
Tidak terasa sudah hampir seminggu berlalu, Lea masih tinggal ditempat Damon. Lea sama sekali tidak pernah keluar, dia sengaja menyembunyikan diri . Setidaknya sampai dirinya siap menghadapi situasi diluar sana, maka tempat paling aman adalah tinggal bersama kak Damon.
Lea kerap kali sengaja menggoda Damon untuk bercinta namun masih gagal. Ya, sejauh ini Damon masih bisa mengendalikan diri. Setiap hari saat siang sampai malam Damon akan pergi bekerja. Dan diantara waktu malam sampai pagi Damon lebih memilih tidur ketimbang meladeni kenakalan Lea.
Untuk makanan sendiri, Damon yang notabene manusia vampir bisa tahan untuk tidak makan apapun berminggu minggu, jadi setiap hari Damon akan membelikan makanan untuk Lea saja.
Seperti malam ini, Damon mampir di sebuah kedai untuk membeli makanan hangat untuk Lea. Lea suka makan meski tubuhnya langsing tapi makannya banyak, sehingga Damon selalu membeli makanan dalam porsi dobel.
Damon sama sekali tidak merasa rugi jika harus memberi makan satu orang, toh sebagai imbalan Lea juga rajin membersihkan tempat tinggal nya bahkan suasana menjadi lebih bernyawa karena ada Lea.
Damon masuk ke dalam kost seperti biasa, langsung meletakkan makanan diatas meja sambil berseru, "Lea !! makananmu ada diatas meja !!" sedikit bernada tinggi saat memanggil Lea yang tengah berada di kamar mandi.
__ADS_1
"Sebentar kak, aku belum selesai !!" suara jawaban terdengar dari arah kamar mandi.
.Jam segini dia baru mandi ? tumben.. batin Damon yang kemudian memilih untuk duduk di sofa panjang depan televisi.
Damon bersandar begitu saja usai meraih remote control untuk menyalakan televisi. Saluran televisi berganti ganti begitu saja, tidak ada acara yang menarik. Membosankan sekali.. batin Damon tapi dia tetap menekan sembarang tombol pengganti chanel saluran televisi.
Sudah lima menit berlalu, kini Lea keluar dari dalam kamar mandi dengan hanya mengenakan handuk yang melilit sampai batas dada.
Damn.. apa apaan gadis ini !!! netra Damon terpaku melihat penampilan basah Lea yang hanya berbalut handuk dan dengan percaya diri melangkah mendekat ke arah Damon.
"Kakak bisa bantu aku kah ?" ucap Lea yang tiba tiba saja duduk tepat disebelah Damon.
__ADS_1
"Lekas pakai baju lalu makan, ini sudah lewat pukul sepuluh malam dan kamu baru mandi heh ??" perkataan Damon yang bernada dingin membuat Lea menyunggingkan senyum manisnya.
"Itu karena aku sengaja menunggu kakak. Kak Damon.. aku sudah memikirkan ini selama beberapa hari dan sepertinya.. " Lea menatap intens ke arah Damon, jarak keduanya sangat dekat kurang dari sejengkal.
Kemudian Lea melanjutkan berkata, "Kakak.. aku mau melakukan itu denganmu. Aku sudah pikirkan matang matang, sepertinya aku sudah benar benar jatuh cinta sejak pandangan pertama waktu itu, aku cinta kak Damon dan aku ingin menyentuh kak Damon juga... " Tangan Lea bergerak berani menyentuh dada bidang Damon.
Damon hanya diam, menatap Lea dengan sorot mata yang sulit diartikan. "Jangan memancing sesuatu yang akan kamu sesali seumur hidupmu girl, pakai baju lalu makan mumpung masih hangat. Aku mau tidur. " tiba tiba Damon bangkit dari duduknya usai menyeletuk hal tersebut
"Tunggu kak, " Lea juga gegas bangkit dan menahan tubuh Damon dengan memeluk dari belakang, "Aku ingin makan... ingin memakan kak Damon... " lanjut Lea mengucapkan hal vulgar yang membuat atmosfer ruangan seketika berubah.
What the hell she is talking about ??
__ADS_1