Kehidupan Tak Sesuai Ekpektasi

Kehidupan Tak Sesuai Ekpektasi
sadar


__ADS_3

😘happy reading😘


maaf kalau banyak yang typo


bintang menghela nafasnya " terima kasih dokter, atas penjelasan nya terkait kondisi istri saya dok. saya kembali ke ruang istri saya ya dok." lau bintang meninggalkan ruang dokter itu lalu kembali ke ruangan istrinya.


saat ini dinda di rawat di ruang vvip ICU, jadi pihak keluarga boleh diijinkan masuk.


"sayang ayo bangun, kakak mau memulai pernikahan ini dari awal lagi." berjuanglah, kakak janji tidak akan menyakiti kamu lagi sayang...."


dinda dalam satu bulan ini belum ada perubahan sama sekali, dinda seakan enggan membuka matanya, seakan ia masih memiliki trauma jika ia bangun, ia akan di perlakukan kasar lagi dengan bintang.


di alam bawah sadarnya selama satu bulan ini ia merasa hidup dengan bundanya. padahal bundanya sudah tenang dialam yang berbeda.


dinda duduk di taman yang memiliki hamparan bunga yang sangat luas dan indah, selain itu ada iar terjun di belakan tempat duduk nya saat ini. lalu tiba tiba dinda di datangi oleh bunda nya yang memakai pakaian putih dan megah bak cinderella di cerita dongeng


sari belakang pundak dinda di rangkul oleh bunda nya


"sayang, anakku" kata bunda sambil mengelus pundak dinda


dinda yang merasa terpanggil menoleh kebelakang, ia pun kaget ter nyata yang di belqkqng adalah sang bunda nya.


" bunda, ini benerqn bunda..... bun, dinda kangen bunda. kapan kita bisa bersama lagi bun...." kata dinda sambil menangis

__ADS_1


" sayang kembali lah, di sini bukan tempatmu sayang. kembali lah..., perjalanan mu masih panjang." kata bunda tersenyum sambil memegang pipi dinda, sesekali mengusap air mata yang menetes di pipi sang putri


" tapi di dunia tidak ada yang sayang sama dinda bund, ayah aja lebih memilih selingkuhannya dari pada dinda, sedang kan suami dinda sendiri kasar sama dinda. lebih baik dinda di sini, bisa melihat pemandangan. dari pada di dunia dinda tidak boleh ber teman dengan siapa siapa. mungkin kalau dinda kembali maka, habis ini dinda akan di kurung di rumah. dinda mau disini saja sama bunda.... dinda gak mau kembali"


"kembali lah nak, bunda ingin kamu jadi dokter. sehingga kamu bisa menolong orang orang yang tidak mampu nak. berjanji lah kamu akan bahagia. kalau kamu bahagia bunda disini juga akan bahagia."


" tidak...." jawab dinda


berbulan bulan dinda ditaman ter sebut baru kali ini dinda bertemu ibundanya.


lalu saat dinda menoleh kembali ke depan, ibundanya sudah berjalan menuju jalan yang ber cahaya biru. dinda pun mengikuti ibunda dari belakang. namun saat ingin masuk ke cahaya ter sebut dinda terpental ke belakang. " bunda, jangan tingqgalin dinda, dindaingin ikut bunda saja. bunda, tunggu. saat dinda ber diri cahaya tersebut hilang seketika.


lalu datang lah cahaya putih yang sangat terang benderang di samping cahaya biru tadi. lalu dinda mencoba masuk ke cahaya putih tersebut. lalu dinda kembali ke dunia.


saat dok ter memeriksa, dok ter mengatakan bahwa tidak sampai satu hari istri nya akan ter bangun


"pak, apa bapak tidak mau memperbaiki keadaan anda yang berantakan seperti sekarang...... apa bapak tidak mau menyambut istri bapak yang sudah lama ini terbangun lemah dan akan kembali lagi..... kalau saran saya bapak perbaiki penampilan bapak yang lusuh seperti sekarang sehingga istri bapak akan kembali dengan happy, dan trauma di otak istri anda akan segera meng hilang dan sehat kembali." saran dokter kepada bintang


"baik, saya akan melakukan saran dari dokter" kata bintang dengan semangat.


lalu dokter meninggal kan ruangan dinda.


"ger, tolong belikan satu stel baju lengkap dengan alat pembersih badan nya. karena sebentar lagi istri saya akan terbangun dari tidur panjang nya. " kata bintang langsung menelfon gery sang asisten pri badi nya.

__ADS_1


tak berapa lama gery datang membawa pesanan sang bos nya. lalu kembali ke kantor. karena pekerjaan masih sangat menumpuk.


tak lupa bintang mengabari sang mamah dan papahnya yang sekarang menetap di amerika. ber sama oma dan opa nya bintang.


bintang cepat cepat mandi dan berganti pakaian, ia takut kalu nanti istri nya bangun dia tidak ada di samping nya.


setelah penampilannya rapi ia pun kembali duduk di samping ranjang istrinya. tak lama jari jari tangan dinda kembali bergerak, lalu mata nya mulai ter buka sedikit demi sedikit.


"sayang...., "sapa bintang kepada dinda


"minum" kata dinda dingin dengan suara serak


bintang pun lalu mengambilkan minum nya lalu ia memanggil dokter. dokter pun masuk ke ruangan bintang lalu memeriksa keadaan dinda.


"keadaan nyonya dinda bagus semua, luka jahitan nya juga sudah mulai mengering, mungkin sehari dua hari kalau keadaan nya sudah seratus persen pulih boleh pulang." kata dokter menjelaskan keadaan dinda kepada bintang. lalu dokter pun meninggal kan ruangan tersebut.


tersisalah 2 manusia yang saling diam, bintang memandangi sang istri namun sang istri yang meras di pandangi membuang mukanya kesamping. lalu bintang menyentuh tangan dinda.


" maaf sayang, " ucapan pertama bintang yang keluar dari mulutnya


"dinda pun menangis, ia teringat kembali apa yang di lakukan bintang dulu sebelum ia koma, potongan kejadian kejadian ter sebut seperti ter ngiang ngiang kembali berputar di otak dinda"


"maaf kan kak sayang, maukah kamu mulai dari awal kembali hem...., kakak menyesal sayang"

__ADS_1


__ADS_2