Kehidupan Tak Sesuai Ekpektasi

Kehidupan Tak Sesuai Ekpektasi
bertemu 1


__ADS_3

...😘happy reading 😘...


maaf kalau banyak yang typo


lalu bunda dina terlihat menuruni anak tangga menuju ke papa dody. " waalaikum salam, gima tadi pa..." kata bunda dinda sambil salam tak zim


heh.... terdengar helaan nafas papa dody sambil duduk dan meminum air putih yang sudah ada di meja.


" sebentar lagi, kita akan kehilangan putri lagi bund, padahal baru saja kita menemukan kebahagiaan lagi.... tadi papa sudah mengobrol banyak dengan nak bintang. kita menggunakan jalur damai, dan sesikit demi sedikit nak bintang akan mendekati dinda. mungkin satu dua hari nak bintang akan kesini." kata papa dody merasa sedih, papa dody dan bunda dina memang harus ikhlas merelakan jika dinda besok nya ikut suaminya.


papa dan bunda juga tidak bisa melarang bintang karena pihak sana masih sah menjadi suami nya.


"iya pa, apakah nanti setelah dinda di bawa suami nya kita masih bisa bertemu ya bund". jawab bunda dina.


dinda tiba tiba memeluk orang tua angkatnya itu, karena ruang keluarga tempatnya mereka dusuk membelakangi tangga, sehingga saat dinda turun, mereka berdua tidak menyadari kalau dinda disana. sebenarnya dari awal saat mereka berdua mengobrol, dinda mengetahuinya dan mendengar semua percakapan nya. dinda mengetahui keresahan kedua orang tuanya sehingga dinda memutuskan untuk diam dan mengurungkan untuk mendekati mereka berdua. saat obrolan sudah selesai barulah dinda mendakati kedua orang tua nya.


eh sayang, ngagetin aja kamu itu. kata bunda mengusir kegugupan karena ke gep putri angkat nya itu.


"emmm, bund pa. boleh dinda meminta sesuatu dari papa dan bunda." tanya dinda beralih menghadap ke papa dan bunda


" apa nak, selama papa dan bunda bisa, maka akan mengabulkan sayang."


" emm gini bund pa, seandai nya kedepan nya dinda kembali dengan kakak bunda sama papa sedih nggak?"


" loh kalo kamu bahagia bunda sama papa juga akan bahagia sayang" jawab papa dan bunda sambil menganggukan kepalanya.


"kalau dinda sudah kembali dengan kakak. apakah dinda masih boleh disini, pa... bund.... karena dinda takut kalau tinggal diapartemen, dinda takut kakak seperti dulu lagi... kalau tinggal di mansion valentino, juga dinda kan sendirian. karena daddy sama mama sama sama sibuk bund pa." kata dinda mengutarakan uneg uneg nya.


" boleh sayang dengan senang hati, rumah ini selalu terbuka buat kamu sayang. jadi kalau kamu mau ginggal disini bersama bintang juga tidak apa apa." kata papa dody sambil diikuti senyum dan anggukan mama dina.


"terima kasih pa.., bund..., sudah mau menerima dinda walaupun dinda tidak anak kandung papa dan bunda. namun kasih sayang bunda dan papa melebihi orang tua kandung dinda" kata dinda sambil memeluk keduanya dan tak terasa air mata kebahagiaan terjun dari pelupuk mata dinda.


satu minggu berlalu. setelah kejadian di maall kemarin saat dinda tak sengaja bertemu bintang, sekarang mental dinda jauh lebih siap. dinda juga sudah mempersiapkan mental nya dengan matang matang. sehingga jika dinda tak sengaja bertemu bintang, maka ia akan lebih berani lagi


bunda dan papa dion masih dikamar mempersiapkan diri untuk pergi bekerja, dinda pun juga tampak nya masih dikamar. berhubung bimbingan skripai dinda dilakukan dengan via online, sehingga ia agak lebih santai.

__ADS_1


setelah itu mereka bertiga memutuskan untuk turun ke bawah untuk melakukan sarapan.


"pagi bund, pagi pa..." sapa dinda kepada kedua orang tuanya


"pagi sayang" jawab keduanya


"sayang hari ini bunda dinas pagi, sehingga berangkat bareng sama papa. nanti kamu kalau butuh apa apa minta tolong bibi aja ya sayang, atau enggak pakai ojek aja. ini kartu kredit dan kartu debit yang sudah diurus papa. gunakanlah untuk membeli kebutuhanmu." kata bunda sambil memberikan kedua kartu tersebut.


" makasih bund, pa... sekali lagi dinda ucapkan terima kasih...." jawab dinda sambil menerima kedua kartu tersebut.


setelah menyelesikan sarapannya bunda dan papa berpamitan untuk pergi bekerja. dan disinilah dinda di rumah sendiri


👣👣👣👣


sementara dimobil bunda mulai membuka suara.


"pah, kenapa nak bintang tidak menemui dinda ya pah. kan kemarin kata papa dua tiga hari bintang akan datang" tanya bunda


"dia sedang sibuk bund smingguan ini. kata dia seminggu ini dia masih mengurus perusahaan cabang yang ada di jepang dan rencananya nanti setelah ia sampai di Indonesia, akan langsung menemui dinda." jawab papa dody.


"berati siang ini nanti bintang akan kerumah ya pa."


"iya pa, bunda percayakan semua sama dinda, memang dinda harus punya waktu untuk berdua dengan bintang. sehingga masalah dinda akan segera selesai."


👣👣👣👣👣


bintang seminggu yang lalu


"ah, ini udah wangi, ini udah rapi" kata bintang sambil bercermin, memutar mutar tubuh nya.


tunggu ya sayang, aku akan membawamu pulang seperti dulu.


namun tiba tiba terdengar suara telepon di meja


kring, kring, kring

__ADS_1


"ah siapa sih, ganggu aja" ternyata yang menelfon asisten gery.


tut," halo ger, ada apa?"


"maaf tuan mengganggu waktunya sebentar, saya akan menyampaikan bahwa perusahaan dijepang mengalami masalah besar," jawab gery sang asisten


"apa kamu tidak bisa mengatasinya" tanya bintang


"tidak bisa tuan, hanya tuan sebagai direksi utama yang bisa menyelesaikan"


"ah brengsek kamu ger, gak tau orang senang saja."


"maaf tuan, kesampingkan dulu urusan nyonya dinda tuan. karena perusahaan lebih membutuh kan anda. "


"iya, beri waktu setengah jam. siapkan semuanya. nanti kita berangkat." tut. telepon diputus sepihak oleh bintang.


ah sial, dasar asisten br***s*k. gak tau bos nya seneng saja. setelah puas mengumpat bintang pun menerima jika ia tidak jadi bertemu dengan sang pujaan hatinya tapi mengurus perusahaan ke jepang


berangkatlah bintang menggunakan pesawat jet pribadinya.


setelah satu minggu berlalu bintang setelah pulang dari jepang, ia langsung ke rumah papa dody. namun sebelum kesana dia meminta izin terlebih dahulu ke papa dody. dan dengan senang nya papa dody meng iya kan.


bintang pun juga meminta sang asisten untuk menyiapkan kuda besi nya sehingga ia bisa langsung bertemu dengan sang pujaaan hatinya.


sampailah bintang di istana papa dody.


setelah bintang izin kepada satpam lalu bintang dengan tidak sabar menekan bel dihadapan nya.


ting tong ting tong


" ih siapa sih, pagi pagi bertamu" kata dinda dari dalam mansion papa dody


"iya, sebentar." ceklek


dibukalah

__ADS_1


"hai" kata bintang dari luar.


dinda yang kaget hanya mematung, seketika tubuhnya beku, mulutnya pun kelu tak bisa ber kata kata


__ADS_2