
...๐happy reading๐...
maaf jika para readers menemukan typo
its ok kak, memang setiap individu pernah melakukan dosa, dan dinda dulu mungkin pernah melakukan dosa. tidak ada setiap individu yang tak luput dari dosa. allah saja sebagai sang pencipta maha mengampuni semua hambanya. masa kita sebagai hambanya tidak bisa memberikan maaf, its ok kak dinda sudah memaafkan kakak. tapi kakak juga harus berjanji jangan lagi menyakiti dinda. " kata sinda membalas pekataan bintang.
"terima kasih sayang, berarti kamu mau kembali ke apartement ?, hidup dengan kakak kembali." kata bintang dengan bahagia
namun di jawab dengan anggukan dinda. " engga!, dinda engga mau tinggal diapartement lagi!. kalau pun dinda ingin kembali berkeluarga lagi dinda hanya ingin tinggal di mansion daddy atau di mansion papa!. kita bisa membagi nya di mansion papa tiga hari dimansion daddy empat hari atau sebaliknya. dan kalaupun nanti disaat daddy dan mama sedang tidak ada dimansion kita bisa tinggal dimansion papa. jawab dinda dengan memberikan syarat
walaupun bintang agak kecewa namun tetap disetujui oleh bintang. " iya kalau kamu maunya begitu, deal" kata bintang sambil memberikan persetujuan kepada dinda. bintang tahu kalau saat ini dinda masih dalam masa pemulihan traumanya.
"oh iya kaka boleh dinda mengajukan syarat lagi ?"
"apalagi sayang apa itu belum cukup?. kalau itu membuatmu senang kakak akan kabulkan" jawab bintang sebenarnya bintah sudah merasa ingin marah, tangannya di bawah juga sudah terlihat mengepal, namun emosinya masih ia redam
"emm jika dinda sudah di nyatakan lulus, dinda ingin menjadi dokter, dinda tidak mau hanya hidup berpangku tangan dan berdiam diri di mansion. biarkan dinda bergaul dengan teman dinda, jangan batasi hidup dinda, jangan cemburu berlebihan seperti dulu. karena dinda sudah tahu batasannya." jawab dinda.
"oke kalau itu maumu, tapi kakak juga mau membuat syarat sepertimu?"
"silahkan kalau itu tidak memberatkan dinda, dinda mau kak?"
__ADS_1
" syaratnya gampang, kamu boleh bekerja boleh bergaul dengan siapa saja, namun perlu diingat kamu tidak boleh bertemu dengan laki laki selain kakak san keluarga kita. kalau pun kamu kamu tidak sengaja bertemu dengannya, maka kamu harus cepat menghindar darinya. jika pun kamu memiliki urusan dengannya cepat selesaikan dan bersikaplah dingin pada mereka." kata bintang juga tidak mau kalah untuk melayangkat syarat
"oke" jawab dinda enteng walau kedepannya ia tidak tahu bagaimana apakah ia bisa menjalqnkan rumah tangga lagi dengan damai atau tidak.
...semua kehidupan manusia sudah di atur oleh allah...
...ketika kita bisa ikhlas menerima maka, ujian akan terasa nikmat dan bisa kita lewati...
...seperti matahari selalu terasa panas,...
...bulan hanya datang jika adanya kegelapan...
...daun daun yang sudah di takdirkan untuk berguguran...
...dan kuncinya hanya kesabaran....
"ayo kak pulang..., kita lanjut saja dirumah . hari sudah mulai gelap kak" kata dinda mengajak bintang pulang
"kita pulang ke mansion daddy ya?" tanya bintang kepada dinda.
"emm ya..., tapi kita mampir ke mansion papa dulu. ada yang mau dinda bicarakan ke mereka.
__ADS_1
lalu mereka berdua melajukan kuda besinya menuju mansion daddy. sesampainya si mansion mereka langsung disambut oleh papa dan daddy. kebetulan mereka berdua ada dihalaman depan sambil menikmati secangkir kopi.
"udah pulang nak?" tanya bunda kepada mereka berdua lalu disambut oleh anak mantunya dengan salim takzim.
"bunda papa, ada yang mau dinda sampaikan kepada bunda dan papa. sebelumnya sinda ucapkan terima kasih karena bantuan bunda dan papa, yang kedua dinda sudah putuskan dinda mau berumah tangga lagi, mau memulai lagi dari awal rumah tangga dinda lagi bersama kak bintang, dan yang ketiga dinda sudah sepakat dengan kak bintang membagi hari. tiga hari dimansion daddy dan empat hari disini atau sebaliknya. seperti dulu yang sudah dinda obrolkan ke bunda dan papa. dan emmm mulai hari ini dinda akan pulang ke mansion daddy, pa bund. apakah boleh?" kata dinda sangat hati hati, karena ia juga harus menjaga perasaan kedua orang tua angkatnya.
"boleh nak, itu hak kamu. selama kamu senag papa dan bunda juga senang nak..." kata papa dody
" dan untuk nak bintang, sekarang tanggung jawab dinda saya serahkan ke nak bintang. jika nanti nak bintang kembali menyakiti dinda, maka serahkanlah dinda kepada saya. walau pun dinda hanya angkat saya tetapi dinda sudah saya anggap menjadi anak kesayangan saya dan mamanya!!" gertak papa dody. sebenarnya papa dody berat melepas anak kesayangannya namun ia juga tak boleh egois
dinda yang mendengar ucapan papanya hanya bisa meneteskan air mata bahagianya. terlihat dari ujung matanya yang berair. lalu dengan rasa sayangnya bintang mengusap air mata dinda dengan lembut.
"terima kasih papa, bunda yang sudah sayang dengan dinda." kata dinda sambil memeluk kedua orang tuanya. bunda yang dari tadi berusaha menahan air matanya supaya tidak terjun, akhirnya terjun bebas juga setelah membalas pelukan anaknya tercinta.
"bintang janji pa, akan selalu menjaga dinda istri bintang ini, bintang janji akan membahagiakannya" kata bintang
"ya, lakukanlah itu memang kewajibanmu. dan buktikanlah, papa tidak hanya mau mendengar dari mulutmu saja, tapi papa juga ingin melihat dari sikap dan perilakumu terhadap anak kesayangan papa, dan untuk dinda sayang, jika suamimu bersikap seperti dulu jangan sungkan sungkan menghubungi papa, dan mansion papa ini terbuka untukmu sayang..." kata papa dody
jangan lupa
like like like nya ya... biar autor semangat menulisnya
__ADS_1
se you next ๐๐๐๐