Kekasihku pangeran vampir

Kekasihku pangeran vampir
Bab 62 Menolong gadis muda


__ADS_3

Sementara itu..


Ditempat lain saat ini Damon baru saja selesai bekerja, dirinya semakin bisa menyesuaikan diri seperti manusia kasta rendah.


Wajah Damon tetap tampan meski penampilan nya sedikit kumal, karena sama sekali tidak diijinkan menggunakan akses sebagai pangeran vampir membuat Damon awalnya kesusahan hidup didunia manusia, baru sekali ini di dalam hidupnya harus mengalami kesusahan seperti ini.


Padahal sebelumnya Damon adalah seorang sosialita kelas tinggi, kekayaan pangeran vampir yang dia miliki biasa Damon gunakan untuk bersenang senang dengan para teman sosialitanya.


Namun karena kini segala akses dibatasi, Damon bahkan tidak bisa menemukan gadis perawan untuk diajak kencan.


Benar benar casanova yang merana..


Seperti suhu malam ini yang hampir mendekati Nol derajat Celsius, cuaca dingin di kota membuat semua orang lebih memilih tinggal di dalam rumah dan mengurangi aktifitas diluar rumah.

__ADS_1


Saat Damon sedang berjalan melangkahkan kaki usai bekerja menuju tempat dia tinggal baru baru ini, Damon mendengar suara isak tangis yang berasal dari salah satu lorong gang kecil yang berjarak beberapa blok dari kios daging tempat dirinya bekerja .


Damon merasa mendengar suara tangisan yang seperti seorang wanita, Damon mencari sumber suara dan benar saja , seorang gadis muda meringkuk menangis terisak sambil terduduk memeluk kakinya.


"Hei.. apa kamu baik baik saja ? apa yang dilakukan gadis kecil sepertimu di malam sedingin ini heumm? " tanya Damon sambil menepuk pelan pundak gadis muda tersebut.


"Hiks.. aku diusir dari rumahku huhuhuuu.. aku tidak punya uang sepeser pun, mereka jahat huhuhuuu... " Gadis kecil itu sesegukan menjawab pertanyaan Damon tanpa menatap lawan bicaranya.


Tampak punggung gadis muda saja yang naik turun karena isak tangis yang tak kunjung reda, Wajah yang disembunyikan diantara lipatan kaki membuat Damon penasaran, "Kamu bisa mati beku jika tetap disini, ayo ikut denganku. Akan aku belikan makanan hangat untukmu. "


"Ya. ayo bangunlah.. " Damon mengulurkan tangan kanan yang langsung diraih oleh gadis itu.


Dingin sekali telapak tangan kakak ini.. batin si gadis muda yang berusia kurang lebih 19 tahun itu.

__ADS_1


Keduanya lalu berjalan menuju ke sebuah kedai yang menjual aneka makanan hangat. Damon membeli dua porsi mie kuah panas serta minuman rempah yang juga panas.


"Ini sudah sangat larut, kita makan dirumah saja ya. " ucap Damon tanpa menunggu persetujuan gadis tersebut langsung menggandeng berjalan menuju tempat tinggalnya.


Mereka berjalan kaki sekitar lima belas menit ditengah cuaca dingin, sentuhan tangan pria yang menarik lengannya justru lebih dingin, Kenapa tubuh kakak ini dingin sekali, aku juga kedinginan tapi dia lebih dingin.


Netra gadis muda itu terus menatap lengannya yang digandeng Damon , dirinya terus melangkah mengikuti kaki jenjang Damon yang berjalan agak cepat. Anehnya kenapa gadis muda itu tidak menolak padahal Damon adalah pria asing yang dia temui beberapa menit yang lalu.


Setiap tatapan dan ucapan yang dilontarkan Damon seolah menghipnotis gadis muda itu hingga tidak mampu berkata tidak.


Tiba di tempat tinggal Damon, Mirip seperti kamar kos yang mana hanya sada satu ranjang ukuran single, satu kamar mandi di dalam ruangan serta dapur mini merangkap ruang tamu sekaligus tempat untuk makan dan menonton siaran televisi.


Damon meletakkan makanan yang di beli di atas meja dekat dapur, tidak lupa meminta gadis muda yang belum tahu siapa namanya itu untuk duduk di kursi.

__ADS_1


"Tubuh kamu gemetar kedinginan, duduk saja biar aku siapkan semuanya. " ucap Damon tanpa menoleh ke arah gadis tersebut.


"Baik kak.. " ucap gadis itu lirih pelan mengikuti sesuai perkataan Damon.


__ADS_2