Kekasihku pangeran vampir

Kekasihku pangeran vampir
Bab 30 Mengambil keputusan


__ADS_3

"Lalu apa yang harus kita lakukan istriku ? tidak mungkin kan kedua putra kita berbagi wanita yang sama ? Apalagi Alice adalah seorang tuan putri calon pewaris tahta klan Romanov. Apa kata rakyat dunia vampir nanti ?" ayah Claude tidak ingin reputasi kedua klan besar tersebut hancur.


"Aku mengerti hal itu suamiku, seluruh rakyat di dunia vampire sudah tahu jika pasangan yang akan dinikahkan adalah Alice dan Jonathan. Makanya aku bilang jangan terburu buru memutuskan masalah ini. Jika kita salah memutuskan bisa bisa klan Salvatore akan dihina habis habisan oleh para klan lain di seluruh penjuru bumi. " ratu Claudy membayangkan ujaran kebencian yang pasti akan ditujukan untuk klan Salvatore, bagaimana kedua putra kebanggaan klan Salvatore justru memperebutkan satu wanita yang sama, bahkan sang kakak sudah terlebih dahulu meniduri calon istri sang adik padahal sudah jelas tahu jika wanita itu milik sang adik.


Tidak tidak.. ini tidak boleh terjadi.. batin ratu Claudya sambil menggeleng pelan. Kemudian sang ratu Claudya kembali meraih kedua tangan suaminya lalu berkata,


"Aku tidak mau kedua putra kita menjadi korban disini, tapi ikatan kerja sama dengan klan Romanov juga tidak bisa di batalkan. Kita harus mencari cara agar reputasi kita tidak hancur dan semua berjalan seperti seharusnya.. " ratu Claudya menatap sang suami intens dan mengeratkan genggaman tangan.


"Apa kamu punya ide untuk mengatasi perkara ini, istriku ? karena jujur saja aku juga mengkhawatirkan hal yang sama denganmu, " tanya raja Claude dengan sedikit menaikkan satu alisnya.


"Suamiku.. kita akan buat rencana dimana, Alice akan tetap menikah dengan Nathan. Tidak ada yang tahu kejadian ini kecuali kita bukan ? maka kita bisa menutupi skandal Damon dan Alice yang tidur bersama. Kita harus simpan rapat rapat kejadian hari ini. " ucap ratu Claudya meyakinkan sang suami jika semua akan baik baik saja jika mereka tetap menyimpan rahasia.

__ADS_1


Sementara itu di dalam kamar pangeran Jonathan, Damon tidak membalas setiap cacian dan umpatan yang di katakan Alice padanya.


"Kamu bodoh Damon !! kamu brengsek, bajingan, aku sangat membencimu tahu !!" ucap Alice dengan penuh amarah dan air mata yang masih menetes.


"Aku tidak merasa bersalah Alice, itu tidak ada dalam kamus hidupku. Aku akan menerima apapun hukuman yang ayah dan ibuku berikan, aku tidak peduli apapun, mengerti !!" Damon sedikit membentak Alice ditambah sorot mata yang seolah juga mengisyaratkan rasa amarah yang tertahan.


Aku bahkan tidak masalah jika harus menikahimu. Sejak kecil aku yang selalu menjagamu, aku yang selalu ada disetiap kamu disakiti Nathan, apa kamu tidak melihat itu Alice.. batin Damon


Bersamaan dengan suara pintu kamar yang terbuka dari luar, Damon dan Alice kembali ke posisi duduk masing masing.


Ayah Claude dan ibu Claudya berjalan tegas mendekat kearah mereka. Dilihat dari sorot mata keduanya, Damon yakin jika kedua orang tuanya telah mengambil keputusan.

__ADS_1


Eghem..


Ayah Claude berdehem tegas, meminta atensi semua orang fokus dengan apa yang akan dia ucapkan.


"Damon.. Alice... aku dan istriku sudah memutuskan jika.. " raja Claude menahan kalimatnya lalu menatap satu persatu netra Damon dan alice bergantian sebelum melanjutkan apa yang akan dia ucapkan.


...----------------...



VISUAL RATU CLAUDYA SALVATORE

__ADS_1


__ADS_2