Kehidupan Tak Sesuai Ekpektasi

Kehidupan Tak Sesuai Ekpektasi
kecemburuan


__ADS_3

...😘happy reading 😘...


maaf kalau banyak tang typo


lalu dinda buru buru menuju ke parkiran. untuk menghampiri bintang. ternyata bintang duduk didalam mobil sambil bahunya menyender di jok depan.


dinda langsung menoleh ke bintang, wajah bintang terlihat marah dan dingin. batin dinda, ni orang kenapa yak, tadi pagi sweet banget tapi sekarang dingin banget. dinda yang melihat wajah bintang seperti itu hanya diam saja.


"dinda" ucap bintang dingin.


"iy iya kak". jawab dinda


"kamu tau apa kesalahanmu hari ini?" kata bintang lagi sambil memendam kemarahan akibat kecemburuannya terhadap zayn, teman dinda


"kesalahan, emang dinda melakukan apa kak?, emang dinda salah apa sama kakaka?". jawab dinda sambil takut dan juga bingung.


"siapa pria tadi yang duduk bersama kamu didalam perpus tadi"


" oh itu zayn kak dia teman seangkatan aku tapi dia beda fakultas, kalo dinda fakultas kedokteran tapi kalau zayn fakultas bisnis" dengan santainya dinda menceritakan siapa itu zain


"apa kamu masih gak tau apa kesalahanmu sayang" ucap bintang sambil mencondongkan badannya ke badan dinda sehingga dinda terhimpit ke belakang jok.


dinda terdiam sambil berfikir. emang aku salah apa si. sesaat dinda tersadar lalu dinda mendorong tubuh bintang untuk menjauhinya


"oke kalau kamu belum sadar." kata bintang sambil melajukan mobilnya kencang keluar dari kampus dinda.


dinda yang takut hanya bisa memejamkan matanya. didalam hati ia berdoa " ya allah selamatkanlah kita, dinda masih muda, dinda masih belum punya anak, dinda masih ingin jadi dokter."


lalu sampai dijalan sepi bintang menepikan mobilnya dqn berkata " ehem, itu hukuman buat kamu kalau kamu gak mau mengakui kesalahanmu. kan aku sudah bilang jangan dekat dekat sama cowok."

__ADS_1


"kan dinda nggak nyamperin zayn, zayn yang nyamperin dinda keperpus, masak dinda harus pergi, lqgian tadi kakak kekantor, kenapa bisa tau apa aktifitasku, kakak memata matai dinda ya, apa kakak menaruh kamera ditas dinda. cerocoh dinda yang sudah kesal dengan bintang, karena menurut dinda dia tidak salah.


" itu tetap saja, aku tau semua aktivitasmu sayang kamu mau dimana, dengan siapa aku tau semua sayang. makanya itu kamu jangan berani macam macam sama saya, keujung dunia pun saya tau aktivitasmu. paham!!!."


"tunggu hukuman dirumah" ucap bintang lalu melajukan mobilnya ke apartemen.


sampai di apartemen dinda langsung ditarik dengan kasar oleh bintang. dinda tau pandangan itu,pandangan saat bintang marah padanya. "beraninya kau bermain di belakangku."Dengan suara tegas. Dinda tampak tidak mengerti maksud perkataan David


"Kak.,apa yang kakak maksud,aku bermain api ?"Dengan polos dinda bertanya pada bintang, posisi dinda kini sudah berhenti di depan pintu.Dia sudah tidak bisa melangkah mundur lagi. Dan kini posisi bintang sudah sangat dekat padanya.


Pandangan bintang terus menatap tajam mata dinda ,sehingga dinda ketakutan pada pandangan itu. Dengan cepat dinda memutar badanya dan memegang handel pintu, dinda hendak melarikan diri dengan keluar dari unit apartemen bintang.


Bintang yang mengerti rencana istrinya itu segera melangkah dan menghimpit badan dinda dengan pintu.kini posisi dinda sudah tidak berkutik lagi. Tubuh bintang yang menempel pada bagian blakang dinda ,membuatnya semakin takut, "kak.,apa salahku kak, Kenapa kakak melakukan


 


 ""apa yang kau berikan padanya sehingga dia tampak sangat menggilaimu." "Kita hanya ngobrol kak, Dia bertanya tentang aku, Dan aku hanya menjawab pertanyaanya saja."


Kini bibir bintang mulai menelusuru tengkuk dan telinga bagian blakang dinda, dinda hanya memejamkan mata dan berusaha menahan air matanya.


"kak,hentikan kak,kak jangan begini."tangan bintang sudah berada di dada dinda, "kenapa kau melarangku menyentuhmu,ingatlah, Kau adalah istri sahku di mata agama dan negara."bintang terus melakukan aksinya.


"Kak, jangan kasar, dinda membuka lebar matanya, Dia baru sadar kalau dia sudah masuk dalam jebakan bintang ."kak kamu jahat." Dinda sudah tidak dapat menahan airmatanya yang keluar.


"Kamu yang membuat aku seperti ini." Dengan paksa bintang memutar tubuh dinda untuk menghadapnya. Bintang segera melahap bibir tebal dinda . Bintang seakan hendak menghapus senyum yang dinda yang manis, yang membuat laki-laki tertarik padanya.


"Bibir ini yang kamu buat tersenyum pada laki-laki lain." ucap bintang di sela-sela ciuman panasnya. "bibir ini yang kamu buat untuk menarik perhatian laki-laki lain." Bintang kembali mengucapkan yang membuatnya sakit hati.


Setelah puas dengan bibir istrinya.Kini bintang berpindah pada leher mulus dinda ."Tubuh ini yang kamu buat menggoda laki-laki lain. Dengan rakus bintang memberi tanda merah pada leher dinda ,seakan dia hendak menutup leher mulus istrinya dengan tanda merah yang menandakan dinda hanya miliknya. "Yang ada pada dirimu hanya milikku, Hanya aku yang boleh menikmatinya."ucap bintang di sela-sela kesibukanya membuat tanda.

__ADS_1


 


Yang ada pada dirimu hanya milikku, Hanya aku yang boleh menikmatinya."ucap bintang di sela-sela kesibukanya membuat tanda. Mendengar ucapan bintang ,dinda semakin takut,"Kak maaf,maaf kak , kak sakit kak."


tangis dinda seakan menyayat hati. Mendengar permohonan dan tangisan dinda bintang mulai tersadar. Dia segera melepas hisapanya di leher dan menatap lekat mata istri kecilnya itu. Bintang melihat mata dinda yang basah dan ketakutan. Seketika bintang menyatukankan keningnya dengan kening dinda. bintang memejamkan matanya,


Dia meredam emosinya dan berusaha mengendalikan dirinya. "maaf, maafkan aku sayang, Aku tak bisa mengendalikan diri saat kau tersenyum dengan laki-laki lain,"ucap bintang tepat di depan muka dinda. mendengar ucapan bintang ,tangisan dinda mulai berhenti.


"apa maksud kakak? "dinda  memandang balik mata bintang yang terpejam. "Aku sendiri tidak tau tentang Diriku dinda, Tolong jangan buat aku lepas kendali, setiap kamu berbicara pada laki -laki lain hatiku bergemuruh, ingin rasanya aku menghajar laki-laki yang berani memandangmu, apalagi membuatmu tersenyum".


Bintang menundukkan kepalanya saat mengatakan itu pada dinda. Dinda terus menatap muka bintang ,Dia mencari kejujuran atas perkataan bintang, "Beri aku waktu untuk memahami diriku sendiri,dan selama itu jangan pernah kau berikan senyummu pada laki-laki lain. bintang mulai memandang mata indah dinda.


Dinda tampak diam dengan ucapan bintang . sebenarnya Dia sendiri juga tidak mengerti tentang dirinya. Tapi dinda tidak mau berharap sama se kali. Dia selalu berusaha membentengi hatinya. bintang kembali memajukan mukanya untuk merasakan bibir dinda .kali ini bintang memberikan ciumanya dengan lembut dan dalam. Sebenarnya dinda juga menikmati ciuman bintang.


bersambung.....


besok lagi ya......


jangan lupa.....


like.....


komen......


vote.....


mimin tidak memaksa kalian untuk menyukai karya mimin.... kalau anda tidak menyukai karya mimin bisa meninggalkan novel mimin. kalau pun ingin berkomentar komentar lah dengan bijak ya....


salam sayang dari mimin..., selalu jaga kesehatan, jaga hati, saranghaeyo...

__ADS_1


__ADS_2