
Pembicaraan para orang tua masih berlangsung hingga hari hampir menjelang senja. Setelah beberapa waktu yang lalu mereka sepakat untuk pernikahan Alice dan Jonathan yang akan dilakukan dua hari lagi.
Dengan kesigapan yang dimiliki, Ratu Claudya Salvatore dan Nathasha Romanov mengajak Alice untuk pergi memilih gaun pengantin.
Ketiga wanita tersebut pergi menuju sebuah butik khusus didunia manusia yang dimiliki seorang desainer terkenal rekanan baik dengan kaum vampir, desainer tersebut memiliki ruangan khusus tersembunyi dimana ada banyak desain gaun pengantin untuk kaum vampir.
Sudah termasuk dalam perjanjian kuno jika vampir diijinkan Hidup normal didunia manusia asalkan tetap bersedia melayani para kaum vampir terutama para bangsawan.
Tidak butuh lama bagi ketiga wanita itu untuk menentukan gaun yang diinginkan, Alice dengan cepat memilih gaun berwarna merah menyala dengan belahan dada rendah dan garis memotong sampai batas paha.
Gaun merah yang menunjukkan kesan seksi seorang Alice Romanov.
"Bukankah ini terlalu terbuka nak ?" tanya Natasha pada putrinya Alice.
"Tidak ibu, aku suka model ini lihatlah aku tampak lebih dewasa dan seksi, aku yakin Nathan juga pasti menyukainya.. " Alice terus tersenyum sambil memagut penampilannya di depan cermin mengagumi kesempurnaan dirinya sendiri.
__ADS_1
Alice membayangkan bagaimana Jonathan pasti akan menyukai penampilan nya yang seksi begini.
"Ayolah Nath, biarkan putrimu memilih sendiri gaun mana yang ingin gia pakai. Lagipula gaun itu sangat cocok di tubuhnya yang langsing. " ucap Claudya memihak pada Alice.
"Apa tidak ada model lain yang lebih sopan ?" Nath pada sang desainer.
"Maaf nyonya, stok gaun pernikahan berwarna merah hanya tersisa yang terpajang saja. Seandainya kalian datang beberapa minggu sebelumnya pasti aku bisa buatkan khusus seperti keinginan kalian. " sang desainer meminta maaf karena tidak menyediakan pilihan gaun yang beragam.
Setelah sedikit berdebat akhirnya Natasha membiarkan Alice memilih gaun itu. Selesai memilih gaun untuk Alice kini mereka mencari setelan jas untuk pangeran Jonathan.
"Lihatlah, Alice sangat antusias jika menyangkut calon suaminya, ayo kita lihat seperti apa setelan yang dipilih Alice.. " ajak Claudya kepada Nathasha mengikuti kemana Alice pergi ke ruangan lain yang bersebelahan.
Ada banyak pilihan setelan pria didalam ruangan tersebut, dan Alice mencari yang berwarna hitam. Dengan lincah Alice memilah dari satu sudut ke sudut lain.
Tidak kurang dari lima belas menit Alice berhasil menemukan setelan yang akan cocok dipakai pangeran Jonathan untuk acara pernikahan esok lusa.
__ADS_1
Setelan tuxedo berwarna hitam bergaya klasik menjadi pilihan Alice, "Aku yakin Nathan akan sangat cocok dengan setelan yang ini bu.. " dengan semangat Alice menunjukkan hasil pilihannya.
"Baiklah.. ayo kita bayar sekarang. " ajak kedua ibu tersebut sambil menggandeng putri kesayangan sekaligus calon menantu terbaik.
Selesai membeli gaun pengantin mereka bertiga kembali melajukan mobil menuju istana utama bangsa vampir.
Saat dalam perjalanan tanpa sengaja Natasha melihat sosok mirip kakaknya pangeran Jonathan sedang berjalan masuk ke sebuah toko daging.
"Claudya , sepertinya aku baru saja melihat putramu Damon, disana.. " Natasha menunjuk tempat yang dimaksud.
"Ahh itu.. aku rasa kamu salah lihat deh. Saat ini putraku Damon sedang berkunjung ke luar negeri untuk menghadiri pertemuan dengan para vampir di negara Rusia. " Claudya mana mungkin mengatakan jika Damon sedang di hukum karena telah melakukan kesalahan fatal dengan meniduri calon adik iparnya.
"Hhmm biasanya aku tidak pernah salah lihat.. " ucap Natasha Romanov lirih, namun lebih percaya ucapan calon besan kan tidak mungkin calon besannya itu berbohong padanya.
Claudya Salvatore mengemudikan mobil lebih cepat, lebih cepat pergi dari kota ini lebih baik. Sedangkan Alice yang juga melihat sosok Damon seperti yang dilihat sang ibu memilih untuk acuh dan tidak peduli.
Sebisa mungkin jangan sampai rahasia kami terbongkar, ..
__ADS_1