
...😘happy reading😘...
warning... bocil harap skip ya...
maaf ya kalau ada typo
bintang pulang diantarkan oleh sopir. sampainya di apartemen bintang langsung bergegas melangkah keunitnya. namun saat ia ingin masuk ke lift, bintang merasa ada yang mengikuti, saat tengok kanan dan kiri ia tidak melihat satupun orang disitu.
jiwa mavia bintang sangat kuat, sebenarnya ia mengetahui kalau ia sedang diikuti oleh musuhnya, namun untuk sekarang ia tidak mau mengambil tindakan dulu. bintang hanya memantaunya dari kejauhan, selama musuh belum terlalu mengancam, ia juga tidak mau memulainya.
bintang masuk ke dalam apartemen, ia mendapati istri tercintanya sedang menyajikan kue "eeeehhmm enaknya" kata bintang sambil memeluk pinggang dinda.
"cobain kak..., ini buatan dinda sendiri lo.... dinda masak sendiri lo..." kata dinda ia terlihat happy, ia lalu memberikan sepotong kue dari loyangnya kepada bintang
bintang memasukkan kue satu suapaan kedalam mulutnya lalu ia berkata, "wah enak sekali ini sayanh...."
"beneran kak..." kata dinda girang. " cobain ini..." bintang ganti menyuapi dinda dengan sendok yang sama
"eemm iya kak ternyata enak banget... padahal ini resep pertama dinda membuat kue ini... hanya dengan ilmu kira kira."
tiba tiba dengan wajah sendu dinda berkata sama bintang, "kak, boleh kah dinda ke makam mamah. dinda kangen sama mamah kak?. kalau kakak memgizinkan, besok dinda habis pulang kuliah akan ke makam mamah kak, kebetulan makul kuliah dinda cuma 1 dan itu pagi hari kak. setelah ke makam dinda mau mampir kerumah ayah kak.
"boleh, tapi nanti kakak yang ngantar ya, nanti kemakam bareng kakak ok." kata bintang sambil menghabiskan kue yang tadi dinda buat
"emang besok kakak nggak ngantor."
"enggak"
"kakak mandi gih." dinda menyuruh bintang untuk mandi
"mandiin ya" kata bintang. dinda yang diajak pun tidak menolaknya. lalu mereka berdua masuk kekamar.
sesampainya di kamar bintang mengurungkan niatnya untuk mandi, bintang menarik dinda lalu mereka berdua terjatuh disofa dan dinda juga ikut terjatuh diatas pangkuan bintang.
"katanya mau mandi kak?" tanya dinda kepada bintang. "sebentar aku maunya kamu" kata bintang sambil tangannya menelusuk masuk kedalam kaos dinda
__ADS_1
"aaahhhh kakak" suara erangan dinda tanpa sengaja keluar dari mulutnya, sebernarnya dinda berusaha menahan suara tersebut supaya tidak keluar dari dalam mulutnya namun karena tidak kuat sehingga tanpa sadar dinda mengeluarkan suara gaib tersebut.
bintang yang mendengar suara gaib tersebut yang keluar dari mulut dinda tambah bersemangat.
bintang yang awalnya hanya memasukkan tangannya kedalam baju dinda, sekarang membalikkan tubuh dinda menjadi berhadapan lalu bintang menyambar bibir dinda
“Boleh” tanya bintang lalu disambut dengan Anggukan kepala istrinya membuat bintang jadi lebih bersemangat untuk melancarkan aksinya. la sudah tidak tahan sejak tadi.
Bahkan adiknya sudah mulai merespon dibawah sana. Bintang mulai bermain pada bibir istrinya. Menyesapnya dengan sangat rakus, Dan menuntut. “ Kak kakak.
Akh.....". Lenguhan dinda pun akhirnya keluar dengan sendirinya ketika bintang sudah mulai bermain pada benda kenyal yang menonjol milik dinda . Bahkan salah satu tangan bintang juga sudah menyusup masuk kedalam dress istrinya, Dan mulai memainkan pintu surga dibawah sana.
"Kak. Akhh..". Racau istri tersayangnya dengan menahan hasrat nya yang sudah diciptakan oleh suaminya itu. Tapi menurut bintang itu terdengar sangat menggoda dan begitu merdu di telinga bintang.
Mendengar suara suara merdu yang keluar dari bibir sang istri. Membuat bintang sudah sangat tak sabaran lagi untuk memulai penyatuan nya. la langsung menanggal kan semua benang yang melekat di tubuhnya dengan sangat terburu buru. Lalu melemparnya asal, hingga berserakan di lantai.
Tapi mulut bintang pun aktif dibawah sana menjulurkan lidahnya dengan sangat lihat. Membuat pintu surga menjadi semakin lembab.
"Basah". Celetuk bintang sambil tersenyum licik. la bisa melihat wajah dinda yang sudah menahan hasratnya. Bintang pun paham jika istrinya pun sudah tidak tahan lagi untuk memulai olahraga panas itu. Lalu bintang membopong ala bridal shower menuju ranjang tempqlt tidurnya
"Sekarang kak. Lirih dinda sambil mereman ujung sperai.
"Okay sayang Are you ready sayang.... kakak madukan sekarang ya...??" jleb.
*akh kaka.".
"ah dinda..., tahan sayang...
. Keduanya saling meracau nikmat. Sama sama melenguh menikmati indahnya surga dunia Menciptakan rasa puas serta kabaran api gairah yang membuncah. Sampai sampai bercucuran keringat dan peluh.
Realitanya semua omongan akan lupa din jika serdang begini. Bagitupun dengan bintang dan dinda Keduanya sama sama lupa diri. Ssshhh suara suara jeritan kenikmatan yang saling bersahut sahutan. Bahkan sekarang mereka sudah bertukar posisi Hingga dinda yang menjadi pemain inti Sampai pada erangan panjang suaminya yang menandakan puncak permainan telah tiba.
Dinda mengerang sambil memejamkan matanya. Sedangkan milik bintang sudah meryemburkan lahar panasnya kembali di dalam sana. Hingga terasa begitu hangat sampai ke dinding rahim dinda. "I love you sayang. Dinda hanya membalas dengan senyuman".
lalu dinda dan bintang tidur berpelukan.
__ADS_1
pagi hari, bintang bangun lebih dulu, ia lalu membangunkan dinda, dengan lembut gilang membangunkan dinda sambil menggoyangkan tubuh dinda. "sayang bangun, kamu ada jadwal kuliah pagi kan. kata bintang membisikkan ke telinga dinda. dinda yang merasa ada yang memanggilnya lalu membuka matanya pelan.
"euh", dinda mulai membuka matanya dengan pelan. "eh, kak. ini jam berapa... kata dinda dengan menoleh kearah suaminya. karena bintang sedang duduk mengamati istrinya itu
"kak... aku cape sekali..., kakak sih..., mainnya gak ada capeknya... dinda aja tisur jam 3 pagi...
"iya, maaf ya sayang membuatmu kelelahan, yaudah ayo mandi, airnya sudah kakak siapkan...,"
dinda yang merasa tidak enak lalu berkata " eh maaf ya kak, seharus kan dinda yang ngelayanin kakak..., ngga kakak yang nyiapin"
" tidak papa sayang..., karena kamu tadi malam sudah bekerja keras memuaskan kaka..., sekarang kita bisa gantian kakak yang manjain kamu. kata bintang sambil menggendong dinda, dinda yang masih bertelanjang akibat pertempuran tadi malam merasa malu, lalu ia menutupi barang sensitifnya dengan kedua tangannya.
"kak ih..., kenapa langsung digendong sih... kan dinda gak pakai apa apa..."
" gak usah malu sayang..., kakak sudah melihat semuanya..., ini ini ini ini dan ini sudah menjadi milik ku sayang..." kata bintang mendudukan dinda di atas kloset.
"
karena mendapatkan perlakuan manis, dinda pun membalas dengan senyuman. dan berkata "kakak keluar dulu ya kak. biar nanti cepat selesai"
yaudah, kakak keluar dulu, nanti kalau ad!a apa apa panggil kakak ya....
bersambung.....
besok lagi ya......
jangan lupa.....
like.....
komen......
vote.....
mimin tidak memaksa kalian untuk menyukai karya mimin.... kalau anda tidak menyukai karya mimin bisa meninggalkan novel mimin. kalau pun ingin berkomentar komentar lah dengan bijak ya....
__ADS_1
salam sayang dari mimin..., selalu jaga kesehatan, jaga hati, saranghaeyo...