Kehidupan Tak Sesuai Ekpektasi

Kehidupan Tak Sesuai Ekpektasi
menceritakan semuanya


__ADS_3

......happy reading......


maaf ya.., kalau ada yang typo


tapi dinda dan cilla tidak di lepas begitu saja, karena tanpa sepengetahuan cilla bintang sudah menempatkan bodyguard bayangan untuk menjaga mereka. karena ia takut kalau nanti mereka berdua kenapa napa. namun kalau dinda ia sudah mengetahui kalau akan ada bodyguard bayangan yang akan mengawasinya. terkadang bodyguard tersebut menyamar sebagai pelayan, pembeli, atau apapun supaya ia bisa dekat dengan tuannya. namun beberapa bulan hidup dengan bintang jadi ia sudah terbiasa kalau ia selalu diawasi. dan pintarnya dinda hanya bersikap cuek.


setelah mereka seharian melakukan perawatan akhirnya mereka pun kembali. sementara suasana dikantor bintang saat ini ketika cello mendatangi bintang.


"permisi pak, ada yang bisa saya bantu...," kata penjaga loby tersebut menyapa cello. penjaga loby tersebut tertegun ketika melihat cello.


"mba..., mba...., kata cello melambaikan tangannya di depan muka cello.


"ehh.., maaf pak...., bapak mau bertemu pak cello ya..." tebak penjaga loby, yang mengalihkan kegugupannya.


" iya, saya mau bertemu dengan bintang. kata cello sambil menenteng makanan yang tadi ia bali sebelum


"tuan bintang ya....?" tanya penjaga lobby


"iya"


" silahkan langsung masuk saja pak..., lantai tuan bintang ada di lantai 20," jawab orang loby tersebut yang menunjukan lantai kediaman CEO Bintang tersebut. karena pada saat bintang kekantor, ia sudah berpesan kepada petugas loby, jika ada orang yang bernama cello menemuinya, ia langsung dipersilahkan untuk masuk ke ruangannya.

__ADS_1


cello lalu masuk keruangan bintang namun saat ia ingin keluar dari lift, tiba tiba ada seorang wanita yang menabrak dirinya.


" bruk" suara itu terdengar karena beberapa tumpukan buku yabg dibawa wanita tersebut berantakan semua jatuh ke lantai.


"eehh, maaf pak..." kata wanita itu dengan sangat sopan, wajahnya nan ayu, di tambah body nya yang aduhai menambah kesempurnaan mahkluk yang dicittakan oleh tuhan. namun kesempurnaan itu terhalang oleh kacamata tebal dan tampilan culun yang saat ini di tampilkan oleh wanita tersebut.


"saya yang salah nona..., tidak seharusnya anda yang meminta maaf, dan yang seharusnya saya yang meminta maaf dengan anda. maaf, saya tadi sedang memainkan gawai saya, sehingga saya tidak bisa melihat keberadaan anda. sekali lagi saya minta maaf..." kata cello yang basa basi dengan wanita tersebut. sebenarnya cello tertegun dengan wanita tersebut, tapi kan kalau to the point ngomong tidak sopan, sehingga untuk mengulur waktuanya ia cuma basa basi seperti itu.


cello tau pasti ada berlian di balik cover batu krikil tersebut, dibalik kacamata dan dandanannya yang katrok pasti ada body yang aduh hai yang dimiliki oleh wanita tersebut. cello lalu diam berperang dengan pikirannya sendiri memikirkan gadis yang ada didepannya


"maaf tuan..., saya mau masuk lift terlebih dahulu..., kata wanita itu, cello pun tersadar dari lamunannya. sampai sampai ketika gadis itu sudah selesai memunguti semua bukunya yang tadi berjatuhan cello pun tidak tau.


"eh..., iya silahkan." kata cello mempersilahkan gadis itu meninggalkannya.


"masuk..." kata bintang mempersilakan masuk yang sebentar lagi akan menjadi kakak iparnya itu.


"banyak banget bawanya..., kata bintang kepada cello."


" gak papa.., nanti kalau tidak dimakan kita bisa kasih ke staff lainnya" kata cello yang memang terbiasa dari dulu ia lakukan saat makan dikantor, ia selalu mengajak para staff nya untuk makan bersama. mendengar perkataan cello, bintang pun tertegun, selama ia kenal baru beberapa bulan dengan keluarga besar barunya itu, ia menemukan nilai nilai sepele namun sangat mengandung pengajaran yang sangat kuat. bintang terkadang merasa iri, dengan keluarga papa dody tersebut, karena sesibuk sibuknya papa dody dan bunda dina, ia sebagai keluarga selalu menanamkan nilai nilai baik, berbeda dengan keluarganya, karena di dalam keluarga bintang, ia hanya mendapatkan kasih sayang dari para asisten rumah tangga. sedangkan orang tua bintang hanya sibuk untuk mengurusi bisnis bisnisnya.


" mane rambut sama kuku nya.."

__ADS_1


"ini..., kata bintang sambil memberikan rambut dan kuku dinda kepada cello.


"ayo kita makan sambil nanti saya ceritain. apa yang terjadi."


lalu mereka berdua makan, dan cello pun bercerita semuanya, ia tidak akan menutup nutupi semua nya apa yang terjadi belakangan ini.


cello menceritakan semuanya, mulai dari kembaran cilla yang dulu hilang di culik oleh baby sisternya, terus akhirnya kembali, namun setelah beberapa hari ketemu, namun baby sitter dan kembaran dinda itu bertemu sudah tak bernyawa dan bahkan mayatnya kembaran cilla tersebut dulu tidak bisa dikenali lagi.


cello pun juga menceritakan lagi, mengapa untuk sekarang ini mengapa hanya cello dan papa dody saja yang akan menyelidiki. karena peristiwa tersebut yang membuat bunda menjadi trauma berat dan hampir dinyatakan gila. dan untuk memulihkan bunda, keluarga besar memutuskan untus menghapus sebagian ingatan bunda saat ia melahirkan sampai tragedi itu datang.


karena ingatan bunda tersebut di hilangkan, jadi bunda juga tidak ingat kalau bunda itu anaknya. bunda di bawa keluar negri untuk berobat. dan sedikit demi sedikit bunda pun bisa pulih. setelah bunda pulih bunda memilih menyibukan diri untuk menjadi psikolog.


tapi karena ada nya ikatan batin antara bunda dan dinda maka pertama kali mereka bertemu bunda dan dinda sangat klop.


dari dulu sebenarnya papa dody juga sudah mengetahui kalau dinda itu adalah kembaran celli yang dinyatakan tewas mengenaskan tersebut, namun karena papa dody berpikiran bahwa yang terpenting mereka sudah bisa berkumpul kembali, jadi nya papa dody tidak mau menyelidiki kasus tersebut.


kalau pun sekarang papa dody berubah fikiran untuk menyelidiki, jawabannya karna bujuk rayu cello. karna cello hanya ingin tahu saja bagai mana kasus ini bisa terjadi. ia ingin mengusut tuntas. dan untuk nanti kedepan nya keadaan bunda bagaimana, ia akan memikirkan nya lagi.


bersambung....


besok lagi ya.....

__ADS_1


mohon berkomentar lah dengan bijak, insaalah kalau pun saya tidak membalas satu satu, saya juga membacanya. terima kasih...


jangan lupa like, komen, vote sebanyak banyak nya ya....


__ADS_2