Kehidupan Tak Sesuai Ekpektasi

Kehidupan Tak Sesuai Ekpektasi
firasat


__ADS_3

" cilla bund, masaknya ternyata enak, tidak jauh berbeda dengan bunda. padahal dulu kalau dirumah saja dia banyak alasan kalau disuruh bantu bunda..." kata cello sambil mengacak rambut adiknya itu


"ish apaan si.... kakak ini..?. dikit dikit ngacak rambut. lihat nih... berantakan kak..., dulu itu bukannya dinda males bantuin bunda, tapi karna kuku dinda udah pake nails art kakak. kalau dulu dipulau kan gak ada tu nail art nails art tan. boro boro pake nails art. buat mandi aja kita harus nyari air ke kali dulu"


"dasar..., alasan...!!!"


bunda dan papa tersenyum, moment beginilah yang ia kangenkan, melihat anak anaknya debat saat di meja makan. walaupun terkadang pening mendengar celotehan mereka berdua, tetapi kalau tidak ada, rumah menjadi sepi.


"udah udah, kalian tu dari dulu engga pernah berubah. sehari saja gak usah debat, menikmati kesunyian, apa kalian tidak bisa..!!!" kata papa dodi memarahi kedua anaknya.


"maaf pa..., kakak itu yang selalu gangguin adek, dulu waktu dipulau pun saat kita amnesia, kakak juga sering gangguin"


mereka berdua memang kelihatannya tidak pernah akur, tetapi walaupun ia sering berdebad karena hal sepele, mereka berdua tetep saling sayang.


tiba tiba saat mereka sudah menyelesaikan sarapannya, ada suara bel dari luar.


ting tong ting tong. "assalamualaikum..."


"dek ada tamu tuh" kata cello yang menyuruh adeknya untuk membukakan pintu rumahnya. cilla yang disurus pun cepat tanggap

__ADS_1


cilla lalu membukakan pintunya.


"ya...., waalaikumsalam" kata cilla sambil membukakan pintunya. saat cilla membuka pintunya cilla lalu memandangi orang yang ada didepannya. yaitu pasangan yang cilla pun tidak mengenalnya namun wajah dari mereka sangat mirip dengannya


" loh, kenapa wajah gue sama dengan dia yak." kata cilla didalam hati sambil menggaruk kepalanya yang sedang tidak gatal itu.


dinda pun juga sama ia juga merasa kalau orang yang sedang berbicara didepan wajahnya itu sama seperti dirinya. bahkan saat ini ia merasa bercermin.


bintang pun juga merasa kalau istrinya juga mirip, namun ia memilih untuk diam, bahkan saat ia menampakan sikap dinginnya seperti biasa.


"maaf sebelumnya..., mau cari siapa ya..., " tanya cilla kepada dinda dan bintang.


" silahkan masuk. sebentar ya... saya panggilkan bunda sama papa dulu." jawab cilla sambil bertanya tanya didalam hati. sebenarnya cilla bingung siapa kedua orang itu yang bertamu dirumahnya.karena bagi cilla mereka sangat asing. ia berdua dipersilahkan masuk dan menunggu diruang tamu


"siapa sayang.." tanya bunda


"tau tu siapa, dia nyariin bund sama papa."


lalu bunda kedepan.

__ADS_1


"hai sayang..., kirain siapa. ayo masuk masuk." kata bunda mempersilahkan untuk gabung di ruang tengah.lalu mereka berdua salim takzim


"maaf bund itu siapa ya....?.kok mukanya kayak aku.. apa itu kerabat bunda yang mukanya sama dengan anak bunda, maaf yang jatuh dari pesawat"


" dia anak bunda nak, dia cilla yang bunda ceritain kekamu itu..., alhamdulillah dia berdua pulang nak, dia masih hidup. oh ya, dinda ini kenalin itu yang cewek namanya cilla kalau yang cowok cello."


"cilla cello kenalin ini dinda, dia anak angkat bunda. selama kamu sama kakak gak ada dialah yang mengisi kekosongan hati bunda nak. kata bunda mengenalkan satu sama lain


"eherm. disini kenapa aku jadi patung ya bund" kata bintang ngelawak. ia memang mencari perhatian supaya dikenalkan juga


"oh iya, ini bintang suaminya dinda. sekaligus rekan bisnis papa." jawab papa gantian memperkenalkan bintang ke anak anaknya.


"cello, kamu kan sudah kenal sama bintang kan?"


"iya pa..., cello kenal. memang dari awal cello melihat bintang wajahnya tidak asing tapi cello lupa, kalau papa gak ngomong mungkin cello udah lupa pa..." jawabnya sambil melihat ke bintang


" sekarang bukan hanya rekan bisnis, tapi kamu sekarang saudara. karena bintang suami dinda, dan dinda sudah papa angkat sebagai anak papa san bunda.


"siap pa..., berati adik cello 2 pa..." kata cello

__ADS_1


firasat cello dinda ini adalah adiknya kembarnya yang dulu meninggal dunia, tapi ia masih ragu karena belum ada data bukti kongkrit.


__ADS_2