Kehidupan Tak Sesuai Ekpektasi

Kehidupan Tak Sesuai Ekpektasi
bertemu keluarga calon


__ADS_3

...happy reading...


maaf ya..., kalau ada yang typo...


"sayang sebelum pengajiannya di mulai kita keluar sebentar yuk...," kata bintang mengajak sang istri keluar sebentar. bintang sudah menyiapkan kado tak bermodal yang ia dapatkan dari cello.


"nanti saja kak...!!!, sebentar lagi kan pengajian akan dimulai...!!, gak enak sama ibu ibu pengajian..." kata dinda sambil berbisik ditelinga suaminya itu


"sebentar saja sayang..., janji sebentar deh..., hanya lima menit."


"ish,, dinda mendengus kesal."


"sudah, turuti saja apa kata suamimu sayang...., nanti ibu ibu pengajian akan menunggu kalian..., lagian hanya sebentar sayang..." kata bunda disamping dinda dengan berbisik di telinga dinda


awalnya dinda tak mau untuk keluar namun karena desakan dari sang bunda. dinda akhirnya mau menuruti kemauan suaminya itu.


mereka berjalan keluar rumah, bintang sang suami menggandeng dinda dengan penuh kasih sayang, digenggamlah tangan dinda dengan erat, jarinya pun saling bertautan.


setelah dinda keluar, bunda dan ayah, menyusul mereka untuk keluar. hanya dinda yang tidak tahu tentang kejutan yang dibuat oleh bintang ini.


dengan polos nya dinda menanyakan mobil yang terpakir di halaman depan dengan hiasan yang sudah di pasang sedemikian rupa oleh petugas tadi pagi.


kak..., itu mobil siapa...?, kenapa dihias hias gitu kak...?? kata dinda sambil menunjuk mobil mercedes bent keluaran terbaru dan bersifat limitid edition.


awal perjanjian bintang meminta cello untuk membelikan mobil suport, namun karena ia sebentar lagi memiliki anak, jadinya ia memikirkan untuk kenyamanan anaknya itu dimasa depan. itung itung untuk hadiah istri kecilnya itu.


" sayang..., ini hadiah buat kamu....., karna kamu sudah mau bertahan denganku yang masih banyak kekurangan ini sayang..., kamu juga sudah sudi mengandung buah cinta kita sayang..., kata bintang sambil merangkul pundak istrinya itu.


dinda menatap mata bintang dengan intens, kak...., terima kasih, dinda juga minta maaf kalau selama ini dinda belum bisa jadi istri yang baik..., dinda juga masih banyak kekurangannya kakak sayang...., kedepannya dari kekurangan kita masing masing ini kita bisa melengkapi satu sama lain, saling menguatkan, saling kasih dan cinta kakak sayang.... kata dinda kepada bintang. tak terasa setelah merwka mengutarakan kata kata cinta masing masing, keduanya sama sama terharu...


semua yang menyaksikan adegan uwu uwu tersebut juga ikut menitihkan air mata. semua ikut larut didalam suasana tersebut, termasuk bunda dan ayah juga terlihat terharu

__ADS_1


"gak nyangka ya yah..., mereka bisa semesra ini..., mereka bisa membangun rumah tangga mereka lagi, setelah kejadian lampau yang menimpa keduanya...., kata bunda sambil menyenderkan kepalanya di pundak ayah dodi.


"iya bund..., semoga saja masalah dimasa lampau bisa menjadi pelajaran buat mereka...., bisa menguatkan satu sama lain dan juga bisa mendakan pondasi bund..., karena didalam rumah tangga kan juga ada krikil dan batu besar yang akan menerjang nya bund....,


"mau nyoba mobilnya sayang..." tanya bintang sambil menggandeng tangan dinda untuk mendekat ke mobil tersebut.


"gak usah kak..., kan sama aja rasanya kayak mobil mobil kemarin kan..., dinda juga tidak terlalu mengerti dengan mobil mobilan seperti itu...,"


"huft" dengus bintang


" puffttt ledek cello dan cilla ketika melihat ekspresi bintang yang terlihat kesal itu.


sebenarnya bintang sekarang sedikit kesal dengan istrinya tersebut, karena sedari dulu dinda tidak sama dengan wanita wanita lain yang sangat senang jika diberikan dengan hadiah barang barang mewah. tapi ia sangat bangga dengan istrinya tersebut, dikarenakan uang belanja yang diberikan bintang tersebut diinvestasikan ke apartemen oleh istrinya tersebut. bahkan sekarang ia sudah memiliki 50 unit apartment yang awalnya tanpa sepengetahuan suaminya itu


" ayok masuk..., pengajiannya mau dimulai.. " ajak ayah dodi untuk kembali kedalam dan mengikuti serangkaian acara yang akan di selenggarakan nanti


semua orang yang tadi keluar akhirnya masuk kembali. setelah semua siap pengajian untuk memperingati empat bulanan calon anak dinda tersebut dimulai


setelah menunggu nya kurang lebih setengah jam, orqng yang ditunggu tunggu tersebut datang juga, tergesa gesa mita turun dari taksi online yang ia tumpangi. mita mulai memasuki gerbang dengan sedikit berlari.


" maaf bang....!!, tadi mita menunggu kedatangan adek adek mita dulu bang..., karena ibu kasian kalau mita tinggal sendiri.


"iya beby..., abang ngerti kok. apa kamu sudah siap beb, buat ketemu bunda sama ayah beb..." tanya cello sambil mengelap dahi mita yang terlihat berkeringat itu


" insallah bang..., siap gak siap mita akan siap. karna sekarang atau nanti juga mita bakalan ketemu sama keluarga abang..." jawab mita dengan memandang cillo dengan tatapan yang sangat diartikan


"yaudah yuk masuk...., pengajiannya dari tadi juga sudah dimulai..., gak usah takut ya..., slow aja..., keluarga abang juga ngga galak kok..."


tak lama mereka pun masuk kedalam, cillo menggandeng mita untuk masuk kedalam, lalu ia duduk dibarisan belakang, ternyata dari jauh keluarga besar cello memperhatikan gerak gerik cello dari ia tisak masuk kedalam sampai ia menggandeng seorang gadis anak orang. mereka yang ada didalam sana terlihat tersenyum. terutama bintang. bahkan bintang sampai mengangkat jempol tangan sebelah kanannya menandakan bahwa bintang setuju.


lalu cello pun ikut membalas dengan menaikan jempol kanan nya. berbeda denga kekasih dan bosnya itu, mita yang melihat interaksi keduanya malah menunduk malu.

__ADS_1


pengajian pun berjalan dengan lancar, serangkaian acara dari awal sampai akhir sudah dialui dengan sangat khusyuk dan hikmat. waktu sudah menunjukan pukul 3 sore. para tamu undangan juga sudah mulai untuk mengundurkan diri. namun di bangku paling pojok terlihat seorang yang masih duduk disana.


lalu cello pun menghampiri gadis tersebut untuk memintanya bergabung dengan keluarga besarnya itu.


"kak..., itu siapa...??" tanya cilla kepada cello. sebenarnya dari bahasa tubuh mereka sudah terlihat kalau ia memiliki hubungan kusus, dan tidak hanya sekedar teman, tapi karna adeknya ingin mengusilin kakaknya itu maka ia menanyakannya.


cello pun tidak menaggapi pertanyaan jail cilla itu.


" bunda..., ayah..., kenalin ini namanya mita.., kedepannya dia ini insaallah kalau kita berjodoh, dia akan menjadi ibu dari anak anak cello..."


bunda dan ayah lalu menganggu tersenyum tanda mengiyakan.


"om.., tante.., kenalin... saya mita..., selain saya temennya bang cello, saya juga sekertaris tuan bintang..."


sebelum ayah dikenalkan oleh mita, ayah sudah mencari tau latar belakang mita terlebih dahulu. jadimya ketika ayah dikenalkan oleh mita, ayah setuju setuju saja. karena mita merupakan anak baik dan termasuk karyawan cerdas di perusahaan mantunya tersebut


.................


bersambung.....


besok lagi ya......


jangan lupa.....


like.....


komen......


vote.....


mimin tidak memaksa kalian untuk menyukai karya mimin.... kalau anda tidak menyukai karya mimin bisa meninggalkan novel mimin. kalau pun ingin berkomentar komentar lah dengan bijak ya....

__ADS_1


salam sayang dari mimin..., selalu jaga kesehatan, jaga hati, saranghaeyo...


__ADS_2