
Sudah tiga hari berlalu..
Keluarga klan Salvatore yaitu raja Claude, ratu Claudya dan calon menantu mereka Alice Romanov tengah bersiap untuk meninggalkan kastil Orion.
Sedangkan Lily saat ini masih bersama pangeran Jonathan menemui Asisten Mouhan. Di dalam kamar pangeran mereka membahas pembatalan perjanjian kerja.
"Pembayaran gaji selama anda bekerja di kastil Orion telah masuk ke dalam rekening anda nona Lily, tanpa kurang satu sen pun.. " asisten Mouhan menunjukkan bukti transaksi dan akumulasi saldo rekening Lily, kemudian asisten Mouhan juga mengatakan,
"Dengan ini, semua hal yang menyangkut perjanjian kerja sama telah selesai. Semoga anda bisa melanjutkan kehidupan yang lebih baik setelah dari sini nona Lily. " ucap asisten Mouhan sambil menyerahkan sebuah buku tabungan untuk Lily.
"Selesai sudah semuanya... " Lily tersenyum simpul saat menerima buku tabungan ditangannya.
__ADS_1
"Jika sudah tidak ada yang harus dilakukan maka, mari saya akan antar anda kembali ke dunia manusia nona Lily.. " Asisten Mouhan berdiri lalu mengajak Lily berjalan menuju keluar kastil.
Lily dan Nathan berjalan di belakang asisten Mouhan, tidak ada pembicaraan lagi diantara ketiga orang itu, hanya ada keheningan disepanjang langkah menuju landasan helipad.
Sebelumnya sengaja Nathan meminta sedikit waktu lagi untuk mengantarkan kepergian Lily. Ayah Claude dan ibu Claudya pun tidak melarang, toh ini adalah hari terakhir mereka semua berada di kastil Orion.
Setelah ini, kastil Orion akan dikosongkan, para majikan akan kembali ke istana utama. Hanya menyisakan beberapa pelayan saya yang bertanggung jawab menjaga kebersihan dan keamanan kastil Orion, dan Cedric serta dua pelayan lain lah yang terpilih.
Sisa pelayan lain akan dipulangkan ke dunia manusia usai menandatangi surat pernyataan bahwa tidak akan sedikit pun mereka membahas tentang kastil Orion dan para majikan.
"Ingat ya.. jangan lupakan aku.. " ucap Nathan saat mengantar Lily sampai dekat hekikopter.
__ADS_1
"Aku akan hidup dengan baik Nathan, dan aku harap kamu juga sama.. " Lily mencoba tetap tersenyum saat Nathan melambaikan tangan seiring helikopter yang meninggalkan landasan helipad.
Didalam hekikopter hanya ada Lily sebagai penumpang dan Asisten Mouhan sebagai pilot. Helikopter semakin naik dan menjauh dari kastil Orion.
Ayah Claude, Ibu Claudya dan Alice menyaksikan semuanya lewat atas kastil. Bagaimana Nathan dan Lily berpisah mungkin terlihat norak bagi Alice yang merasa cemburu.
"Ayah.. ibu.. kenapa kalian mengijinkan Nathanku mengantar kepergian wanita itu sih, aku tidak suka melihat Nathan dekat dengan wanita lain. " ucap Alice merajuk tidak suka.
Ratu Claudya hanya menyunggingkan sedikit senyum sambil menepuk ringan punggung Alice, "Nathan hanya menghabiskan sedikit waktu bersama wanita itu, yang dia anggap orang spesial di hatinya. Namun bukankah sebentar lagi kamu yang akan memiliki Nathan seutuhnya ? Tidak ada gunanya kamu cemburu sayang, karena kamulah sang pemenang. " perkataan ratu Caludya bermaksud menenangkan rasa cemburu Alice.
"Ibu benar, akulah yang akan memiliki Nathan .Pada akhirnya hanya ada aku dan Nathan yang akan bersatu hahaaa... Tapi tetap saja kebersamaan singkat antara Nathan dan Lily akan menjadi hal yang terus mengusik ketenangan rumah tangga kami nantinya. huft.. " Alice menggembungkan pipinya lalu menghela nafas.
__ADS_1
Sementara itu didalam helikopter, Lily tidak melepaskan pandangan pada kastil Orion, setiap saat itu akan menjadi kenangan tersendiri baginya.
Aku akan terus mengingat tempat ini ,selamanya..