Kehidupan Tak Sesuai Ekpektasi

Kehidupan Tak Sesuai Ekpektasi
awal perjanjian


__ADS_3

......happy reading......


maf kalau ada yang typo ya...


“ Suruh dia masuk” kata dingin bintang.


“tuan ricad maaf, tuan bintang mempersilahkan tuan untuk disuruh masuk kedalaam. Ruangan pak bintang ada di lantai 20. “


“Terima kasih mba.”


Ayah dinda langsung menuju ke lantai 20 dimana CEO Bintang ada disana.


 Tok tok tok tok.


Dari dalam CEO Bintang mejawab. “Masuk” bintang sedang duduk dikursi kebesarannya


“silahkan duduk. ada maksud apa sampai sampai anda sudi datang kesini tuan ricad roses...!!!." Ucap bintang dingin sambil menyilangkan tangannya kedepan dadanya


“Sebelumnya maaf kan tuan..., saya sudah mengganggu waktu anda..., kedatangan saya ke sini yaitu, saya ingin membatalkan perjanjian yang telah kita sepakati kemarin. Disini saya juga mau mengembalikan saham yang telah anda tanamkan diperusahaan saya, lebih baik saya hancur dari pada saya menukar anak saya dengan harta...”


“enak saja kamu kalau ngomong, dari mana saja kamu, kenapa tidak kemarin kemarin. Perjanjian tetap perjanjian, perjanjian yang sudah disepakati tidak bisa diubah.!!!” Jawab bintang dengan nada penekanan emosi bintang mulai naik


“tolong batalkan semuanya tuan, saya mohon, hanya dinda lah satu satunya harta yang saya miliki.” Mohon tuan ricad dengan nada melemah, ia sekarang menurun kan ego nya


“Cuih, dasar tua bangka... kenapa anda berubah fikiran, apa yang membuat anda ingin membatalkan perjanjian tuan richad yang terhormad...., saya tidak suka dengan orang yang plin plan dan tak punya pendirian. kalau pun anda sudah menolak tapi saya tidak menerima penolakan. jadi kedatangan anda kesisi adalah sia sia. kalau anda ingin Keluar dari sini, silahkan..., itu pintu keluarnya.!!. dan ingat satu hal, kalau anda ingin macam macam dengan saya... maka kedepannya anda dan anak anda tidak akan selamat...!!!!" kata bintang, ia berdiri sambil mengitari kursi tuan ricad lalu setelah itu mencengkram pipi ricad.


ricad yang merasa diancam juga merasa geram tangannya hanya bisa mengepalkan tangannya kebawah. ia juga masih menekan emosinya. karena jika ia ikut ikutan terbawa emosi, maka masalah nya akan mwnjadi besar


“Tolong tuan, maafkan saya. Tolong batalkan”. kata ayah ricad sampai ia rela bersujud dibawah kaki bintang


Sebelum perkataan selesai bintang sudah memanggil geri untuk menyeret calon mertuanya yang awalnya mata duitan ini.”geri, bawa orang ini pergi dihadapanku.seret dia.!!!. dan pastikan ia tidak akan macam macam dibelakang kita."


“Baik tuan”. Sesampainya di lobi geri melepaskan tangan tuan ricad.


" lepaskan saya..., saya bukan hewan yang harus di seret seret untuk keluar, saya bisa keluar sendiri...!!" kata Ayah dinda dengan geram, karena ia di perlakukan seperti binatang. lalu ia meninggalkan kantor bintang dengan muka masam.

__ADS_1


Sore harinya


Dinda pulang dari kuliahnya, dia masih kepikiran dengan ucapan ayahnya tadi siang.


Lalu saat melihat mobil ayahnya dihalaman ia bergumam. “tumben ayah sudah pulang, semoga ayah membawa kabar berita bahagia” dinda pun bergegas masuk ke dalam. dinda mulai melangkah kedalam rumah, ceklek, di buka lah pintu rumah nya. ia mencari cari ayahnya itu, namun tak menemukan ayah nya. setelah itu ia memutuskan untuk melangkah ke kamarnya.


Namun saat ingin melangkahkan kakinya ke tangga menuju kamarnya ia dipanggil ayahnya yang berada di ruang makan.


“nak, kesini dulu” dinda di panggil ayah nya


ketika dinda di panggil ayahnya, dinda sudah memiliki firasat tidak baik. lalu sebelum bertemu ayahnya, dinda memutuskan untuk mandi terlebih dahulu


“Bentar ayah dinda mau mandi dulu.” Kata dinda.


“Oh ya sudah, sana mandi dulu, nanti kesini temani ayah ngobrol. Ada yang mau ayah sampaikan ke kamu terkait info yang ayah dapatkan tadi saat ayah ke perusahaan calon suami kamu."


“iya” kata dinda sambil menaiki tangga”


Setelah dinda selesai mandi ia turun kebawah menemui ayahnya dinda belum sempat menyampaikan kabar tersebut kedinda, namun dinda sudah membrondong beberapa pertanyaan kepada ayahnya.


“ayah bagaimana kabar dari tuan bintang, apakah tadi ayah sudah menemuinya dikantor tuan bintang?  Apakah tuan bintang mau membatalkan pernihan ini ayah?.”


“ langsung saja ayah, dinda mau meminta jawabannya.” Jawab dinda sambil menyeruput juz alpukat buatan ayah.


 


"Sebelumnya ayah minta maaf, mungkin saat kamu mendengarkannya kamu akan sedikit terkejud. dan mungkin tidak terima." kata ayah sambuk duduk di samping anak gadis nya itu


"langsung saja apa info yang ayah dapatkan tadi... ngomongnya tak usah ber belit belit yah...."


" iya sayang...., tadi pagi, sebelum ayah kekantor, ayah sudah menemui tuan bintang dikantornya. Dia bilang dia tidak ingin membatalkan perjanjian yang sudah kita sepakati dulu."


Flashback on


Tiba tiba tuan ricad datang kekantor tuan bintang

__ADS_1


Tok tok tok tok


“Masuk”. Sahut bintang dari dalam.


“Bagaimana tuan ricad, ada yang bisa saya bantu.” Kata bintang lagi. sebenarnya Ricad sudah mengetahui dari mata matanya yang ia sewa, bahwa ricad akan mendatanginya untuk meminta tolong menyelamatkan perusahaannya yang mengalami pailit.


sudah sejak lama bintang sangat tertarik dengan dinda, karena itu ia rela menyewa mata mata untuk mencari tau informasi apa saja yang dilakukan oleh keluarga ricad terutama adinda. bahkan perusahaan ayah dinda yang mengalami pailit seperti sekarang ini adalah karena ulah bintang. karena jika perusahaan ayah dinda merugi maka ia akan datang untuk meminta tolong kepadanya.


“tuan bintang kedatangan saya kesini, saya ingin meminta bantuan anda untuk menyuntikkan dana atau menanam saham diperusahaan saya, karena perusahaan saya akan pailit.” Kata tuan ricad.


“Kalaupun saya menanamkan saham di perusahaan anda, lalu apa yang saya dapatkan tuan ricad.” Kata bintang


“apapun yang anda minta tuan bintang.” Kata ayah dinda.


“ menarik” kata bintang sambil menarik bibirnya.


Bintang tampak berpikir lalu ia ber, oke kalau kamu maunya seperti itu. Saya akan menanamkan sayam saya sebesar 50% tapi, serahkan anak anda kepada saya.


 


Ricad tampak berfikir didalam hati ia bertanya “ wah berati kalau dinda dijadikan istri oleh tuan bintang berati hidup dinda akan enak. “


Lalu ricad berkata” iya, silahkan ambil anak saya, jadikanlah dia istri.


Lalu bintang memanggil geri."Geri, buatkan surat perjanjian, kamu sudah dengar kan apa yang kita bicarakan tadi, kebetulan ruangan asisten geri dan bintang satu ruangan. sehingga geri tau semuanya apa yang dilakukan oleh ricad.


 


jangan lupa...!!


like...!!


komen...!!!!


vote!!!!

__ADS_1


kalau kurang suka dengan karya sqya bisa di akip. boleh komen tapi bahasanya yang bagus ya...., saya menerima kritik dan saran sekian terima kasih


saranghaeyo...., salam sayang dari mimin....


__ADS_2