
...😘 happy reading 😘...
maaf kalau ada yang typo...
" besok sore setelah dinda pulang kuliah tolong temani saya untuk menemui pengacara johan untuk mengurus surat surat ter sebut lalu urus sampai beres. pastikan kamu harus ber hasil merebut kembali aset aset yang dimiliki istri saya." kata bintang yang masih terhubung di dalam ponsel gery
"baik tuan"
lalu tel fon tersebut dimatikan sepihak oleh bintang. karena hari sudah malam bintang ikut merebah kan badannya ke samping tubuh dinda.
jam dinding pun terus berputar, jarum panjang dan jarum pendek saling berlomba mengitari polosnya, terdengar suara suara merdu dari kumandang adzan subuh menelisik ketelinga dinda, sehingga dinda terbangun dari tidurnya.
dinda merentangkan tangannya lalu beranjak dari ranjang untuk menunaikan kewajibannya sebagai seorang muslim. setelah itu dinda melanjutkan untuk mengaji sebentar.
alunan tartil bacaan dinda menggema di kamar tidur mereka ber dua, bintang yang mendengar alunan suara indah yang menari nari digendang telinganya merasa terusik, lalu ia membuka matanya, memandangi dinda.
" sayang udah, selesai."
"kakak nggak solat" kata dinda.
"apa allah mau menerima kakak yang pendosa ini, kakak juga tidak tau bagaimana caranya solat, memang kakak terlahir sebagai seorang muslim, tapi kakak tidak pernah diajarkan bagaimana cara melakukannya sedari kecil oleh orang tua kakak." kata bintang curhat dengan istri tersayangnya.
"kak, allah itu maha pemaaf, allah akan memaafkan orang yang mau bertaubat, nanti kalau kakak mau belajar solat kita minta ajar pak kyai atau beli buku tentang ajaran solat ya kak. mau?"
"mau" jawab bintang
"sayang, kita urus aset aset kamu ya sayang, nanti kita datang ke tempat pengacara johan, untuk merebut aset kamu yang di kuasai ayahmu."
" eemm. biar kan aja kak, toh harta tidak di bawa mati, cukup kakak jaga hati untuk dinda, setia, selalu ada buat dinda, karena dinda disini sudah tidak punya siapa siapa lagi selain kakak." jawab dinda sambil tersenyum
" kalau kamu tidak mau untuk dirimu sendiri, anggaplah itu punya bunda sayang, itu satu satunya peninggalan bunda yang masih tersisa sayang ." jawab bintang berusaha merayu
"yaudah terserah kakak, dinda serahkan semua pada kaka.
"nanti kamu kuliah pulang jam berapa?"
"dinda nanti selesai matkul jam 4 sore kak"
" yaudah, nanti kakak jemput sekalian langsung ke tempat pengacara johan."
"iya" jawab dinda sambil menganggukan kepalanya.
setelah berbincang bincang tak terasa jam dinding sudah menunjukan pukul 7 pagi, lalu dinda mulai beranjak untuk mandi
"kak, dinda mau mandi dulu ya,"
"mandi bareng sayang, "
__ADS_1
"gak usah kak, mandi sendiri sendiri aja nanti lama." jawab dinda sambil masuk kedalam rumah nya yang tahu kebiasaan suaminya jika mandi bareng maka akan ada kegiatan plus plus nya.
bintang pun menyeringai, namun secepat kilat dinda masuk ke kamar mandi lalu menguncinya.
tok tok tok tok
"buka sayang, kata bintang sambil menggedor pintu kamar mandi.
"sebentar kak" jawab dinda
bintang pun terus menggoda sang istri, padahal dia tidak berniat untuk masuk kedalam.
setelah menunggu beberapa saat dinda keluar dengan badrob yang menampakkan paha mulusnya, bintang pun menatap kearah dinda dan meneguk saliva nya dengan susah payah. dinda yang mendapat tatapan mata bintang yang ingin menelanjanginya langsung masuk keruangan wadrob, ia melangkah cepat dan berkata "udah sana kakak mandi, airnya sudah dinda siapkan, nanti pakaiannya dinda siapkan juga."
lalu bintang menghampiri dinda "cium dulu" sambil menunjuk bibirnya,
muach dinda mencium bintang dan mendorongnya ke kamar mandi "udah kakak mandi dulu, aku mau siqp siap karena hari ini ada kuliah pagi."
karena hari ini dinda berangkat pagi dan bintang ada meating pagi mereka berangkat sendiri sendiri diantar oleh sopir. namun ketika masuk dinda masuk ke kelas hp nya berbunyi.
ting ting ting bunyi notif hp tersebut
lalu dindamembuka hp nya. "ih siapa ini", terlihat notif suami dingin lalu ia bukalah pesan chat dari suaminya ter sebut
"sayang, nanti pulang kuliah kakak jemput, terus kita ke rumah pengacara johan ya, kita harus segera menyele saikan nya supaya kita bisa hidup tenang sayang." isi chat dari bintang
dinda mengikuti kelas nya dengan lancar, hari pun terus berganti, jam dinding pun terus ber putar. sampailah dinda di taman dekat parkiran, dia duduk di tempat faforitnya.
namun saat ia ingin duduk, di tepuklah pundak dinda dari belakang,
"hei, kok aku udah lama gak lihat kamu din. kemana aja din" kata zayn sambil memposisikan duduk disamping dinda.
"emmm, gak ke mana mana, kamu aja yang gak kelihatan." jawab dinda dengan nada ketus. sebenarnya tadi dinda ingin memberikan kabar kepada bintang, namun karena berbincang bincang dengan zayn dinda lupa mengabari bintang.
sementara di kantor
👣👣👣👣
" ger, setelah ini sudah tidak ada meeting lagi kan?. tanya bintang kepada gery.
" tidak ada bos, oh iya bos, nanti jadi ke tempat nya pengacara johan?." jawab asisten gery
"jadi" jawab bin tang
"bukan nya ini sudah waktunya nyonya dinda pulang tuan."
"oh iya, sekarang kan sudah jam 5 kenapa istri saya belum telfon ya, ya sudah kalau gitu saya langsung saja ke kampus. nanti kamu menunggu di tempat pengacara johan. dan ini, surat wasiat ibunya dinda untuk diserahkan kepada pengacara johan." kata binta ng sambil menyerahkan surat wasiat tersebut kepada asisten pribadinya.
__ADS_1
bintang sengaja tidak mengabari dinda, apa saja yang dilakukan oleh istri tercintanya jika tidak ada yang mengawasi, karena kebetulan hati ini kedua bodiguard yang diam diam mengawasi istri nya sedang izin, sedangkan untuk bodyguard cewek yang ikut kuliah dengannya dalam kelas yang sama itu juga sedang mengurus administrasi terkait perpindahannya dari kampus lama ke kampus baru yang sama dengan dinda.
bintang melajukan kuda besinya dengan kencang, ia juga dengan sengaja mengganti type mobilnya, supaya dinda tidak tau jika dirinya sedqng mengintai istrinya.
sampai di pelataran kampus bintang memasuki parkiran dengan tenang. bintang melihat seorang yang tidak asing bagi matanya, karena posisi taman membelakangi parkiran jadi dinda tidak melihat mobil suaminya sudah sampai.
bintang yang melihat istrinya berduaandengan pria lain, merasa panas.
tergopoh gopoh bintang keluar dari dalam mobil menuju taman dimana istrinya berada, dengan emosi yang memuncak bintang menghampiri dinda. dicengkramlah lengan dinda.
"gini ya, kamu dibelakang suamimu." tanya bintang dingin kepada dinda.
"eh, kakak. maaf tadi dinda lupa" kata dinda takut.
"alasan, apa gini kelakuan kamu dibelakang saya" kata bintang dengan mencengkram kuat lengan dinda.
zayn yang melihat dinda di cengkram pun merasa tidak terima.
"hey sama cewek itu jangan kasar" kata zayn sambil menunjuk muka bintang.
"hey kamu siapa, ini istri saya, jadi saya yang berhak dengan istri saya. inget, saya peringatkan sekali lagi, jangan berani sekat dekat dengan istri saya. jika anda masih nekad berani mendekati istri saya, kamu akqn tau sendiri akibatnya." kata bintang, yang semula mencengkram lengan dinda, sekarang beralih mencengkram dagu zayn.
"saya tidak takut" jawab zayn menantang bintang
"
bb
...jadilah kamu seperti matahari...
...walaupun malam kamu menghilang, tetapi, siang kamu akan muncul lagi....
...dan jangan jadilah kamu seperti hujan, yang akan muncul sesuka hati lalu pergi meninggalkan dan muncul lagi sesuka hati...
bersambung.....
besok lagi ya......
jangan lupa.....
like.....
komen......
vote.....
mimin tidak memaksa kalian untuk menyukai karya mimin.... kalau anda tidak menyukai karya mimin bisa meninggalkan novel mimin. kalau pun ingin berkomentar komentar lah dengan bijak ya....
__ADS_1
salam sayang dari mimin..., selalu jaga kesehatan, jaga hati, saranghaeyo...