Kehidupan Tak Sesuai Ekpektasi

Kehidupan Tak Sesuai Ekpektasi
mengenang masa lalu


__ADS_3

setelah selesai, mereka pun berencananya akan menyambangi ayah dinda. sekalian dinda ingin mengambil berkas kuliahnya yang masih tertinggal di rumahnya.


namun, baru beberapa meit mobil yang di tumpangi keduanya keluar dari komplek pemakaman bintang pun menepikan mobilnya,


dinda mengerutkan dahinya, tanda ia bingung, lalu dinda bertanya kepada bintang. "kenapa berhenti disini kak?"


lalu bintang pun meng hela napas " kamu yakin mau menyambangi ayah ?"


lalu dinda menjawab "iya kak, memangnya kenapa?. kan sekalian dinda mau ngambil berkas yang tertinggal di rumah.


"yaudah kalau yakin, tapi kamu harus janji. nanti kamu tidak boleh menangis." ucap bintang. namun didalam hati bintang pun berkata "kasihan sekali kamu sayang, setelah ayahmu menjual dirimu, ia malah bersenang senang dengan sekertarisnya. bahkan ayahmu saja tidak ingat kalau mempunyai kamu sayang"


"kakak, kenapa menatap dinda seperti itu"


"eh, eng engga." bintang tersadar dengan suara gugupnya. bintang langsung melajukan ke rumah mertuanya itu.


setengah jam kuda besi tersebut membelah jalanan padat merayap, sampailah mereka dikediaman rumah ayahnya dinda.


"mang tolong bukain gerbangnya."


"siap nyonya," kata satpam rumah dinda sambil membukakan pintu gerbangnya.


setelah bintang memarkirkan mobilnya mereka berdua masuk kerumah. karna rumah ditutup. maka mereka harus permisi dulu.


ting tong ting tong suara bel yang dipencet oleh dinda.


tak lama pintu tersebut terbuka dari dalam


"eh, dinda". kata sinta menyapa dinda. sinta adalah mantan sekretaris ayahnya yang beberapa tahun lalu dipecat atas kemauan bunda. sekertaris tersebut dipecat karena ayah nya dinda dan sekertarisnya kepergok selingkuh. jadi sana bundanta dinda sekertaris tersebut dipecat.


"loh kok tante disini, emqng ada keperluan apq tante disini.?. kata dinda bingung sambil mengernyitkan kepalanya.


bintang yang sudah tau semuanya hanya diam saja di belqkqng dinda.

__ADS_1


"ayo duduk dulu, nanti saya akan cerita semuanya."kata sinta sambil menuju ruang tamu.


sinta pun mulai bercerita. "saya disini adalah istri sah dari tuan ricad, yqitu ayah kamu. jadi mau tidak mau sekarang saya menjadi ibu kamu. tepat 2 hari setelah kamu menikah, saya dipersunting oleh ayah kamu.


" tidak tidak mungkin," kata dinda sambil mulai menitikan air mata


"apa perlu saya keluarkan bukti buktinya." kata sinta mulai emosi


"dan kalau pun kamu tidak percaya kamu bisa mendatangi kantor ayahmu."


"silahkan pergi dari sini. karena ini sekarang sudah jadi milikku"


"dinda terus menangis dipelukan bintang, namun sesaat dia pun berucap. " tidak usah repot repot anda mengusir saya dari rumah saya sediri. saya disini hanya ingin bertemu ayah saya, dan mengambil berkas berkas saya yang masih dirumah ini." lalu dinda melangkah menuju kamarnya yang terletak dilantai dua.


namun saat dinda ingin menaiki tangga tersebut, sinta ber kata " tidak usah ke atas. karena semua barang barang sudah saya taruh jadi kalau kamu mau mengambil berang rongsokanmu, maka ambillah digudang belakang. dinda tak ber kata apa pun, ia langsung berbelok menuju gudang bela kang. di ikuti oleh bin tang di belakang nya. dinda hanya menangis


sesampai nya di gudang, dinda hanya memandang kosong barang barang yang ada di gudang.


tak hanya barang barang nya yang ada di da lam gudang, foto foto masa kecilnya bersama bunda juga sudah di singkirkan didalam gudang. bahkan foto pernikahan ayah bundanya yang dulu ada didalam kamar bundanya juga sudah diaingkirkan di dalam gudang ini.


"sudah gak usah menangis, kalau foto foto bunda mau di bawa, dibawa saja. kebetulan dinding apartemen masih kosong kan" kata bintang


"boleh dinda bawa semua kak" tanya dinda kepa da bin tang.


"boleh, bawa saja semua." jawab bintang lalu mereka berdua sama sama tersenyum


setelah memindahkan semuanya dinda dan bintang kembali ke apartemennya.


setelah mobil tersebut memasuki bastmane apartemen mereka berdua meminta bantuan kepada pak satpam untuk memindahkan barang barangnya ke dalam unit apartemennya.


"pak tolong bawa kan semua barang ini ke unit apartemen saya ya pak." kata bintang kepada pak satpam, dqn pak satpam pun menganggukan tanda mengiyakan perkataan bintang. pak satpam pun memang sudah terbiasa dimintai bantuan oleh bintang, karena dengan iya membantu bintang pak satpam pun mendapatkan tips, sehingga ia mendapatkan tambahan untuk menghidupi keluarganya.


dinda dan bintang pun masuk duluan. dinda masih saja sedih atas kejadian tadi. karena dia masih tidak pikir ternyata dibelakang bundanya ayah dinda masih berhu bungan dengan mantan seker taris ayahnya dulu.

__ADS_1


bintang menghampiri istrinya yang masih ter menung, sebenarnya, ia tidak rela jika istrinya terus terusan sedih. "sayang tadi kan kamu sudah janji sama kakak, kalau kamu gak boleh sedih kan. tapi kenapa sekarang kamu sedih" tanya bintang kepada dinda.


"iya kak," melihat bintang yang bersifat manis kepada dinda, dinda pun terbuai. lalu ia menarik bintang untuk duduk disebelahnya, dan dinda menyenderkan kepalanya ke dada bintang. lalu ia menangis lagi. " makasih ya kak, sudah ada waktu buat dinda, kakak sudah mau sayang sama dinda, dinda berharap kakak seperti ini sampai akhir hayat kelak. sekarang dinda tidak punya siapa siapa selain kakak." kata dinda sambil berderai air mata


"iya sayang, kakak juga berharap, kamu bisa memulai bisa cinta sama kakak. kita mulai menjalankan rumah tangga ini dengan kasih dan sayang ya." kata bintang sambil mengusap air matanya.


"iya, sampai saat ini dinda nggak menyangka kalau ayah bisa seingkuh di belakang dinda dan bunda selama itu, padahal selama ini ayah bersikap manis sama kita. dan pada saat itu ayah sudah berjanji tidak akan mengulangi lagi.


flasback on


ayo nak, kita kekantor ayah mengantar makan siang ayah. waktu itu dinda masih berumur 7 tahun, ia dan bundanya pergi ke kantor ayahnya untuk mengan tarkan makan siang ayah nya namun saat ia masuk ke ruangngan ayahnya, bunda dan dinda di kagetkan dengan si ayah yang sedang memangku seorang wanita. lalu saat melihat itu ibunda nya dinda menyuruh anaknya untuk di loby, karna ia tidak ingin anaknya mengetahui kelakuan ayahnya.


" nak kamu tunggu di loby ya." kata bunda kepada dinda. dan kebetulan ada staff penjaga loby. lalu bundanya dinda menitipkan kepada staf kantornya. setelah menitipkan anaknya. ibunda dinda masuk ke ruangan suaminya


plak, plak, plak plak. ibunda dinda menampar suami dan wanita ter sebut.


" kamu ya, berani menggoda suami saya.


"dan kamu ayah, sekarang pilih. kamu pilih saya atau wanita ini. kalau kamu memilih wanita ini


bersambung.....


besok lagi ya......


jangan lupa.....


like.....


komen......


vote.....


mimin tidak memaksa kalian untuk menyukai karya mimin.... kalau anda tidak menyukai karya mimin bisa meninggalkan novel mimin. kalau pun ingin berkomentar komentar lah dengan bijak ya....

__ADS_1


salam sayang dari mimin..., selalu jaga kesehatan, jaga hati, saranghaeyo...


__ADS_2