Kekasihku pangeran vampir

Kekasihku pangeran vampir
Bab 69 Bisnis yang sukses


__ADS_3

Sementara itu..


Lily dengan dibantu nenek Alma kini berhasil megelola restoran yang dia beri nama restoran Rhea. Sudah beberapa hari sejak pembukaan dan anemo pengunjung semakin meningkat dari hari ke hari.


Makanan yang dijual Lily adalah makanan khas Asia yang dia kuasai. "Aku tidak menyangka akan berhasil membangun bisnis kuliner ini, terima kasih juga karena nenek Alma sudah membantuku. " ucap Lily sambil tersenyum puas kepada nenek Alma usai pengunjung terakhir pergi .


Lily segera menutup restoran karena bahan bahan yang ada sudah habis semua, jadi mereka harus menyiapkan lagi semua bahan makanan yang diperlukan. Nenek Alma dan Lily kini bersiap untuk meninggalkan restoran Rhea.


"Makanan enak yang anda masak, sudah pasti akan menjadi makanan yang paling terkenal di kota ini nenek sangat yakin. " ujar nenek Alma sambil tersenyum hangat mengikuti langkah Lily dari belakang, keduanya masuk ke dalam mobil lalu pergi.


Malam ini restoran Rhea tutup lebih awal karena Lily dan nenek Alma harus menyiapkan bumbu baru untuk stok beberapa hari ke depan.


Dalam perjalanan pulang mobil yang dikemudikan Lily berhenti di salah satu swalayan. "Aku akan membeli bahan bahan yang kita butuhkan, nenek tunggu dimobil saja ya karena didalam pasti sangat ramai orang belanja. Aku akan segera kembali.. " Lily tersenyum saat hendak turun dari mobil.

__ADS_1


Nenek Alma mengerti dan mengangguk menuruti perintah Lily. Nenek Alma memastikan Lily masuk kedalam toko swalayan sebelum dirinya secara diam diam mengeluarkan sebuah benda pipih yang selalu dia bawa dan simpan dalam lipatan baju dalamnya.


Nenek Alma lincah menekan satu satunya nomor telepon yang tersimpan dalam ponselnya dan,


Beberapa kali ponsel berdering nada sambungan telpon hingga terdengar suara dari ujung panggilan, seketika nenek Alma berkata, "Tuan.. "


Nenek Alma melakukan panggilan telepon dengan nomor misterius menggunakan ponselnya selama beberapa menit.


Segala yang perlu dia laporkan sudah tersampaikan, semua hal terkait sang majikan mudanya yaitu Lily, nenek Alma melaporkan apa saja yang Lily lakukan sejak pagi sampai malam hari. Mulai dari laporan aktifitas secara keseluruhan juga hal hal kecil yang dilakukan Lily.


"Baik tuanku.. "nenek Alma segera mematikan ponselnya dan gegas menyimpan ponsel itu kembali dalam lipatan baju dalam saat melihat Lily berjalan keluar dari toko swalayan menuju mobilnya yang terparkir di dekat toko swalayan tersebut.


Usai meletakkan semua hasil belanjaan di bagasi, Lily masuk ke dalam kursi depan mobil dan menyalakan mesin lalu kembali melaju dalam kecepatan sedang membelah jalanan yang gelap kembali menuju mansion tempat tinggalnya.

__ADS_1


Perjalanan memakan waktu sekitar lima belas menit. usai masuk garasi Lily memutar off kunci mobil lalu keluar bersamaan dengan nenek Alma.


Keduanya membawa beberapa tas berisi belanjaan yang beisi kebutuhan bahan masakan esok hari.


"Nenek Alma, mulai besok dan seterusnya nenek aku tugaskan untuk bekerja di mansion saja. Bukan karena aku tidak suka jika nenek ikut membantu direstoran tetapi, justru karena aku sangat membutuhkan bantuan nenek Alma untuk menyiapkan bumbu bumbu halus siap pakai setiap harinya . Untuk direstoran aku sudah mendapatkan dua orang untuk bekerja sebagai pelayan membantuku . Nenek tidak keberatan bukan heum ?" Lily bertanya saat mereka berdua sudah masuk kedalam mansion beberapa saat yang lalu,


Kini mereka langsung menuju ke dapur dan meletakkan tas tas belanjaan tersebut.


Sambil Lily megeluarkan semua isi dari tas belanja nenek Alma menjawab, "Tidak masalah sebenarnya jika nenek ikut bekerja di restoran seperti biasanya dan nenek juga masih sanggup menyelesaikan pekerjaan dirumah setelah pulang bekerja seperti ini nak. Tenaga nenek masih kuat melakukan semuanya tapi sekali lagi semua keputusan ada ditanganmu, kamu bosnya.. " nenek Alma tersenyum teduh sama sekali tidak menolak setiap apa yang Lily inginkan.


"Aku tidak mau nenek Alma terlalu lelah, pokoknya sudah aku putuskan seperti tadi ya nek.. Oh iya aku akan catat dulu bumbu masakan apa yang harus kita siapkan. " Lily tidak mau ambil resiko lupa jadi dia mencatat semuanya dikertas memo kecil.


"Nenek akan siapkan semua yang kamu butuhkan nak, " nenek Alma sebenarnya sama sekali tidak merasa lelah sebenarnya .

__ADS_1


Ketahanan tubuh nenek Alma jauh lebih baik dari yang dilihat orang lain. Nenek Alma bisa melakukan aktifitas diatas rata rata orang diusianya.


"Kalau begitu sekarang kita istirahat dulu saja ya nek, hari ini sangat melelahkan dan besok kita akan bertempur lagi di restoran, semangat menjadi kaya ya nek hehee.. " Lily dan nenek Alma sama sama masuk ke dalam kamar masing masing untuk membersihkan diri.


__ADS_2