
...happy reading...
maaf kalau ada yang typo...
WARNING BOCIL DILARANG MINGGIR, YANG JOMBLO BOLEH MINGGIR,
BUAT YANG MUSLIM ***KALAU BISA BACANYA HABIS TERAWIH YA GAIS HIHIHI, TAKUT KILAF...!!!
WARNING ADA ADEGAN YANG SEDIKIT PANAS , MEMBAKAR API GAIRAH***...
kau mau menggoda kakak..." kata bintang sambil mendekat ke dinda
"jangan dekat dekat kakak kotor, kalau mau dekat dekat dengan dinda kakak mandi dulu ganti bajunya."
"oke..., tunggu dulu kamu jangan tidur dulu... jangan harap nanti malam bisa bebas." kata bintang yang nafsunya mulai naik.
setelah beberapa saat menunggu bintang pun sudah selesai dari kamar mandi, bintang keluar dengan bertelanjang dada dan memakai bawahan boxer. dinda memandangi tubuh bintang, tubuhnya yang seperti roti sobek ditambah lagi dengan adanya cucuran sisa air yang dibiarkan bintang membuat dinda menelan salivasa dengan susah. bintang pun mendekat kearah dinda
Bintang mencium dinda, lama kalamaan bintang memper dalam ci u man mereka. Tangan bintang mulai turun ke gunung kembar dinda. Dengan cepat bintang memasukan tangannya untuk menerobos pakaian dinas yang sangat solehot yang sedang dikenakan dinda,disingkaplah pakaiannya keatas hingga tampak tu bu polos dinda yang putih. Bintang pun beralih dari bibir ia turun kebawah. Bintang terus menye sap le her dinda dan meng hirup aroma tubuh dinda
__ADS_1
Dinda yang nafsunya mulai naik tidak bisa menyembunyikan suara kenikmatannya
“ ahhh, hubby.” Kata dinda dengan wajah seperti kepiting rebus.
"Aku suka sayang aroma khasmu sayang...." bisik bintang sambil men ji lati tulang belikat dinda.
"Ahhh.... "dinda tidak dapat menahan suara keenakan nya. Suara des sahan dinda membuat bintang terbakar hasratnya.
Dengan segera ia membuka pakqian istrinya dan pakaian yang dia gunakan hingga kita tu buh mereka berdua adil sama sama polos. Bintang mengangkat dinda ala bridal sower dan mendudukkannya di atas sofa. Sedangkan dirinya duduk di bagian ujung sofa.
Bintang tersenyum menatap wajah cantik bintang. "I Love sayang...." bisiknya lembut, kemudian menge cup dengan begitu hangat di bibir dinda. Dinda mengalungkan tangannya di leher bintang dan mem balas ci uman, se sapan, dan li li tan li dah bintang. Ciu man yang semakin ber gelo ra. Membuat nafsu mereka ber dua ber main dengan penuh cinta dan liar. Bintang mengikuti insting untuk memu lai permainannya.
"Kamu sek si banget sayang...." gumam bintang melihat pose e ro tis istrinya. "sayang." gumam dinda merona. Kemudian bintang mengangkat ke dua kaki dinda dan menaruhnya di kedua bahu nya.
Ketika bintang hendak menye sap li yang nya dinda menahan sambil berkata “jangan ahhhh....” belum selesai berbicara bintang langsung menahan tangan dinda kesamping supaya tidak menghalanginya.
Senyuman hangat tercetak di sudut bi bir bintang. Dengan cepat bintang men ji lati li yang mi liknya dengan begitu lem but.
"uhmm hubby...!" Kata dinda dengan rasa yang begitu nikmat
__ADS_1
"Aku suka semuanya sayang. Aku suka aroma tubuh alami mu.!" gumam bintang tepat di depan mis V- gina dinda. Hembusan nafas bintang membuat dinda men des sah manja.
Setelah cukup lama di posisi ini, bintang membantu dinda untuk bangun. Dan berdiri berganti posisi lagi. Setiap posisi yang di coba bintang dan dinda. Mereka terus saja men des sah dan saling memberikan ke nik matan.
Sayangg. ini sungguh luar biasa.!" seru bintang di sela-sela pom pa annya dengan posisi berdiri. Sedangkan dinda terbaring di bagian atas sofa sehingga tu buhnya full menghadap ke atas dan dada nya membusung dengan begitu meng goda. Rambut panjangnya jatuh kebawah di atas sofa. Bintang terus me mom pa istrinya sambil tangan nya menahan kaki dinda.
“pelan pelan kak...!!!, didalam ada 3 dedek yang sedang berkembang.... aaahhh” kata dinda sambil terus menikmatinya
“siap bu bos...”
tangan yang lain terus mere mas gunung kembar secara bergantian.
"Hubby... .harder sayang." Racau dinda yang ikut ber ga irah dengan permainan mereka. Sedari tadi dia merasa begitu sek si di depan suaminya. Setiap posisi yang dia lakukan selalu menaikkan bi*ra hi suaminya. "Like this sayang.!" seru dinda sambil meng hen tak kan dengan ke ras dan sangat dalam me na brak -na brak rahim dinda .
"Ah.. ah.!" Suara dinda menggema di dalam kamar. Tu buh mereka berdua begitu basah. Sudah lebih dari satu jam mereka terus larut dalam permainan mereka. Entah sudah ke berapa kali dinda mendapatkan pe le pasan. Begitu pun dengan bintang yang sudah lepas tiga kali namun belum merasa puas men cum bu istrinya.
BERSAMBUNG.... BESOK LAGI YA.....
jangan lupa buat tinggalkan vote, hadiah, like, serta komentarnya. karna satu aksimu membuat author happy dan semangat.....
__ADS_1