Kehidupan Tak Sesuai Ekpektasi

Kehidupan Tak Sesuai Ekpektasi
kenikmatan tiada tara


__ADS_3

...😘happy reading😘...


maaf ya, kalau ada yang typo


ayo nak, kita kekantor ayah mengantar makan siang ayah. waktu itu dinda masih berumur 7 tahun, ia dan bundanya pergi ke kantor ayahnya untuk mengan tarkan makan siang ayah nya namun saat ia masuk ke ruangngan ayahnya, bunda dan dinda di kagetkan dengan si ayah yang sedang memangku seorang wanita. lalu saat melihat itu ibunda nya dinda menyuruh anaknya untuk di loby, karna ia tidak ingin anaknya mengetahui kelakuan ayahnya.


" nak kamu tunggu di loby ya." kata bunda kepada dinda. dan kebetulan ada staff penjaga loby. lalu bundanya dinda menitipkan kepada staf kantornya. setelah menitipkan anaknya. ibunda dinda masuk ke ruangan suaminya


plak, plak, plak plak. ibunda dinda menampar suami dan wanita ter sebut.


" kamu ya, berani menggoda suami saya.


"dan kamu ayah, sekarang pilih. kamu pilih saya atau wanita ini. kalau kamu memilih wanita ini tinggalkan dinda sama aku." kata bunda menatap benci kepada mereka berdua.


"tadi tidak seperti yang kamu lihat, dia yang kurang ajar sama aku sayang." elah ayah dinda kepada istrinya. "mulai sekarang kamu saya pecat" ayah dinda ganti berkata sama sekertarisnya. ia tidak mau kalau istrinya marah dan memper panjang masalah nya


setelah cek cok istrinya keluar. dengan terburu buru ibunda dinda menggandeng tangan anaknya, ia berdua tidak langsung pulang, tapi mmereka berdua malah ke hotel. karena nyonya ricad ingin menenangkan diri dulu.


sesampainya dihotel dinda yang merasakan atmosfir ibunya yang sedang emosi hanya bisa diam dengan menggandeng tangan ibundanya. lalu seteleh melihat ibunda nya tenang dinda mulai bertanya.


"bund tadi itu siapa yang di ruangan ayah. kenapa kakak cantik duduk diatas pangkuan ayah. tanya dinda kepada ibundanya.


lalu tuan ricad hanya ter senyum. lalu menjawab " tidak apa nak, "sudah lupakan nanti kalau kamu udah gede, kamu akan tau."


flasback off


karena kelelahan menangis nampak lah dinda tertidur dipelukan bintang. bintang yang merasa sudah tidak ada pergerakan dia menoleh melihat wajah istrinya yang tenang dan damai.


" sayang, ternyata hidupmu lebih buruk dariku. kamu yang pada saat itu kecil harus melihat orang tuamu berselingkuh. walaupun dulu kamu tidak mengerti apa apa. aku tidak bisa tinggal diam, aku harus membalaskan dendam kepada ayah dinda." bintang berkata sambil memandangi wajah dinda yang teduh


dengan perasaan yang masih terbawa emosi bintang menelphone gery.


tut tut tut, iya tuan


"halo ger, buat perusahaan tuan ricad hancur. bahkan buat dia menjadi gembel. aku ingin membalas dendam istri saya kepada ayahnya. karena ia dan istri barunya berani membuang istriku. kata bintang dengan emosi


"ba baik tuan." kata gery terbata bata.

__ADS_1


setelah menyelesaikan telfonnya dengan gery, bintang langsung meng gendong dinda ala bri dal shower kedalam kamarnya.


dinda yang merasa ada guncangan di saat menaiki tangga, ia terbangun.


eegh, aku dimana, setelah ia sadar, ternyata ia masih ada digendongan suaminya. "loh kakak, kenapa nggak mbangunin dinda, sdinda kan bisa jalan sendiri"


"sudah diam saja" bintang berkata sambil meletakkan dinda di ranjang.


"terima kasih kak" kata dinda sambil memandangi bintang


"terima kasih lah yang benar."


"caranya" tanya dinda polos kepada bintang


lalu bintang langsung menyambar bibir dinda


sambil menciumi leher dinda. Dinda pun mengalungkan tangannya pada bintang. Bintang dan dinda terus berciu man menyalurkan hasrat mereka yang seperti nya tak ada hentinya.


Cukup lama mereka saling memberi dan menerima, menautkan bi bir mereka, membiarkan jiwa liar dalam diri mereka membawa mereka ke dalam sebuah ciuman yang panas.


Saling melu mat dan menye sap, hingga na fas kedua nya pun terengah-engah. Benar-benar seperti tidak akan pernah ada kesudahannya.


"Aku tahu bahwa aku bukan lah pria yang sempurna." "Aku tahu aku sudah melakukan banyak kesalahan." "Aku tahu ada banyak pria di luar sana yang lebih baik dari ku yang mencintai mu."Tapi kau juga perlu tahu,." Ucap bin tang dengan tatapan penuh cinta.


"Hanya aku yang tidak akan pernah berhenti mencintaimu mu hingga ajal menjemput ku." Ujar bintang lalu mengecup mata kanan dinda. "Hanya aku yang rela menggantikan nyawa mu dengan nyawa ku," Ucap bintang yang kemudian mengecup mata kiri dinda.


"Hanya aku yang selama nya akan tulus mencintai mu." lanjut sambil mengecup kening dinda. "Dan hanya aku yang sanggup menghadirkan rembulan untuk mu." Ucap nya terakhir sambil melihat dalam ke dalam mata dinda. 


"Kau tidak percaya aku bisa membawakan rembulan untuk mu?" Tanya bintang sambil tersenyum. Dinda menggeleng meski masih dalam mode terpesona dalam semua perkataan bintang. Dinda hanya bisa diam dan memandang bintang penuh cinta.


 


Dinda menggeleng meski masih dalam mode terpesona dalam semua perkataan bintang. Dinda hanya bisa diam dan memandang bintang penuh cinta.


"Coba sekarang kalau liat ke dalam mata ku. Kau akan melihat rembulan yang telah berhasil ku culik dari langit malam di dalam sana." Gombal nya yang tiada habisnya, dinda melihat ke dalam mata bintang, dan satu-satu yang dapat dia liat di dalam sana hanya pantulan wajah diri nya sendiri.


Dengan rambut basah tergerai tengah memandangi bintang. "Indahkan rembulan yang ku simpan dalam mata ku dinda?" Tanya bintang yang semakin mendekat pada dinda.

__ADS_1


Bintang memandang mata dinda lalu melirik nakal pada bibir dinda yang benar-benar telah mengalahkan kokain dan sabu bagi bintang, sungguh membuatnya candu dan mudah untuk melepaskan semua lelah saat melu mat bibir itu. Dinda tersenyum. Dinda sadar dia telah jatuh dalam gombalan sang raja malam di dalam sinar rembulan ini. Bin tang kembali menye sap bibir itu dengan sangat-sangat lembut.


Lalu menyapu bibir dinda yang mulai kemerahan karena semua ulah nya tadi sambil berkata, "apakah kau bersedia menghabiskan setiap detik, menit, jam, hari, minggu, bulan, tahun dan dekade-dekade dalam hidup mu sebagal nyonya Bintang? Istri dari seorang pria yang penuh dengan kekurangan ini? Dimana kau bukan lah yang pertama dalam hidup ku tapi dapat ku pastikan kau lah satu-satunya yang akan terjadi pelabuhan terakhir dermaga cinta ku.


Aku mencintai mu dengan segenap jiwa dan Raga ku dinda. Ucap bintang sambil memberikan sebuah kotak berisi sepasang cincin


Bersediakah kau dinda roses sehidup semeti dengan ku bintang valentino? Ulang bintang sekali lagi.


"Yes, I do. ucap dinda sembil meniti kan air mata.


Dinda sungguh sudah terpaut dengan pria tempan di depannya ini. Dinda mengerup bibir bintang lembut "Aku bahkan tidak memberikan sebuah cincin penikahan sewaktu kita menikah, apakah malam ini sudah terlambat bagi ku untuk memasang kan cincin itu di jari mu sayang? Tanya bintang lembut. Raya menggeleng dan menyodorkan jari manis nya pada bintang untuk dipasangkan cincin Itu.


"waow. kenapa bisa pas begini?" seru dindaa kagum. " Dagaimana kau tahu ukuran jari manis ku tuan bintang valentino?" tanya dinda sambil mengamati cincin untuk ia pasangkan ke jari bintang.


"Kini kau telah terikat selama nya dengan ku bintang, semua langkah mu akan ku awasi mulai dari malam ini. ujar liaya sambil menyipitkan matanya


“Kakak tidak sabar, nyonya bintang akan mengawasi tuan bintang 24 jam.” Kata bintang sambil terkekeh.


“I LOVE YOU DINDA ROSES”


“I LOVE YOU TO BINTANG VALENTINO”


Keduanya lalu terkekeh


bersambung.....


besok lagi ya......


jangan lupa.....


like.....


komen......


vote.....


mimin tidak memaksa kalian untuk menyukai karya mimin.... kalau anda tidak menyukai karya mimin bisa meninggalkan novel mimin. kalau pun ingin berkomentar komentar lah dengan bijak ya....

__ADS_1


salam sayang dari mimin..., selalu jaga kesehatan, jaga hati, saranghaeyo...


. "


__ADS_2