
😘happpy reading 😘
maafin kalau ada yang typo ya..
dinda yang merasa tidak enak lalu berkata " eh maaf ya kak, seharuskan dinda yang ngelayanin kakak"
tidak papa sayang, karena kamu tadi malam sudah bekerja keras, sekarang gantian kakak yang manjain kamu. kata bintang sambil menggendong dinda, dinda yang masih bertelanjang akibat pertempuran tadi malam merasa malu, lalu ia menutupi barang sensitifnya dengan kedua tangannya. lalu bintang memasukkan dinda kedalam bath up yang tadi sudah disiapakqn bintang
karena mendapatkan perlakuan manis, dinda pun membalas dengan senyuman. dan berkata "kakak keluar dulu ya kak. biar nanti cepat selesai"
yaudah, kakak keluar dulu, nanti kalau sudah selesai panggil kakak ya.
etelah bebe rapa menit dinda menyelesaikan mandinya ia keluar dengan menggunakan bathrobe yang ada digantungan kamar mandi. lalu dinda keluar pelan pelan
ceklek.
saat mendengan pintu dibuka bintang yang sedang memainkan handphonenya lalu menoleh ke dinda sambil berkata "tadi kan sudah kakak bilang kalau udah selesai bilang kakak.
tapi dinda menolaknya dengan halus "maaf kak. nggak papa lagian dinda juga bisa jalan sendi, nda ganti dulu ya kak. kata dinda sambil melangkah menuju ruang wadrobe.
lalu bintang mengangguk.
setelah keduanya rapi, mereka berdua turun kebawah untuk melakukan sarapan.
"pagi bi", kata dinda menyapa sang bibi." hari ini masak apa bi"
"hari ini bibi cuma masak sayur sup sama ayam goreng nyonya, maaf kalau tidak suka" kata bibi sambil menunduk hormat
" ayo bi, kita makan bareng disini" kata dinda sambil menarik kursi makannya.
"tidak usah nyonya, saya makan nanti saja" tolak bibi
"sekalian bi"
lalu bintang yang dari tadi sudah duduk dan hanya mendendengar obrolan bibi dengan istri tercintanya lalu menatap bibik, dan mengisyaratkan bahwa bibi ikut bergabung.
"iy iya nyonya, terima kasih. " kata bibi sambil tersenyum melihat kedua temannya
setelah mereka semua menyelesaikan makanannya mereka bersiap siap untuk kekampus dan kekantor. hari ini dinda diantar langsung oleh bintang.
dinda dan bintang menuju ke bastmane apartemen lalu mereka masuk kedalam mobil, sesampainya di mobil dinda berkata "kak, emangnya hari ini kakak nggak sibuk?, dinda gak ngrepotin kakak?."
__ADS_1
"dengerin ya sayang, kakak itu yang punya perusahaan, sesibuk sibuknya kakak, kakak masih bisa keluar, apalagi kalau buat kamu, kakak akan selalu ada buat kamu sayang." kata bintang sambil mengacak rambut dinda.
"yaudah kita berangkat sekarang ya..." kata bintang sambil menyetir mobilnya menuju kampus dinda.
tak terasa mobil pun sampai diparkiran kampus.
"sayang, nanti kalau sudah selesai telfon kakak ya..."
"siap komandan," kata dinda sambil cengengesan keluaar mobil
jam di dinding terus berputar, tepat pukul sepuluh dinda keluar kelas, lalu ia menghubungi bintang.
tut tut tut. dinda melakukan panggilan telephone kepada bintang
"halo, assalamualaikum kak, dinda udah keluar kelas. kaka jadi jemput apa tidak. kalau nggak jadi dinda naik taksi online saja." dinda berkata seperti itu karena ia tau pekerjaan suaminya sangat banyak
waalaikum salam, sayang, tunggu sebentar. kakak otw sekarang.
dinda menunggu bintang, di taman samping parkiran kampus, saat dinda duduk dan memainkan hp nya, tiba tiba zayn duduk disamping dinda.
"hai, kamu sendirian duduk disitu, boleh aku duduk disini." kata zayn sambil mendudukkan
"eh, zayn. duduk aja lagian ini juga tempat duduk umum, kenapa kamu harus minta izin ke dinda." kata dinda ketus
"zayn, dinda pamit dulu, dinda sudah di jemput. dinda berkata sambil melangkah menjauh dari zayn dan menuju parkiran
"din, dinda, tunggu."kata zayn memanggil dinda, namun siempunya ridak menoleh sedikit pun.
"maaf zayn, aku harus menjauhi kamu, karena aku takut kakak menghukum dinda seperti kemarin"
sebenarnya dinda mendengar zayn memanggil dirinya, namun dinda pura pura tidak mendengar, karena ia takut akan kejadian tempo kemarin saat bintang menghukum dinda sampai seharian tidak bisa jalan.
"disaat dinda sampai parkiran, bintang pun juga sampai." lalu dinda langsung masuk kedalam mobil milik bintang.
karena tidak mau lama lama, mobil sport milik bintang mulai membelah ramainya jalanan
"tadi kamu nunggu dimana sayang." tanya bintang kepada dinda. sebenarnya bintang sudah tau dari bodyguard yang di tugaskan untuk menjaga dinda, kalau tadi saat dinda menunggu bintang, ia duduk ditaman dan zayn pun menghambiri dinda.
"ehm," dinda tampak berpikir. " tapi kakak jangan marah ya...., janji"
"iya, kaka nggak marah asalkan kamu jujur," kata bintang sambil memegang tangan dinda
__ADS_1
"ehm, tadi kan kakak agak lama, jadinya dinda tadi menunggu kakak ditaman samping parkiran itu," kata dinda sambil menunjuk kearah taman.
"terus saat aku baru saja duduk, zayn pun ikut duduk disana kak, trs dia bilang boleh nggak kalau zayn duduk di sebelah dinda. terus dinda jawab boleh, lagian kan disitu tempat umum kak, jadinya siapa saja boleh duduk disitu. ehm kakak jangan marah ya... , dinda tadi kan gak ngapa ngapain sama zayn."panjang lebar dinda menerangkan kepada bintang.
"heem," kata bintang datar
"tak terasa, mobil pun sudah masuk di pemakaman ibunya dinda.
dinda san bintang menuju ke komplek pemakaman milik sang bunda. namun disaat sampai di depan makam sang bunda, dinda pun mulai menitihkan air matanya.
"assalamualaikum bunda, dinda sampai disini, maaf kalau dinda sudah lama enggak kesini.
bintang yang melihat istrinya sedih, ia langsung merangkul pundak dinda sambil berkata, "sudah jangan bersedih, kita disini kan mau ziarah, doakan saja jangan menangis. nanti kalau kamu menangis, bunda di atas sana ikut menangis.
dengan sayangnya bintang mengelus pundak dinda. setelah dinda tenang, bintang pun mulai berbicara. "sayang, sudah nangisnya?. ayo berdoa"
dinda pun pun tersenyum lalu mengangguk, tanda mengiyakan ucapan bintang
setelah selesai, mereka pun berencananya akan menyambangi ayah dinda. sekalian dinda ingin mengambil berkas kuliahnya yang masih tertinggal di rumahnya.
namun, baru beberapa meit mobil yang di tumpangi keduanya keluar dari komplek pemakaman bintang pun menepikan mobilnya,
dinda mengerutkan dahinya, tanda ia bingung, lalu dinda bertanya kepada bintang. "kenapa berhenti disini kak?"
lalu bintang pun meng hela napas " kamu yakin mau menyambangi ayah ?"
lalu dinda menjawab "iya kak, memangnya kenapa?. kan sekalian dinda mau ngambil berkas yang tertinggal di rumah.
"yaudah kalau yakin, tapi kamu harus janji. nanti kamu tidak boleh menangis." ucap bintang. namun didalam hati bintang pun berkata "kasihan sekali kamu sayang, setelah ayahmu menjual dirimu, ia malah bersenang senang dengan sekertarisnya. bahkan ayahmu saja tidak ingat kalau mempunyai kamu
bersambung.....
besok lagi ya......
jangan lupa.....
like.....
komen......
vote.....
__ADS_1
mimin tidak memaksa kalian untuk menyukai karya mimin.... kalau anda tidak menyukai karya mimin bisa meninggalkan novel mimin. kalau pun ingin berkomentar komentar lah dengan bijak ya....
salam sayang dari mimin..., selalu jaga kesehatan, jaga hati, saranghaeyo...