
"Bagaimana kabarmu heumm ?" lanjut Damon bertanya.
Suara tapak alas kaki keduanya cukup memecah keheningan malam di atas salju tipis yang menutupi sepanjang jalanan bahkan seluruh kota.
Lily mengenakan mantel tebalnya dengan sepatu boot khusus untuk cuaca bersalju tidak lupa penutup telinga juga. Sedangkan Damon dia hanya mengenakan jaket basa dengan sepatu boot dan penutup kepala . Penutup kepala yang di pakai Damon bukan untuk melindungi dari dinginnya suhu udara malam yang bersalju melainkan untuk menyamarkan kehadiran dirinya di kota tersebut.
Saat ini Damon sedang dalam pelarian, usai kejadian malam naas itu Damon yakin pasti cepat atau lambat dirinya akan tertangkap entah oleh pihak berwenang dikota setempat atau pihak berwenang dari bangsa vampir.
Lily mengajak Damon makan di sebuah restoran daging yang masih buka saat malam hari, sengaja Lily memesan olaham daging yang masih segar dan di masak setengah matang.
__ADS_1
Tidak mungkin aku pesan daging segar yang masih mentah bukan ? Kalau dia mau makan daging segar yang mentah kan bisa berburu langsung.. Batin Lily ketika menentukan pilihan menu.
Sedangkan Damon yang duduk menghadap Lily tampak menyangga dagu sambil tersenyum seolah berkata ." Dia tahu apa yang aku butuhkan meski aku tidak mengatakannya.. "
Kemudian sambil menunggu pesanan siap, Lily dan Damon saling bertukar cerita menanyakan kabar dan kesibukan satu sama lain.
"Aku tidak menyangka pemilik restoran Rhea yang terkenal itu adalah kamu Lily.. Aku sering mendengar orang membicarakan tentang koki wanita yang bekerja di restoran Rhea, dan aku penasaran ingin menikmati hidangan dari sang koki tersebut yang ternyata adalah kamu, Lily.. " Ucap Damon dengan senyum lebar ala iklan pasta gigi.
"Lalu apa yang terjadi dengan Nathan sampai kamu pergi dari kastil Orion ?" Damon pura pura bertanya dengan polosnya.
__ADS_1
Padahal Damon tahu apa yang terjadi, semua yang terjadi di kastil Orion hari itu Damon tahu semuanya.
"Nathan ? Hhmm.. sepertinya saat ini dia sedang menikmati kehidupan barunya sebagai pasangan suami istri dengan nona Alice.. Mereka pasangan yang sangat serasi bukan ?" Lily tersenyum getir mengingat bagaimana dia rela melepaskan kekasih vampir yang telah merenggut jiwa dan raganya.
"Nathan dan Alice ?? mereka menikah ?? Really ??" Damon benar benar jago bermain ekspresi polos membuat lawan bicaranya menjadi merasa terpancing untuk mengatakan semuanya.
"Ya.. karena mereka akan segera menikah makanya aku dikembalikan ke dunia manusia. Oh iya Damon, apa yang sebenarnya kamu lakukan di kota ini ? bukankah seharusnya kamu berada di dunia vampir dan menjadi pangeran kesayangan rakyat ?" Lily mencoba mengalihkan topik pembicaraaan.
"Ahh itu... Sebenarnya aku tidak hadir dalam acara pernikahan adik ku Nathan dengan Alice karena aku sedang ditugaskan untuk berada didunia manusia sebagai salah satu perwakilan dari ayah Claude. " ucapan Damon seolah olah dirinya tidak tahu menahu apa yang sebenarnya terjadi.
__ADS_1
"Lalu apa yang membuat kamu seperti ini Damon, lihatlah penampilanmu benar benar bukan seperti seorang pangeran vampir melainkan seorang gelandangan yang tidak punya tempat tinggal. " ucapan Lily sangat tepat, bagaimana pria didepannya adalah seorang pangeran vampir ras murni jika penampilannya sangat kumal dan bau..