
"Long time no see baby... " suara deep voice dengan seringai tengilnya membuat putri Alice seketika menandang pria itu.
"Bajingan kamu Damon !! " putri Alice marah, sekali lagi dirinya kecolongan.
"Jangan terlalu kasar baby, aku tahu kamu menikmati sentuhanku.. " Damon sedikit memainkan lidahnya menjilat sudut bibirnya yang baru saja menikmati cairan kenikmatan Alice.
"Pergi dari sini Damon !! PERGI !!" teriakan putri Alice sambil berusaha menutupi tubuhnya dengan selimut.
"Ssttt sssttt ssstttt baby.. aku tahu tubuhmu menyukai aku jadi jangan bersikap kasar pada calon ayah dari bayi yang ada didalam sini... " smirk Damon tampak menyeramkan saat dimana dirinya tiba tiba kembali mengungkung tubuh putri Alice.
Hidung mereka menempel dengan satu tangan Damon mengusap permukaan perut putri Alice dan satu tangan lainnya menyangga bobot tubuh agar tidak terlalu menindih putri Alice.
Nafas keduanya tidak teratur, putri Alice ingin melawan tapi tubuhnya tidak melakukan apa yang otaknya ingin lakukan.
Tubuh putri Alice justru hanya diam terpaku seolah tunduk terhadap pria tengil di hadapannya itu.
Damon menggesek gesekkan hidungnya, sambil menatap tajam dan dalam kedua bola mata alice yang semakin lama semakin tampak sayu.
__ADS_1
Semudah ini aku mendapatkan kamu baby.. Ucap Damon di dalam hati.
Pengaruh hipnotisnya memang sangat ampuh pada wanita manapun yang dia inginkan kecuali Lily.
Putri Alice mengalungkan tangannya di leher Damon saat kedua bibir menyatu melakukan ciuman panas ala french kiss yang semakin liar.
Bagaimana bibir Damon me lu mat secara terburu buru dan bibir Alice yang bereaksi tak kalah memburu,
Pertukaran salive yang sama sama membuat tubuh keduanya semakin berpeluh basah hingga sama sama menginginkan sebuah penyatuan yang ganas.
Gesekan dikedua bagian inti satu sama lain membuat suasana bercinta dua vampir lawan jenis semakin panas tak terkendali.
Tubuh Alice meliuk liuk di bawah kungkungan Damon yang sedang asik menyusu mempermainkan pucuk pu ting nya dengan lahap.
Gerakan e ro tis semakin menjadi jadi, milik Alice terasa gatal di dalam sana. Tubuhnya membutuhka penyatuan yang mampu mengurai rasa gatal menjadi rasa nikmat di dalam sana.
Sementara tubuh Alice meliuk e ro tis, Damon masih menikmati setiap gesekan yang mereka ciptakan. Sengaja sedikit berlama lama menyusu rakus seperti bayi agar liang seng ga ma Alice semakin basah sehingga mampu mengimbangi hujaman batang beruratnya yang bru tal jika sudah memasuki sarang berlendir.
__ADS_1
"Lakukan ahh aku tidak tahan.. " ucap Alice dengan suara serak seksinya.
"Sebentar lagi baby, sebentar lagi.. " Damon masih menahan pinggul Alice yang ingin memaksa dimasuki karena sekali batang beruratnya menancap maka Damon tidak akan bisa berhenti sampai berhasil mencapai puncak pelepasan.
Atmosfer di dalam kamar utama tempat Alice dan Damon melakukan pergumulan semakin terasa panas.
Tubuh keduanya sama Sama polos sepeeti bayi dan kedua bayi polos tersebut sama sam mencoba merengkuh semakin dalam hasrat bercinta yang sudah berkobar seperti api yang disiram bensin.
Jlebb.. Damon tiba tiba menancapkan miliknya secara dalam hingga membuat tubuh Alice tersentak kuat.
Damon sengaja membiarkan miliknya menancap lebih lama didalam liang berlendir tanpa bergerak sedikitpun. Alice yang ingin menggerakkan pinggulnya juga ditahan.
Damon memeluk tubuh Alice erat, sangat erat hingga tidak membiarkannya bergerak.
"Diamlah baby, biarkan aku merasakan hangatnya liang berlendir milikmu sebelum kita memulai permainan inti yang bru tal... " ucap Damon lirih sambil menjilati tubuh Alice.
Alice hanya mengangguk menyetujui apa yang Damon inginkan, seperti boneka yaa begitulah cara Damon memainkan kemampuan hipnotisnya.
__ADS_1