Kekasihku pangeran vampir

Kekasihku pangeran vampir
Bab 23 Jebakan


__ADS_3

Ruangan kamar Nathan tampak remang remang dengan hanya beberapa lilin yang menyala di disudut ruangan.


Damon masuk terlebih dahulu diikuti oleh Alice dibelakangnya, mata Damon nyalang memindai seisi ruangan , Dimana Nathan..


"Nathan ! apa kamu didalam ?" ucap Damon agak keras di dekat kamar mandi, siapa tahu Nathan sedang di dalam sana.


Damon memeriksa ke dalam kamar mandi setelah tidak ada jawaban, ternyata Nathan tidak ada . Damon mengerinyitkan dahinya mulai berpikir cepat, kemana Nathan pergi.


"Bukankah tadi dia bilang mau istirahat di kamarnya ? lalu sekarang Nathan dimana ?? " gumam Damon bertanya tanya.


Sedangkan alice yang semula tadi menunggu sambil duduk di tepi ranjang, kini mulai bergerak meresahkan. Sekujur tubuh Alice tidak baik baik saja.


Aku mau Nathan.. aku butuh Nathan.. ahh.. racau Alice sambil mengeluarkan suara de sa han kecil yang membuat Damon tertegun.


Damon baru saja membalik badan dari arah kamar mandi dan melihat tubuh Alice seperti cacing kepanasan diatas ranjang milik Nathan.


"Damn.. ternyata Alice yang meminumnya.. " Damon mengepalkan tangannya kesal.


Kecerobohannya kali ini benar benar menyusahkan, tidak masalah jika Nathan ada di dalam kamar ini Damon tinggal mengunci mereka berdua dari luar.

__ADS_1


Tapi ini Nathan tidak ada, apa yang harus Damon lakukan ? Apa iya dia harus mengunci Alice di dalam kamar sementara dirinya pergi mencari Nathan ?


Aku harus segera menemukan Nathan, aku harus memastikan Alice dan Nathan bersatu malam ini, Aarrgghh sial kenapa Alice yang harus meminum obat terkutuk itu !!! Damon menggeram beberapa saat lalu memutuskan untuk segera mencari Nathan.


Namun saat Damon melangkah menuju ke arah pintu tiba tiba,


"Nathan.. apa itu kamu sayang ? aku senang akhirnya kamu datang juga.. " Alice dengan pandangan berkabut mulai meracau menghampiri Damon yang dia kira Nathan.


Glek.. suara seksi Alice sangat menggoda iman David yang setipis tisu dibagi tujuh. 😂


David tidak menoleh kearah Alice, pun dia juga tidak melanjutkan langkah kakinya. Saat ini David hanya berdiri mematung sambil memutar otak bagaimana cara menghadapi situasi ini.


Ini benar benar diluar rencana.. damn !!


Tanpa sadar Alice melepaskan baju yang dia kenakan saking merasakan hawa panas di tubuhnya. Baru kali ini Alice merasakan panas gerah tapi disaat bersamaan ingin di sentuh.


"Nathan.. panas sekali.. help me baby ahh. " Alice menggerayangi tubuhnya sendiri yang masih merasa kepanasan.


Sedangkan Damon sudah memutuskan, "Alice, aku akan carikan Nathan untukmu oke.. " ucap Damon sambil menatap Alice tanpa kedip.

__ADS_1


Bagaimana bisa seseorang memiliki tubuh seseksi ini..


Damon dan Alice berdiri berhadapan, seharusnya jarak sedekat ini Alice bisa membedakan siapa pria di depannya. Tapi seolah terselimuti hasrat gairah hingga isi otak Alice hanya berisi Nathan.. Nathan.. dan Nathan


"Alice.. " suara Damon pelan mencoba memeriksa kesadaran Alice yang tengah mengusap wajahnya.


"Nathan.. i want you baby.. " Alice mengukir wajah pria di hadapannya.


Sentuhan yang membuat tubuh semakin berdesir,


"Alice.. aku bukan Nathan sadarlah !" ucap Damon sambil menarik menghentikan aktifitas tangan Alice di wajahnya.


Pandangan mereka terkunci, Damon menatap tajam kearah Alice begitu juga sebaliknya.


Tekk.. tek.. tek.. tek.. suara detik jam di dinding mengiringi tatapan keduanya.


"Apa aku ini Nathan, Alice ?" ucap Damon dengan deep voice nya.


"Nathan.. touch me baby.. " Alice menarik kedua tangannya yang ditahan Damon.

__ADS_1


Satu gerakan menjadikan posisi tangan Damon mengalung di leher Alice hingga...


"Jika dimatamu aku adalah Nathan, maka aku akan melakukan apa yang ingin kamu lakukan bersama Nathan.. baby.. " lirih Damon berucap hingga akhirnya..


__ADS_2