"


"baik pak, kita akan melakukan yang terbaik, berdoa saja supaya allah memberikan kesela matan.


setelah itu dokter pun masuk kedalam untuk melakukan tindakan operasi pengangkatan peluru, sedangkan bintang pun pergi untuk mengurus administrasi.


setelah menyele saikan adminis trasi bintang kembali ke depan ruang dinda. mondar mandir, di depan pintu tersebut, bintang merasa frustasi, ia merasa ber salah karena terlalu mengekang dinda.


tak terasa jarum jam pun terus berputar. tak terasa 5 jam sudah waktu yang telah dilalui oleh bintang dan dokter untuk pengang katan peluru itu.


ceklek pintu pun terbuka.


"gimana kondisi istri saya dok? " tanya bintang kepqda sang dokter


"pengangkatan nya udah berhasil pak, tapi kondisi nyonya dinda masih koma, bahkan masih belum stabil. saran saya nyonya dinda sering sering di ajak ngomong. supaya cepat sadarnya ya pak?. kalu gitu saya pamit dul


penasaran ya.......


tolong like nya ya, supaya author semangat buatnya

__ADS_1


__ADS_2