Kehidupan Tak Sesuai Ekpektasi

Kehidupan Tak Sesuai Ekpektasi
mencoba memberontak


__ADS_3

...😘happy reading😘...


maaf kalau ada yang typo


zayn yang melihat dinda di cengkram pun merasa tidak terima.


"hey sama cewek itu jangan kasar" kata zayn sambil menunjuk muka bintang.


"hey kamu siapa, ini istri saya, jadi saya yang berhak dengan istri saya. inget, saya peringatkan sekali lagi, jangan berani sekat dekat dengan istri saya. jika anda masih nekad berani mendekati istri saya, kamu akqn tau sendiri akibatnya." kata bintang, yang semula mencengkram lengan dinda, sekarang beralih mencengkram dagu zayn.


"saya tidak takut" jawab zayn menantang bintang


setelah berdebadan sengit itu bintang menyeret dinda menuju mobilnya.


"auh, kakak lepasin, tangan dinda sakit. dinda tidak berbuat apa apa


lalu bintang melempar dinda kedalam mobil dan menutupnya dengan kencang.bintang dengan emosinya melajukan kuda besinya dengan kencang. dinda yang duduk disamping kemudi bintang merasa ketakutan. "kak, jangan kencang kencang. dinda takut." kata dinda sambil mencengkram sabuk pengamannya.


"kakak, pelan pelan, kalau nggak dinda loncat. " gertak dinda walaupun sebenarnya dinda takut, tapi ia beranikan diri untuk menggertak bintang.


bintang pun seketika menepikan mobilnya. " apa kamu bilang, mau loncat, sana loncat. gak usah repot repot loncat. kalau mau keluar keluar aja. kakak sudah melonggarkan kamu, tapi kamu tidak mau mendengarkan kakak. berapa kali kakak bilang jauhi bocah tengik itu." sambil mencengkram dagu dinda.


"kak, dengarkan dinda. dinda tidak bisa menghindar dari zayn, karena hanya zayn yang tulus berteman dengan dinda. dinda dengan zayn tidak ada apa apa.


" kamu bilang tidak apa apa!!!. dengar kan baik baik. tidak ada laki laki yang tulus berteman dengan seorang wanita. kamu sadar tidak, kalau zayn itu suka sama kamu." bentak zayn kepada dinda.


dinda yang mendengar itu hanya diam menyimak perkataan bintang. lalu dinda berfikir, apa iya zayn suka sama dinda. dinda pikir zayn hanya bercanda.


bintang pun menelfon asistennya,


"tit tit tit tit" halo ger, kamu hari ini urus kepengacara johan sendiri ya, saya dan dinda tidak jadi kesana" kata bintang menelfon gery


👣👣👣

__ADS_1


"baik bos" jawab gery


sedangkan diseberang sana gery menerima telfon dari bos nya, setelah mematikan telfon gery senyum senyum sendiri "pasti si bos lagi cemburu, habis ini pasti akan ada guncangan guncangan dahsyat." batin gery sambil senyum senyum sendirian


👣👣👣


setelah itu bintang melajukan mobilnya lagi, kali ini tidak terlalu kencang. sedangkan dinda yang merasa bersalah hanya diam saja, ia akan menerima hukuman apa aja yang penting sang suami akan berdamai kembali.


sesampainya di loby apartemen bintang langsung menggandeng dinda kedalam singga sana apartemen dengan bungkam seribu bahasa. dinda pun hanya menurut apa yang dilakukan bintang. dinda tau, kalau pun ia bersuara, suara nya pun juga tidak akan dianggap.


sesampainya didalam apartemen dinda pun digiring untuk masuk dikamar tidurnya. lalu bintang pun menghimpit tubuh dinda ke dinding


lalu dengan kasarnya bintang menarik baju dinda sampai kancing nya terlepas semua


srak, kenapa kamu susah kali di peringatkan, hem. kenapa ??


lalu bintang ******* dinda dengan kasar nya.


le bih ba ik din da mat ti kak. da ri pa da ka kak ti dak per ca ya sa ma din da. dinda beru saha berbicara namun bintang terus **********.


tangan bintang pun tak kalah aktif, tangan nya merambah me milin milin coco chip milik dinda. " aku tidak akan membiarkan engkau mati dulu sebelum aku puas dengan mu, jangan harap kamu berpikiran seperti itu." kata bintang dingin sambil melepaskan lumatannya.


ah, kak, kakak. dinda mau pi pis, aaaa aaahh


keluarkan saja sayang, jangan di tahan, bintang pun menyeringai licik.


"ayo panggil nama kakak sayang, ayo


bintang terus menjalarkan tangan nya ke dalam celana dinda. bintang mengobok ngobok lubang surgawi yang membuat


"ah ka kak, su dah. din da udah gak ku at kak, aaaaa aaahhhh," suara dinda saat pele pasan pertama nya


dinda seketika lemas,bintang pun menyeri ngai puas.

__ADS_1


"kata nyamau mati, tapi kamu saja menik mati." sindir bintang kepada dinda


bintang memulai mema sukan adik kecilnya kedalam milik ah, yang sedari tadi sudah berdiri tegak.


Lepaskan aku." teriak dinda pada bintang.


Bintang memindahkan kedua tangannya menuju perut lalu menggeret dinda hingga kedua kaki wanita itu mengangkang tak berpijak pada lantai. Dinda terus memukul bahkan mencakar lengan Bintang, tapi bintang seolah tak merasakan sakit sedikitpun, tekad dan tujuannya sudah bulat.


Bintang  mulai mencumbu* leher dan telinga dinda untuk merangsang wanita itu


Lepaskan aku, jangan menyentuhku kak." teriak dinda mulai menangis Bintang mulai menyentuh sana sini, kedua tangannya aktif memaksa menurunkan baju dinda, Bintang juga menarik kedua tangan dinda yang menyilang menutupi dada dan mengganti dengan kedua jemarinya, ia tangkup dan mainkan gunung kembar dinda


* Jangan seperti ini kumohon." isak dinda menggelengkan kepalanya cepat


*Aku tidak akan bersama zayn lagi, aku janji." wajah dinda yang berlinang airmata itu memelas, sejujurnya ia sangat merindukan sentuhan Bintang namun la juga sudah lelah menanggapi sifat egois bintang yang cemburu kepada semua laki laki.


"Emmmmh. " lenguhnya tertahan tatkala jemari itu mulai menyusup keantara kedua kaki dinda yang merapat *


Kumohon jangan memaksaku kak." lirihnya dengan tubuh menggeliyat geli, bintang tersenyum lucu karena hal itu


 Bruk dinda di hempaskan pelan tubuhnya  pada ranjang lalu menaiki tubuh dinda, mengurung wanita itu dengan tubuhnya." Aku tidak akan melepaskanmu dinda sampai matipun aku tidak akan melepaskanmu."


. la segera turun kebawah dan terus meraup puncak buah dada dinda


"Lepaskan aku brengsek." Teriak dinda  kembali  dan menangis, meronta dengan mendorong kedua pundak bintang dengan kedua tangannya


Tapi lama kelamaan tubuhnya mulai melemas, pertahanan dinda runtuh. Tubuh yang merindukan Brintang mengkhianati pikirannya." Kumohon jangan paksa aku." lirih Jaian disela-sela kesadarannya *Emmmh ." Dinda hanya bisa menggigit bibir bawahnya agar tak bersuara tatkala jemari itu mulai menyeruak masuk kedalam kewanitaannya, mengoyak keimanan dinda.


Bintang segera mencabut dua jarinya yang sudah basah dipenuhi cairan dinda. la mendekatkan wajahnya pada dinda yang terengah *Kau tidak mau tapi kau basah seperti ini." ledek Bintang menunjukan jari tengah dan jari telunjuknya tepat didepan wajah Jiana lalu memaksa memasukan kedua jemari itu kemulut dinda


 


 

__ADS_1


__ADS_2