Kehidupan Tak Sesuai Ekpektasi

Kehidupan Tak Sesuai Ekpektasi
pelakor dimana mana


__ADS_3

......happy reading......


maaf kalau ada yang typo


"baik tuan..." jawab gery lalu memerintahkan bawahannya untuk mengeksekusi para korban.


awalnya bintang tidak mempunyai rencana untuk membunuh lawannya itu, ia hanya akan membuatnya jera untuk memasukan penjara, bintang sudah mengumpulkan bukti bukti untuk memberatkannya saat dipenjara, namun karena ia mendapatkan infi bahwa revo akan menjadikan target utama sehingga ia mengubah rencara awalnya, yang tadinya ia cuma akan memenjarakan revo dengan pasal pasal yang akan memberatkatnya, sekarang berubah menargetkan revo harus binasa.


sementara dimansion dinda terlihat gelisah, dia setelah hamil perasaannya lebih sensitif, gampang menangis. dinda duduk termenung, di kolam belakang, tatapannya kosong kedepan sambil sesekali kakinya diangkat lalu dimasukkan lagi kekolam sehingga menciptakan alunan suara kecipak kecipak


bunda yang melihat itu langsung menghampiri dinda. "hey, kamu kenapa nak..., bunda kira kamu tidur, karena yang lain diruang keluarga kamunya gak ada, tadi bunda masuk dikamar kamu, tapi karena kosong bda keseni." kata bunda sambil memperhatikan anaknya yang sedih itu, karena dari pertama kali dinda kesini, tempat vavorit dinda yaitu dikolam belakang, atau ditaman samping.




kira kira gambaran tempat vavorit dinda seperti itu, sehingga kalian bisa terbawa suasana saat membacanya ya....


"iya bund, kenapa kakk gak pulang pulang ya..., hp kakak juga tidak bisa dihubungin.... biasanya kalau kakak lembur, kakak pasti memberikan kabar pada dinda bund. tapi ini gak ada kabar sama sekali" kata dinda sambil menangis.


" sudah sudah, jangan sedih ya sayang.. dia mungkin lagi sibuk sayang...., sebentar lagi mungkin bintang sampai."


jam sudah menunjukan pukul 9, tapi tidak ada tanda tanda akan datang, bintang pun yang biasanya lembur, ia akan mengabari terlebih dahulu, namun karena ia memikirkan siasat bagaimana untuk melumpuhkan lawannya, sehingga ia lupa untuk mengabari istrinya.


sedangkan karena dinda yang perasaannya lebih sensitif, sehingga ia gampang curiga, dan gampang nangis.

__ADS_1


"assalamualaikum..." suara bintang terdengar dari belakang,


dinda yang merasa yakin bahwa itu suaminya, ia pun menjadi girang, yang tadinya sedih, berubah menjadi suaminya, perubahan mimik wajah pun disini juga terlihat.


"waalaikum salam, dinda pun berlari menghampiri bintang, lalu ia memeluk dengan sangat erat, seperti orang yang sudah lama tidak bertemu."


"cih dasar pasangan lebai" kata cello, yang saat ini berada di belakang bintang


"iri bilang bos, makanya nikah bro...." kata bintang membalas perkataan cello.


bunda yang melihat perdebatan mereka berdua hanya bisa geleng geleng kepala.


"kakak gak boleh gitu sama kak cello..." protes dinda sambil memukul dada bidang bintang


"kakak dari mana aja sih..., kenapa kakak pulang terlambat...?" kata dinda dengan wajah kembali bersedih


"maaf sayang, tadi kakak ada urusan sebentar....,"


"urusan apa...?"


" hati hati din, jaman sekarang pelakor meraja lela..." kata cello yang menggoda dinda sambil melenggang pergi, meninggalkan pasangan ini.


"cello..." teriak bunda dan bimtang berbarengan.


"beneran kakak selingkuh..., jahat kakak ini..." kata dinda yang terpancing emosi lalu ia berlari ke kamar.

__ADS_1


" sayang...., kakak nggak mungkin selingkuh sayang...." kata bintang memijat pelipisnya karena pusing memikirkan masalah tadi sore, ditambah lagi menghadapi masalah dinda yang akhir akhir ini sangat sensitif. " huft...."


" bund, bintang kekamar dulu..." pamit bintang kepada bunda


"iya, yang sabar ngadepin istri yang masih hamil..., dilapangkan lagi hatinya." nasehat bunda


"iya bund."


bintang sampai kekamar, ia masuk dengan hati hati. ia tidak melihat dinda diatas ranjang, ternyata sekarang dinda sedang dikamar mandi.


bintang pun menghampiri istrinya namun, sialnya kamar mandinya dikunci. "ah sial." kata bintang, karena awalnya ia ingin menggoda istrinya. tapi karena dikunci ia urungkan untuk menggoda. lalu ia menunggu disofa.


ceklek, tak berapa lama dinda membuka pintu kamar mandi, ia sekarang menggunakan baju dinas yang tampak begitu seksi. bintang pun melihat dinda dengan tatapan omesnya


" kau mau menggoda kakak..." kata bintang sambil mendekat ke dinda


"jangan dekat dekat kakak kotor, kalau mau dekat dekat dengan dinda kakak mandi dulu ganti bajunya."


"oke..., tunggu dulu kamu jangan tidur dulu... jangan harap nanti malam bisa bebas." kata bintang yang nafsunya mulai naik.


siap siap episod selanjutnya mulai panas ya....


bersambung.....


jangan lupa vote, like , hadiahnye

__ADS_1


__ADS_2