Kehidupan Tak Sesuai Ekpektasi

Kehidupan Tak Sesuai Ekpektasi
nyidam


__ADS_3

...😘happy reading😘...


maaf jika ada yang typo


emmm, gak usah kaka, gini saja dinda udah gempor, apalagi pakai obat kak, bisa bisa dinda mungkin semaput" kata dinda sambil memalingkan wajahnya.


"tapi kamu suka kan sayang, kamu saja menikmati, tadi sambil merem melek ah uh ah uh, lebih cepat lagi hubbi, he he he." bintang tertawa sambil menggoda istrinya


"ih kakak, bugh" dinda melempar guling ke badan bintang. " jangan ganggu dinda, dinda mau tidur...."


hari berganti hari, bulan berganti bulan, sudah 2 bulan tak terasa dinda dan bintang menjalani sebagai sepasang suami istri dalam berumah tangga. dalam dua bulan itu konflik juga masih sering terjadi. namun disini, bintang lah yang banyak mengalah. bintang selalu mengalah kepada dinda, disaat dinda mulai mengambek bintang selalu merayunya. agar mood dinda selalu terjaga.


huek, huek. dinda bangun tidur tiba tiba dia merasakan mual. ia langsung berlari ke kamar mandi.


sayang kenapa. bintang yang merasakan guncangan diranjangnya, lalu pun ikut terbangun.


uuhhh...., kakak, kepalaku pusing sekali...., perutku mual kak....,


ayo kita kerumah sakit sekarang!!!. pinta bintang kepada dinda. "engga usah kak, mungkin dinda cuma masuk angin, nanti juga hilang sendiri...."


yaudah, kakak buatkan teh jahe saja ya..., supaya pusing sama mual kamu reda." "iya kak"


bintang pun turun kebawah untuk membuatkan teh jahe tradisional yang sudah tersedia di nakas dapur.


"loh udah bangun nak...., dinda mana?" kata bunda menyapa bintang yang kebetulan mengambil air putih.


untuk saat ini kebetulan jatahnya bintang dan dinda bermalam dirumah bunda.


" emm, iya bund. ini lagi bikinin teh jahe buat dinda. dinda tadi bangun tidur mual mual bund.." katanya sambil tangannya membuat teh jahe itu.


" eh, apa jangan jangan istri kamu hamil nak?. nanti periksa ya..., bunda temenin. kebetulan bunda off hari ini"

__ADS_1


" belum tau bund, kalo dinda hamil alhamdulillah..... tadi bintang mbujuk dinda, tapi dinda nya gak mau bund."


"yaudah nanti coba bunda bujuk dia" lalu setelqh bintang mengobrol dengan bunda dina, bintang kembali kekamar, ia merasa senang mungkin sebentar lagi ia akan menjadi seorang ayah.


ceklek, bintang masuk kedalam kamar. ia mendapati dinda sedang memejamkan matanya dan wajah dinda tampak pucat.


mendengar suara pintu dibuka, dinda lalu terbangun.


"sayang..., ayo diminum dulu tehnya biar badannya segeran. oh ya honey, kemungkinan kamu hamil sayang..., nanti periksa ya...."


mendengar ucapan bintang dinda lalu mengingat ngingat bahwa bulan ini belum kedatangan tamu.


" oah, aku kan bulan ini belum halangan yak...." dinda mulai bermonolog sendiri


"emmm... apa iya ya kak, kemungkinan juga begitu...."


tok tok tok tok. sayang ini bunda.....,


"sayang, kata suamimu tadi kamu muntah muntah...."


" iya bund, tadi dinda muntah beberapa kali, tapi ini udah mulai reda kok...."


"apa kemungkinan disini udah ada bintang junior?...," bunda sambil memegangi perut dinda " apa kamu sudah telat datang bulan?...."


"kalau bulan ini memang dinda belum halangan bund, tapi kalau disini sudah ada bintang junior dinda belum tau bun."


"nanti periksa ya?..., bunda antar, hari ini bunda libur..."


"iya bund" jawab dinda sambil mengangguk


"ayo kita sarapan dulu, setelah itu kita berangkat"

__ADS_1


"iya" kedua nya pun menjawab


setelah itu mereka beranjak kebawah


"pagi nak...., masih mual nak?, tadi kata bunda kamu mual mual nak?.. sapa papa dody yang sedaei tadi menunggu mereka bertiga turun.


" pagi pa...." jawab keduanya. "iya pa, masih pusing.


" yasudah makan dulu...., nanti kita periksa kedokter ya...."


tiba tiba saat mama dina mengambilkan sayur untuk papa dody dinda mulai bereaksi lagi


"huek huek huek" dinda lari kekamar mandi, lalu diikuti bintang


"kenapa sayang...., "


"mual lagi kaka, bau masakan mamah gak enak bau bawang!!.., dinda gak mau makan, baunya bikin enek."


" kamu mau makan apa honey?..."


" gak mau...., dinda gak mau makan.."


"kamu harus makan sayang...." kata bunda dinda saat ia mendengar penolakan dari dinda


dinda hanya menggelengkan kepalanya, lalu ia duduk terpisah dari ruang makan. bunda dan papa yang sudah menyelesaikan makannya lalu melihat dinda.


" kamu mau makan apa nak?..." kata papa dody, ia tau kalau sepertinya dinda sudah hamil beberapa minggu


"dinda mau makan kacang hijau, tapi dikasih kelapa muda"


jangan lupa like nya ya.....

__ADS_1


menerima kritik dan saran demi kemajuan author


__ADS_2