Kehidupan Tak Sesuai Ekpektasi

Kehidupan Tak Sesuai Ekpektasi
mendapatkan nya


__ADS_3

......happy reading......


MAAF KALAU ADA YANG TYPO


TEMAN TEMAN TOLONG BANTU DENGAN VOTE YA...BIAR MIMIN TETAP SEMANGAT...


"kuku sama rambut itu mau gue cocokin sama cilla, kemungkinan dinda itu celli yang 20 tahun lalu hilang." kata cello menerangkan sedikit.


"hah kok bisa..?" kata bintang heran.


"apa elo gak bisa liat kebiasaan, wajah, cara jalan cilla san dinda itu sama. kalau lo mau tau nanti gue akan terangin, tapi jangan disini, dan juga misi ini tolong lo sembunyiin dulu ya..., yang tau hanya gue sama saddy" terang cello.


setelah berbincang bincang, dinda pun datang, lalu cello dan bintang mendadak diam membisu.


cello yang merasa sedikit agak gugup karena kedatangan dinda lalu mengalihkan omongan. " ah kenyangnya, sering sering tidur sini dek, biar abang dimasakin terus..." kata cello kepada dinda.


"makanya nyari istri bang...., biar ada yang masakin" kata dinda meledek cello.


"emangnya nyari istri kek beli gorengan...., udah ah kakak keatas dulu." kata cello yang merasa sudah tersudutkan ia pun memilih untuk pergi.


"cie ngambek cie....," kata bintang tambah memprofokasi cello, supaya cello marah. namun nyatanya cello langsung naik kekamar dan untung nya cello yang diejek tidak dengar, karena kalau dia sampai dengar, akan terjadi saling ejek satu sama lain seperti tadi malam. bahkan cello menimbulkan peperangan didalam rumah tangga bintang dan dinda.


"yank....,tik tok tik tok" kata bintang sambil menggoda dinda ala ala anak tongkrongan dengan menggerakkan bibirnya

__ADS_1


"yank...., " panggil bintang lagi, karena dinda tidak ngeh kalau bintang memanggilnya.


"hah, kakak manggil dinda....,??" kata dinda dengan memperlihatkan wajah polosnya, karena tidak biasanya bintang memanggil dengan kata yank.


"ish, tak kirain kau gak denger ternyata gak mudeng....., ngeselin ihhh." kata bintang sok sok an ngambek sambil memanyunkan bibirnya, bintang sengaja memperagakan kalau dinda sedang merajuk.


"ih kakak..., jangan ngambek dong...., lagian manggilnya gitu, gak biasanya. kakak juga kalau ngambek gitu kok malah lucu ya.... ckckck" kata dinda sambil cekikian.


" ckckck, itu kan kakak belajar dari ngambekmu yank..., kamu kalau ngambek kan gitu." kata bintang dengan wajah tengilnya, sambil memanyunkan bibirnya, sengaja ia manyunkan untuk mengejek istrinya itu.


"ish..., kakak nih ngejek terus...., sampai kakak puas..." kata dinda yang malahan ia kembali merajuk. setelah dinda meletakkan piring ke wastafel, dinda melenggang pergi kekamar


"loh, yank, yank, eh, kok malah kamu yang marah yank...." kata bintang sambil mengekor di belakang dinda


"bodo amat...!!" kata dinda yang sedang mede singa.


namun tiba tiba dinda menghempaskan tangan bintang lalu melenggang pergi ke kamar mandi. dan menguncinya dari dalam


"dok dok dok dok, loh kok mandi sendiri yank..."


" gak mau ah, dinda mau mandi sendiri, nanti kalau sama kakak lama..., bakal ada keviatan lain yang tidak terduga, dan nanti akhirnya gak jadi solat..." kata dinda dari dalam kamar mandi.


padahal dirinya cuma menggoda istrinya itu.

__ADS_1


saat dinda mandi bintang mencari rambut dinda yang tertinggal di sisirnya, kebetulan ada 5 helai yang tertinggal disisir dinda, kebetulan juga kemarin dinda memotong kuku nya, lalu karena kotoran kuku nya belum dibuang kebawah sehingga bintang bisa mendapatkan kukunya itu tanpa bersusah payah mencari alasan untuk meminta kepada istri nya.


bubu buru bintang menyimpan rambut dan potongan kuku istrinya itu kedalam selipan dompet. setelah itu ia langsung memberitahu cello dengan cara mengirim pesan


" bro..., gue sudah mengumpulkan rambut dan kuku dinda. nanti ambil di kantor gue, tapi sebelum gue ngasih rambut dan potongan istri gue, gue minta penjelasan apa dulu dari elo..."


"ok, beres... kita ketemu pas jam makan siang sekalian nanti gue pesenin makanan." balas cello


"ok bro.." jawab bintang.


lalu sebelum dinda keluar dari kamar mandi bintang menghapus chat tersebut dari hpnya.


ceklek, tak lama dinda keluar dari kamar mandi dengan menggunakan handuk yang hanya dililitkan ketubuhnya bagian dada sampai dengan pahanya.


bintang yang melihat itu menelan kasar salivasa. dinda tanpa disengaja memperlihatkan tubuh yang begitu sempurna.


"kak..., jangan tatap dinda seperti itu" bintang pun mendekat. lalu dinda pun berkata kembali " kak..., menjauh lah. dinda sudah wudhu..., kalau kakak berani memegang dinda, jatah seminggu tidak akan dinda kasih..!!!" gertak dinda kembali. bintang pun semakin mendekat lalu bibirnya melengkung ke atas. dinda yang didekati bintang memundurkan posisinya. disaat dinda sudah terpentok tembok, bintang pun lalu melenggang pergi


setelah menunggu beberapa saat bintang sudah menyelesaikan mandinya, lalu ia berjamaah melakukan sholat tahajud dan setelah itu menunggu sebentar sampai dengan adzan subuh.


Bersambung.....


besok lagi ya....

__ADS_1


jangan lupa kasih vote, secangkir kopi, like,


dan juga komentarnya....


__ADS_2