
...happy reading...
maaf kalau ada yang typo...
WARNING BOCIL DILARANG MINGGIR, YANG JOMBLO BOLEH MINGGIR,
BUAT YANG MUSLIM ***KALAU BISA BACANYA HABIS TERAWIH YA GAIS HIHIHI, TAKUT KILAF...!!!
WARNING ADA ADEGAN YANG SEDIKIT PANAS , MEMBAKAR API GAIRAH***...
ahahhaha." tawa bintang setelah melepaskan ci umannya yang basah. Dan langsung saja mendapatkan cubitan kecil diperutnya.
"Awww." "Rasain.heheheh.!" seru dinda dan langsung bangkit dari tidur dan lari keluar menuju dapur sebelum suaminya kembali menerkamnya. Bintang berdiri menuju lemari mengambil celana rumahnya.
dinda mulai berkutat didapur, walaupun dimansion keluarga dody hermansyah ada koki dan siap sedia jam berapa pun ia disuruh, ia akan siap sedia melakukan pelayanan. namun karena sekarang ini jam dinding sudah menunjukan pukul dua dini hari, dan dinda sudah terbiasa berkutat didapur, sehingga dinda memilih untuk memasak sendiri dan tidak membangunkan sang koki handal.
"heemm, baunya enak sekali sayang....,". kata bintang dari belakang sambil merangkul pinggang dinda.
"kakak ih...., kenapa suka nya ngagetin sih...!!!" jawab dinda cemberut karena dibuat kaget oleh suaminya
bintang pun, tangannya juga sudah mulai aktif dibawah, meraba raba milik istrinya yang bisa membuat mereka mabuk kepayang.
__ADS_1
"ah, kakak...., apa tadi kurang puas kak..., kalau kakak gini terus, mulai nanti sampai seminggu kedepan kakak puasa...!!!!" gertak dinda.
"jangan dong..., kakak gak kuat sayang....!!!!, nanti kalau kakak jajan diluar gimana...??" kata bintang meratu sang istri dengan nada manja
"awas saja, kalau kakak berani jajan....!!!,punya kakak bakalan tak potong kayak sosis ini." kata dinda sambil memeragakan ke sosis yang kebetulan akan di campurkan kedalam mie instan nya
"astagfiruallah sayang, jangan gitu dong." jawab bintang sambil memegang aset berharganya.
"kalau gitu, kakak duduk aja di situ, gak usah macem macem...!!!" gertak dinda sambil menunjuk kearah meja makan. semenjak hamil dinda yang awalnya lembut sekarang ia sudah mulai berani, bahkan jika mode singanya lagi on, garangnya melebihi singa betina.
bintang pun patuh untuk duduk ke meja makan tersebut. kalau dinda masih mode singa jiwa mavia bintang seolah hilang tertelan bumi.
"waaahhh..., roman romannya ada yang masak nih....," kata cello mendatangi keduanya.
"kalau masih ada sih mau dek...., abang juga laper nih..." kata nya sambil memamerkan gigi putihnya.
"cih sok imut lo...." kata bintang tak terima dengan kedatangan cello.
setelah beberapa saat menunggu, mie instan tersebut yang tadinya murah disulap oleh dinda menjadi layaknya masakan bintang lima. mie tersebut lalu dibagi tiga oleh dinda lalu siap untuk disantap.
saat dinda duduk bersampingan dengan bintang tangan kiri bintang sibuk untuk mencari jalan meraba raba milik dinda. dinda yang merasakan ada gerakan gerakan dibawah merasa geli, ia melotot kearah bintang lalu menginjak kaki bintang.
__ADS_1
"auh, sakit sayang" kata bintang mengaduh lalu melepaskan tangannya itu yang masih lengket dipintu gerbang surgawinya.
cello yang sedang menikmati masakan dinda itu hanya bisa geleng geleng kepala. bukannya ia tidak tahu aktifitas apa yang sedang dilakukan bintang, ia bukan pria polos yang tidak tahu apa apa, dia yang saat ini umurnya sama dengan bintang sangat paham.
"dasar omes..!!!" kata cello dengan nada sedikit ditekan. dinda pun malu.
untuk menutupi malunya dinda pergi kekamar mandi. saat dinda kekamar mandi dipikiran cello ini waktu yang tepat untuk mulai menjalankan aksinya, dan ia ingin bekerja sama dengan bintang.
"tik tok" suara cello memanggil bintang dengan menggerakkan mulutnya khas seperti ia memanggil temannya saat menongkrong.
"ape lu..., manghil manggil gue,"kata bintang
"shut, jangan keras keras be go..., nanti dinda denger." kata cello dengan suara sedikit berbisik dan tangannya didepan bibir.
"gue mau, minta tolong sama elu, tapi dinda jangan sampe tau, tolong ambilkan rambut dan juga kuku dinda" kata cello yang masih dengan suara berbisik
"buat ape... rambut sama kuku istri gue.., maulo buat apa...?"
"kuku sama rambut itu mau gue cocokin sama cilla, kemungkinan dinda itu celli yang 20 tahun lalu hilang." kata cello menerangkan sedikit.
bersambung....
__ADS_1
jangan lupa like, komen, vote, hadiahnya. beri mimin dukungan ya...., karena akan ada give away.... tunggu aja tanggal mainnya....