
"Apa kamu merasa yakin dengan dugaanmu baby ? " tanya Max Romanov yang saat ini tengah duduk di depan perapian bersama sang istri.
"Perasaanku merasa memiliki ikatan dengan wanita itu honey, tapi aku tidak berani seratus persen yakin sebelum ada bukti valid tentang keterikatan seperti yang aku rasakan. " ucap Natasha Romanov yang duduk bersandar di sisi sang suami.
"Ini sudah terlalu malam untuk mengunjungi laboratorium uncle Castillo, bagaimana kalau besok pagi saja kita ke sana ?" Max mengajak sang istri untuk istirahat di kamar.
Sepanjang malam Natasha tidak bisa istirahat dengan nyenyak, rasanya waktu bergerak terlalu lambat. Kenapa dari tadi pukul setengah tiga terus sih.. batin Natasha saking tidak sabarnya menanti matahari terbit.
Keesokan harinya, Natasha Romanov di temani sang suami Max Romanov bergegas menuju ke kediaman uncle Ian Castillo untuk meminta bantuan.
Perjalanan terasa lebih lama dari biasanya bagi seseorang yang tidak sabaran seperti Natasha Romanov.
"Honey.. kenapa mobil ini bergerak lamban sekali, come on faster !" ucap Natasha Romanov yang tidak tenang dalam duduknya.
"Sabar baby, kita melaju sesuai kecepatan normal. Tenangkanlah dirimu oke !" seru Max yang mengerti seperti apa perasaan sang istri.
Perjalanan lima belas menit terasa seperti berjam jam bagi Natasha Romanov hingga akhirnya mobil pasangan Romanov yang berwarna putih tersebut memasuki kawasan gedung kuno.
Gedung kuno yang merupakan kediaman uncle Ian Castillo, sang profesor jenius yang paling bisa diandalkan untuk urusan apapun berkenaan dengan sains.
Setelah melewati prosedur keamanan seperti biasa, pasangan Romanov menggunakan lift khusus untuk tiba di lantai bawah tanah gedung kuno.
Keduanya berjalan beriringan mencari keberadaan uncle Ian Castillo di ruangannya, tentu saja setelah melewati proses sterilisasi dan juga mengenakan pakaian steril seperti yang semua orang kenakan di dalam laboratorium rahasia tersebut.
__ADS_1
"Anak anakku.. ada urusan apa kalian tumben sekali mengunjungi uncle kalian ini !" seru senang uncle Ian Castillo menyambut dua tamu istimewa.
Senyum kebapakan selalu terukir di wajah uncle Ian Castillo yang menganggap Max dan Natasha adalah sudah seperti anaknya.
Uncle Ian Castillo adalah seorang pria yang tidak menikah dan tidak memiliki anak, sepanjang hidupnya murni dihabiskan untuk mengabdi pada ilmu penelitian kapsul ajaib dibawah naungan klan vampir Romanov.
"Uncle Ian, kedatangan kami kemari karena ingin meminta bantuan Uncle untuk memeriksa ini.. " Natasha Romanov mengulurkan sebuah botol kaca berisi beberapa helai rambut.
Ya, sewaktu Natasha mentransfusi darahnya ke tubuh Lily kemarin sengaja dirinya mengambil beberapa helai rambut Lily tanpa sepengetahuan siapapun.
Rasa penasaran akan perasaan yang tiba tiba terikat dengan sosok wanita berdarah suci yang baru pertama dia jumpai. Sosok wanita yang mengingatkan Natasha kepada seorang darah dagingnya yang sengaja dia tinggalkan didunia manusia.
...Sedikit flash back...
Beberapa belas tahun yang lalu dimana bertepatan dengan malam bulan purnama sekaligus terjadinya fenomena big blue moon yang langka, Natasha Romanov melahirkan seorang bayi perempuan.
Bayi mereka memiliki aroma wangi yang unik, bayi yang dilahirkan dari sang induk saat dalam mode manusia yang mana berarti itu adalah bayi manusia keturunan vampir.
Didalam tubuh bayi perempuan tersebut memiliki dua gen campuran, gen manusia dan gen vampir. Biasanya salah satu gen yang berkembang lebih dominan akan menentukan bagaimana kelak bayi tersebut akan menjadi manusia sejati atau vampir saat memasuki usia 28 tahun nanti.
Semakin hari bayi yang di lahirkan Natasha Romanov itu tumbuh dengan sangat baik, sehat dan karena aroma darah suci yang masih sangat kental, maka bayi itu belum bisa dibawa kembali ke dunia vampir.
Natasha dan Max Roamnov berencana untuk tinggal sedikit lebih lama didunia manusia demi merawat putri kedua mereka.
__ADS_1
Sewaktu putri mereka menginjak usia dua bulan, Max dan Natasha harus segera kembali ke dunia vampir untuk mengatasi beberapa masalah krisis di dalam klan Romanov.
Karena tidak mungkin membawa si jabang bayi yang berusia dua bulan dengan aroma darah suci yang masih sangat kuat, Natasha Romanov memutuskan untuk menitipkan bayinya kepada salah satu yayasan sosial yang khusus menerima jasa merawat bayi.
Karena mengira jika krisis di klan Romanov hanyalah krisis ringan yang akan bisa diselesaikan dalam waktu seminggu sampai sepuluh hari maka Natasha membayar uang perawatan sesuai jumlah hari yang dia tinggalkan. Membayar jasa perawat bayi sampai dua minggu.
Merasa aman karena yayasan sosial tempat mereka menitipkan sudah terkenal dan diakui pemerintah setempat maka Natasha dan Maxim merasa yakin semua akan baik baik saja dan mereka berjanji akan segera kembali sebelum empat belas hari.
Urusan krisis klan Romanov ternyata berlarut larut bukan lagi beberapa minggu namum berbulan bulan. Ada banyak sekali hal yang harus di benahi pasangan Romanov sebelum bisa kembali ke dunia manusia.
Perpisahan itu terjadi ketika Natasha dan Max Romanov kembali ke dunia manusia untuk mejemput bayi mereka,
Bukan mendapatkan bayi justru kekecewaan. lantaran pihak yayasan sosial mengira orang tua dari bayi yang mereka rawat sudah tidak peduli karena tak kunjung datang dan membayar sisa biaya perawatan. Maka bayi tersebut oleh pihak yayasan di serahkan kepada panti asuhan.
Natasha Dan Max Romanov melacak ke tempat panti asuhan yang di sebutkan oleh pihak yayasan, namun tidak juga menemukan bayi mereka yang kala itu mungkin sudah berusia sekitar satu tahun.
Pihak panti asuhan mengatakan jika bayi yang di maksud telah diadopsi oleh seorang wanita tua yang tinggal sendirian di kawasan pinggir kota.
Tak mau menyerah Natasha Romanov mendatangi alamat wanita tua yang dimaksud, namun hasilnya tetap nihil dan lebih mengecewakan lantaran wanita tua tersebut telah meninggal dunia beberapa minggu yang lalu.
Tidak satupun tetangga atau orang yang tinggal disekitar rumah wanita tua mengatakan tentang anak angkat yang berusia sekitar satu tahun.
Sosok nyonya tua itu sangat tertutup dan tidak pernah bersosialisasi jadi para tetangga tidak tahu menahu tentang hal apapun.
__ADS_1
Sejak hari itu Natasha Romanov merasa sangat kehilangan putri keduanya, seandainya saja sang putri tidak lahir disaat bersamaan dengan malam bulan purnama dan momen big blue moon yang sakral pasti tidak akan pernah ada perpisahan.
flashback off..