Kehidupan Tak Sesuai Ekpektasi

Kehidupan Tak Sesuai Ekpektasi
hasil tes dna sudah keluar


__ADS_3

......happy reading......


maaf kalau masih ada yang typo ya...


bu..., saya meminta izin kepada ibu untuk memimang anak ibu yang cantik jelita ini. apakah ibu akan merestui hubungan kami bu...???."


"kalau anak ibu yang bernama mita paramita bersedia, ibu akan merestui kalian. karena kebahagiaan anak ibu adalah yang utama." kata ibu nya mita yang merestui hubungan mereka. mungkin karena cello memperlihatkan sikapnya selama kurang lebih 2minggu terakhir ini dengan baik, sehingga ibunya mia mau merestui hubungan mereka.


setelah mereka mengobrol dan menghabiskan waktu bersama di rumah sakit akhirnya cello pamit juga. ia juga sebenarnya sudah tidak sabar membuka hasil tes dna milik dinda. tes DNA tersebut diambil bersamaan dengan pengurusan administrasi milik ibunya mia ke ruang vvip. padahal awalnya ia lupa, namun karena disaat ia ingin mengurus administrasi, ada orang lain yang ingin mengurus tes DNA seperti bintang itu, sehingga bintang menjadi ingat dengan hasil tersebut.


flasback on


mba saya mau mengurus semua biaya perawatan atas nama ibu sisil...( ibu sisil adalah ibunya mia)". kata cello kepada perawat yang bertugas di ruang administrasi tersebut. tunggu sebentar ya pa..., saya konfirmasi datanya dulu..." kata perawat itu


"ibunya mau apa...???, bisa saya bantu...." kata perawat yang satunya. karena diruang administrasi tersebut ada dua orang yang melakukan pelayanan.


" mba..., saya mau menanyakan berapakah biaya yang di keluarkan untuk tes DNA ya mba....??". kata orang yang berada di samping bintang


oh iya..., kan tadi awalnya gue mau ambil hasil tes dna nya dinda..., kenapa bisa gue bisa lupa..., batin bintang. ia merutuki dirinya sendiri. karena pikirannya sekarang tertuju pada mia, jadi pikirannya untuk mengusut tuntas masalah dinda jadi bercabang bahkan terlupakan.


...( biasa bestie.., orang jatuh cinta terkadang melupakan segalanya..., benar juga kalauada yang bilang bahwa cinta itu buta. ckckck)...


flasback off


" bu..., karena sudah malam cello pulang dulu ya bu...," pamit cello sambil mencium dengan takzim tangan ibu nya mia.


"hati hati nak..., terima kasih semuanya...., maafkan ibu dan mia yang sudah selalu merepotkanmu..." jawab ibunya mia


" iya bu..., sama sama. jangan sungkan dengan saya bu..., anggaplah saya sebagai anak ibu..., sebentar lagi kan cello akan menikahi anak ibu... ibu juga harus sehat ya bu..., supaya besok ibu bisa menggendong cucu ibu..." kata cello sambil melirik kearah mita, mita yang dilirik merasa malu, wajahnya sudah memerah seperti buah tomat.

__ADS_1


"assalamualaikum bu..." pamit cello


" waalaikumsalam...., mita itu cello diantar kedepan..."


"iya bu..." jawab mita. " ayo bang..., mita antar kedepan..". cello pun mengiyakan.


sesampainya didepan, mita pun mencegah cello lalu mita berbalik menghadap ke cello. " bang...., trima kasih.." kata mita sambil memeluk cello


"terima kasih untuk...???"


" untuk semuanya..., terima kasih atas perhatian abang yang sudah abang berikan untuk mita.., walaupun mita selalu menolak abang, namun abang tetap berjuang demi mita. terima kasih juga atas pertolongan abang untuk ibu..., atas nama ibu mita mengucapkan banyak banyak terima kasih. semoga dengan pengobatan yang terbaik ibu juga cepat sembuh walaupun itu mustahil." kata mita sambil menangis sesenggukan.


" iya sayang..., abang juga mengucapkan terima kasih untuk mita yang mau menerima abang..., secepatnya abang akan mempertemukan kamu dengan keluarga abang, sabar ya..." kata cello sambil mengelus kepala mita


"sudah jangan menangis ya..., kan abang belum ngapa ngapain kamu..., udah sana kembali ke kamar. nanti ibu mencarimu. oh iya besok adik adikmu sudah boleh masuk ke ruangan ibu..."


"terima kasih ya bang..., sekali lagi mita ucapkan terima kasih...., abang hati hati..." kata mita sambil melepaskan pelukan cello.


"srek," cello mulai membuka amplop tersebut dengan menyobek ujung amplop dengan hati hati.


hasil tersebut mulailah dibuka oleh cello, kurang lebih lima belas menit cello memahami isi kertas tersebut.


"sudah kuduga....!!!. , ternyata kau benar adikku yang dulu pernah diculik oleh baby suster yang bermasalah itu..." cello sedikit murka karena mengingat kejadian dua puluh silam.


flasback on..


" bu..., saya ijin mau mengajak calli jalan jalan...," kata pengasuh calli dulu


" iya..., cilla di ajak sekalian... sus..." kata bunda dina

__ADS_1


" nanti cilla menyusul bu..., sekarang cilla masih dimandikan oleh pengasuhnya..." kata pengasuh tersebut


"ya sudah kalau gitu hati hati.... jaga anak saya baik baik..." setelah diizin kan, calli dan pengasuhnya keluar jalan jalan. cilla pun sudah dimandikan oleh pengasuhnya, namun karena cilla rewel, pengasuhnya cilla mengurungkan diri untuk jalan jalan, cilla dan pengasuhnya hanya menunggu di halaman samping yang ada di mansion.


calli dan pengasuhnya mulai keluar itu pukul tujuh pagi, namun sampai sore, setelah bunda pulang dari kantor papa calli dan pengasuhnya tidak kembali. dilacaklah mereka berdua dari cctv yang ada disitu. namun naasnya cctv tersebut mengalami pemadaman bersama. sehingga tidak ada satupun cctv yang merekamnya. papa dody juga tak tinggal diam, ia memerintahkan anak buah nya, sampai sampai ia meminta bantuan dengan orang dunia bawah, namun hasilnya juga nihil.


satu bulan berlalu, mereka tak ada yang bisa menemukan calli dan pengasuhnya. namun sore itu tepat satu bulan kehilangan cilla, ditemukan jasad seorang wanita paruh baya dan juga seorang bayi perempuan. namun disini jasad yang bisa dikenali adalah hanya jasad pengasuhnya cilla. sedangkan anak bayi perempuan tersebut sudah tidak terbentuk, hangus dan tidak dapat di identifikasi. namun pihak kepolisian dan keluarga sudah memutuskan bahwa jasad bayi perempuan tersebut adalah calli hermansyah atau sekarang menjadi dinda roses.


disitu keluarga besar sempat terpukul, namun kondiai yang paling parah adalah bunda dina, bahkan bunda dina sempat divonis gila karena kehilangan calli tersebut."


flasback off


"habis ini gue akan merundingkan dengan papa. kalaupun nantinya papa tidak mau mengusut tuntas biar gue sama bintang aja yang akan mengurusnya. bintang juga kemarin dikantor sudah sepakat ingin membantu tuntas masalah dinda ini." kata cello sendirian di dalam mobil sambil mengemudikan mobilnya dengan serius. kuda besi milik cello membelah ibu kota dengan sangat kencang, bahkan lampu merah pun tak sadar ia trobos.


sampai dirumah pukul sepuluh malam. cello mulai memasukan kuda besi miliknya tersebut ke garasi mansion. setelah itu cello masuk dengan membawa amplop tersebut


ceklek. pintu pun di buka oleh cello


bersambung.....


besok lagi ya......


jangan lupa.....


like.....


komen......


vote.....

__ADS_1


mimin tidak memaksa kalian untuk menyukai karya mimin.... kalau anda tidak menyukai karya mimin bisa meninggalkan novel mimin. kalau pun ingin berkomentar komentar lah dengan bijak ya....


salam sayang dari mimin..., selalu jaga kesehatan, jaga hati, saranghaeyo...


__ADS_2