
😘happy reading😘
maaf kalau ada yang typo
dinda hanya menggelengkan kepalanya, lalu ia duduk terpisah dari ruang makan. bunda dan papa yang sudah menyelesaikan makannya lalu melihat dinda.
" kamu mau makan apa nak?..." kata papa dody, ia tau kalau sepertinya dinda sudah hamil beberapa minggu
"dinda mau makan kacang hijau, tapi dikasih kelapa muda"
" yasudah nanti beli saat menuju kerumah sakit ya...?"
papa dan bunda seketika terkekeh melihat dinda seperti anak kecil, saat ditanya apa yang ia inginkan dan wajahnya yang semula ditekuk, sekarang menjadi girang.
setelah menyelesaikan makannya mereka berempat menuju rumah sakit untuk memeriksakan kandungan dinda apakah dinda bener hamil apa cuma masuk angin saja.
" aku mau diperiksa, tapi dinda mau makan bubur kacang hijau yang dikasih kelapa muda...."
bintang yang mendengar itu terlihat cengo..., " emang ada ?" tanya bintang.
" aaaah pokoknya kakak harus nemuain itu, kalau gak bisa nemuin aku gak mau periksa"
"iya, iya. nanti kita cari ya..., udah gak usah ngambek" kata mama dina menenangkan putrinya.
"nanti sebelum sampe rumah sakit itu kan ada pertigaan, nanti kamu belok kiri nak.., disitu ada pak joni yang menjual kacang hijau sama es campur, jadinya nanti kacang hijaunya bisa dikasih kelapa muda." karena bunda bekerja dirumah sakit itu, jadi ia hafal betul daerah situ."
iya bund, jawab bintang singkat.
__ADS_1
dinda yang duduk disebelah bundanya merasa girang.
setelah sampai di warung pak joni dinda langsung turun dan memesan sendiri, sementara ketiganya hanya melongo heran. tingkah dinda seperti anak kecil yang senang ketika mendapatkan permen.
"sudah biarkan saja..., turuti saja kemauannya, sepertinya memeng istrimu sedang hamil. dulu saat bundamu mengandung juga persis seperti itu" ucap papa kepada bintang.
"ish papa itu. gitu gitu juga karna ulahmu....,"
bintang hanya menganggukan kepalanya lalu tersenyum.
ketiganya masuk kedalam menyusul dinda.
"bunda, papa, kakak gak mau pesan...?, eehhmm ini enak sekali...
ketiganya menggelengkan kepalanya lalu tersenyum
"okey pak bos" kata dinda sambil memberikan hormat kepada suaminya itu
"ayo kita langsung ke ruangan dokter obygin. tadi bunda sudah mendaftarkan kamu sayang...."
dinda dan keluarganya tadi langsung ke dokter obygin tersebut, karena susah didaftarkan oleh bunda, jadi dinda tidak perlu mengantri lagi.
" silahkan dokter dina.." kata salah satu suster yang sudah mengenal dokter dina.terima kasih suster.
"assalamualaikum dokter lita..., perkenalkan ini anak saya dinda."
"waalaikumsalam dokter dina, perkenalkan saya dokter lita nak dinda.., disini saya sebagai dokter obygin, sekaligus teman seprofesi dokter dina. sini nak berbaring.
__ADS_1
kedua laki laki tersebut menunggu diluar. mereka tidak ikut masuk karena dilarang oleh dinda
dokter lita mulai mengolesi gel usg diatas perut dinda, dilihatlah dilayar monitor. " wah....., mereka sehat nyonya dinda"
" hah.. mereka dok, emang ada berapa...? " tanya dinda heran
" selamat nyonya dinda..., sebentar lagi kamu akan menjadi ibu tadi 3 anak"
"what !!!!, tiga dokter?" tanya dinda sambil menatap dilayar monitor.
"iya..., ini ada 3 tolong dijaga kandungannya nyonya dinda. ini umurnya maih 8 minggu..., dia masih seperti kacang, semua belum terbentuk." ucap dokter lita.
setelah selesai mereka pun keluar
"ini kak, hasil kerja kerasmu..!!!." kata dinda sambil menyerahkan kertas copyan kepada bintang
"loh, ini kenapa ada tiga biji tauge..?"
"enak aja biji tauge" dinda sambil memajukan bibirnya
"itu calon anak anakmu kelak sayang...., bukan biji tauge..." kata bunda sambil terkekeh geli.
mendengar penjelasan bunda, bintang merasa bahagia, ia memeluk istrinya sambil menghujami ciuman bertubi tubi. " selamat honey..., terima kasih sudah mau mengandung benihku"
tak lama dipeluk bintak dinda merasakan mual. huek huek huek. " kakak ih bau, sana pergi jangan peluk peluk dinda.
papa dodi yang mendengar itu tertawa geli
__ADS_1
"sabar nak, memang orang hamil seperti itu?. mood nya naik turun, kadang bahagia, nanti tiba tiba berubah sedih. dan itu asli tidak dibuat buat.