
Pangeran Jonathan masih terduduk bersimpuh diatas tanah didalam hutan. Sedangkan Natasha Romanov yang masih sedikit bingung berjalan mondar mandir didepan pangeran Jonathan sambil berkata, "Jadi Alice saat ini mengandung benih vampir kakakmu heumm ? Apa kamu yakin dengan penuturanmu Jonathan ?"
"Sangat yakin, aku mendengar langsung bagaimana isi pikiran Damon. Aarrggjhh !!!!" pangeran Jonathan meremas kepalanya, tiba tiba saja dirinya merasa frustrasi jika teringat niatan jahat Damon pada Lily sang kekasih.
"Lalu kenapa kamu bersandiwara selama ini Jonathan ? Seharusnya kamu mengatakan bagaimana perasaanmu pada putriku Alice, sebagai ibu aku merasa sangat sedih saat mendengar jika Putriku Alice mengandung benih yang bukan milik suaminya.." Natasha Romanov berdiri sambil melipat tangan dan menatap pangeran Jonathan.
"Apa aku bisa melawan keinginan orang tuaku ? awalnya aku merasa akan bisa mengatasi semuanya tapi semakin hari aku merasa tersiksa dan aku hanya merasakan kedamaian saat bersama Lily kekasihku.. " kata pangeran Jonathan dengan tetap pada posisinya.
"Kamu sangat mencintai kekasihmu itu heum ? apa ayah dan ibumu tahu tentang wanita pilihanmu ?" tanya Natasha Romanov yang kini mengulurkan tangannya untuk pangeran Jonathan.
__ADS_1
"Ayah dan ibuku tahu, tapi mereka tidak peduli. Mereka hanya ingin dua klan vampir hidup dalam kejayaan. Seharusnya mereka bisa bersikap adil tapi tidak. Aku dijadikan pion dalam pernikahan politik yang sama sekali tidak aku inginkan, maaf ya bu karena sudah mengecewakanmu.. " pangeran Jonathan mendongakkan kepala menatap Natasha Romanov lalu menerima uluran tangannya.
"Jika aku tahu kisah yang sebenarnya, pasti aku tidak akan memaksa, aku juga wanita dan aku mengerti bagaimana rasanya mencintai dan dicintai. Jika aku ada diposisi Alice pasti aku akan sangat hancur, karena suamiku sama sekali tidak mencintai aku. Lalu bagaimana bisa hidup abadi bersama jika tidak ada rasa cinta.. " natasha Romanov lebih bersikap netral dan tidak lagi menyalahkan satu pihak.
"Aku sudah memikirkan hal ini setiap hari dan aku sudah memutuskan bu , seharusnya saat acara makan malam tadi aku mengatakan pada kalian para orang tua jika aku akan menceraikan Alice. Aku tidak masalah jika harus diusir dari klan Salvatore, aku tidak masalah jika bukan lagi seorang pangeran vampir. Asalkan aku bisa hidup bahagia dengan kekasihku maka konsekuensi seberat apapun akan aku hadapi. " pangeran Jonathan tanpa ragu mengatakan semua yang dia rasakan pada ibu mertuanya.
Pangeran Jonathan percaya jika sang ibu mertua pasti akan bisa membantu dirinya menyelesaikan masalah yang rumit ini.
Aku merasakan ketulusan yang murni dari ibu Natasha Romanov.. batin Pangeran Jonathan saat melangkah beriringan dengan ibu mertuanya.
__ADS_1
Saat ini hari hampir menjelang pagi meski matahari belum terbit ,dan keduanya berjalan kembali menuju mansion Lily.
Pangeran Jonathan memutuskan tidak akan lagi menyembunyikan diri saat menemui Lily sang kekasih. Kali ini dia akan kembali menemui sang kekasih secara langsung.
"Berjanjilah untuk tidak menyerang tiba tiba.. " ucap pangeran Jonathan saat membuka pintu belakang mansion Lily.
"Heii.. aku tidak seperti vampir lain yang haus darah wanita berdarah suci , karena aku sendiri juga memiliki darah suci. " sedikit tawa Natasha Romanov.
Lalu..
__ADS_1