
...😘happy reading😘...
maaf kalau ada yang typo ye...
"terima kasih papa, bunda yang sudah sayang dengan dinda." kata dinda sambil memeluk kedua orang tuanya. bunda yang dari tadi berusaha menahan air matanya supaya tidak terjun, akhirnya terjun bebas juga setelah membalas pelukan anaknya tercinta.
"bintang janji pa, akan selalu menjaga dinda istri bintang ini, bintang janji akan membahagiakannya" kata bintang
"ya, lakukanlah itu memang kewajibanmu. dan buktikanlah, papa tidak hanya mau mendengar dari mulutmu saja, tapi papa juga ingin melihat dari sikap dan perilakumu terhadap anak kesayangan papa, dan untuk dinda sayang, jika suamimu bersikap seperti dulu jangan sungkan sungkan menghubungi papa, dan mansion papa ini terbuka untukmu sayang..." kata papa dody
" pa, bund dinda sama kakak pamit dulu..."
"makan malam lah disini nak. kan nak bintang juga belum pernah makan disini, lagian kurang beberapa jam lagi sudah waktunya makan malam nak. kamu bisa membersihkan dirimu terlebih dahulu disini nak." kata bunda
"iya sayang" papa menimpalinya
lalu dinda memandang sang suami untuk meminta persetujuan. bintang yang dipandang mengerti lalu menganggukan kepalanya.
disini terlihat papa dan bunda terlihat senang.
"yaudah gih sana bersih bersih dulu. nanti mama ambilin baju untuk nak bintang"
lalu mereka berdua masuk kekamar putri kandung bunda dina yang sekarang ditinggali oleh dinda.
dinda mandi terlebih dahulu setelah itu dilanjutkan oleh bintang.
" tok tok tok tok. nak ini bunda," kata mama dari luar pintu.
" iya ma, " kata mama sambil membuka pintu ceklek suara pintu terbuka.
"ini baju bintang nak" jawab bunda sambil menyerahkan pakaian kepada dinda
__ADS_1
" terima kasih ma, sebentar lagi menunggu kaka selesai dinda akan langsung kebawah" jawab dinda
lalu mama kembali kebawah dan dinda kembali menutup pintunya.
"sayang, mana pakaian untuk aku ganti." tanya bintang dari balik kamar mandi"
" emm, ini kak." kata dinda sambil menyerahkan pakaian ganti suaminya.
namun saat pintu kamar mandi itu terbuka dinda merasa grogi dug dug dug. bahkan suaranya sampai terdengar oleh bintang
bintang pun menyeringai jail. ditariklah dinda kedalam kamar mandi.
dinda yang melihat bintang yang cuma melilitkan handuknya dibawah dan bertelanjang dada bertambah grogi.
"kakak!!!! ih, kenapa dinda ditarik kedalam" kata dinda protes sambil memanyunkan bibirnya bintang yang gemas langsung menyambar mulut tersebut.
dinda merasakan nikmat sentuhan bibir bintang, dinda sebenarnya kangen masa masa seperti ini, bisa bermesraan, bercumbu bersama, dan masih banyak lagi yang ia inginkan.
namun saat protes dinda malah ditekan tengkuknya oleh bintang, ******* itu bintang lepaskan karena melihat istrinya yang akan kehilangan nafas.
"ish kakak itu lo, menggunakan kesempitan dalam kesempatan.... eh salah salah maksuk author menggunakan kesempatan dalam kesempitan
" ayo kak, udah ditunggu bunda sama papa di bawah." kata dinda protes. lalu dinda keluar dari kamar mandi tersebut, membiarkan bintang untuk memakai pakaiaannya.
tak lama bintang keluar dari kamar mandi. dinda memandangi bintang sampai tak berkedip " masaallah ganteng banger ciptaanmu ya tuhan, mahluk paling sempurna" batin dinda didalam hati.
"hayo, mikirin apa, kakak memang dari sananya udah ganteng sayang" kata bintang sambil bergaya cool
"ihhh, kakak pd." kata dinda sambil melenggang pergi
"kakak dinda kebawah dulu mau membantu bunda untuk menyiapkan malam malam" kata dinda sambil melanjutkan jalannya keluar kamar. karena ia sudah ke geuaminya. jika ia sedang melamunkan suaminya itu
__ADS_1
"ha ha ha ha, tawa bintang memenuhi kamar tidurnya. karena ia sudah berhasil menjahili istri kecilnya itu
"tunggu kakak sayang" kata bintang yang masih mengoda istri tercintanya
namun dinda telah menulikan telinganya karena teramat malu
sesampainya dibawah dinda lalu membantu menyiapkan makanannya dan dibelakang disusul oleh bintang dan papa.
mereka menyelesaikan makanannya dengan tenang.
"bund, dinda bakalan kangen sama masakan bunda. " kata dinda membuka suara sambil membersihkan bekas makan malam nya.
" ya kamu kalau kangen tinggal kesini sayang, nanti kamu telephone dulu kalau mau kesini. nanti bunda maaakin. " kata bunda
"iya bund, pasti itu heheheh...." kata dinda sambil tertawa.
setelah berbincang bincang sedikit bintang dan dinda berpamitan pulang.
sebelum pulang dinda mengambil gawainya yang ia tinggal dikamar nya
huf, aku akan selalu kangen dengan kamar ini." walaupun dikamarnya tidak ada siapa siapa namun
lalu dinda kembali kebawah dan bergabung dengan yang lainnya.
"bunda, papa, bintang sama dinda pamit pulang dulu. terima kasih karena selama bintang tidak ada kalian sudah mau merawat dinda. bintang tidak bisa membayangkan, kalau dinda tidak tinggal di mansion ini, bintang mungkin tidak bisa lagi bertemu dengan istri bintang ini bund pa." kata bintang sambil berpamitan
" iya nak, awalnya saya menolong dinda hanya rasa kemanusiaan saja nak bintang, karna sejatinya manusia itu kan tolong menolong" jawab bunda
"sekali lagi bintang ucapkan terima kasih. bintang dan dinda pamit ya bund pa..."
"assalamualaikum" dinda berpamitan dengan kedua orang tuanya dengan salam takzim.
__ADS_1
jangan lupa like like like ya ya readers😘😘😘😘