
Semua berjalan baik baik saja bagi kehamilan putri Alice maupun Lily. Para orang tua terutama raja Claude dan Ratu Claudya mulai bisa memahami situasi putra dan putri mereka.
Sebagai keputusan terbaik, Raja Claude meminta Pangeran Jonathan untuk jangan pernah menginjakkan kaki di istana utama jika ingin menghabiskan hidup bersama Lily maka keduanya hanya akan berada di wilayah kastil Orion. Tidak diperkenannya bagi pangeran Jonathan beserta keturunan nya kelak untuk keluar dari wilayah perbatasan kastil Orion yang terhubung dengan dunia luar.
Disaat raja Claude dan Ratu Caludya sibuk membenahi pencitraan agar rakyat tidak tersebar pembicaraan miring tentang keluarga istana, Natasha Romavov dan suaminya Max terus memberikan dukungan untuk Nathan dan Lily.
Rahasia jika Lily adalah putri kandung Natasha dan Max Romanov tetap terjaga, tidak satupun orang tahu hubungan darah diantara mereka.
Natasha Romanov sering mengunjungi kasti Orion untuk memastikan kondisi kehamilan Lily dengan alasan karena Lily adalah manusia berdarah suci yang rapuh jadi sebagai sesama wanita berdarah murni Natasha Romanov merasa bersimpati terhadap Lily.
Hingga menjelang usia kehamilan fase akhir, Natasha Romanov rutin mengunjungi Lily beberapa hari sekali, sekedar memastikan ibu hamil dan calon bayinya baik baik saja dan siap untuk menjelang waktu persalinan yang bisa datang tiba tiba.
__ADS_1
Selain ibu Natasha Romanov, ada juga tabib Jeane yang juga rutin memeriksa kestabilan janin setiap tiga hari sekali.
Mendapatkan perhatian dari banyak orang atau lebih tepatnya kaum vampir membuat Lily merasa terharu, mereka adalah dua ras berbeda namun karena kehamilan yang sedang dia alami membuat dua ras bersatu.
Pikiran Lily memang terlalu polos, hingga tidak berani memikirkan hal hal diluar kemampuan berpikirnya.
Kondisi kehamilan fase Akhir membuat Lily semakin aktif berperilaku mirip kebiasaan bangsa vampir, salah satu kebiasaan Lily adalah meminum darah rusa segar.
Nathan sendiri menyadari perilaku Lily tidak sepenuh nya adalah Lily, namun janin yang dikandung ya calon anak mereka memiliki karakter dominan yang mendominasi induknya.
Malam ini tidak terasa seperti malam biasanya, Tubuh Lily merasakan hawa panas yang liar, hawa panas yang membuat Lily menginginkan udara di alam terbuka.
__ADS_1
"Nathan, gerah sekali.. bawa aku keluar.. " ucap Lily lirih sambil usel usel di dada Nathan yang sedang bersandar di dashbo ranjang.
"Ini hampir tengah malam, cuaca diluar pasti mencapai titik beku baby, berbahaya untukmu.. " suhu beku di wilayah Kastil Orion pasti akan membuat manusia biasa mengalami hipotermia parah karena lokasi wilayah yang memang berada di wilayah pegunungan tertutup salju sepanjang tahun.
"Tapi aku tidak bisa tidur, calon bayi ini terus berontak, lihatkan bagaimana dia menendang perutku kuat sekali. Dia tidak akan tenang sebelum keinginannya terpenuhi, ayolah... " Lily menatap Nathan dengan memasang wajah sedih dan sorot mata menggemaskan seperti anak puppy.
Puppy eyes yang sulit ditolak.. hingga akhirnya Nathan tidak ada pilihan lain selain menuruti keinginan Lily.
"Baiklah baiklah.. ayo kita keatas kastil, kita lihat aurora bagaimana ?" ucap Nathan yang kemudian menggendong Lily ala bridal.
Dengan satu gerakan cepat dan kuat pangeran Jonathan berhasil membawa Lily ke atas . Bagian atas kastil yang memang didesain menyerupai taman sederhana dengan beberapa kursi malas dan meja.
__ADS_1
Dengan pelan Nathan duduk di kursi dengan Lily diatas pangkuannya. "Aku bisa duduk sendiri Nathan. " ucap Lily yang merasa pasti bobot tubuhnya sangat berat.