Kekasihku pangeran vampir

Kekasihku pangeran vampir
Bab 102 Aurora Borealis view


__ADS_3


Lily dan Nathan tengah menikmati indahnya penampakan Aurora borealis yang sangat indah dari atas kastil Orion.


"Indah sekali bagaimana warna warna indah itu menari diatas langit yang dingin, sangat cantik.. " ucap Lily penuh kekaguman.


"Tapi keindahan itu masih jauh dibandingkan kamu baby, bagiku hanya kamulah yang paling cantik. " Nathan mengeratkan pelukan di pinggang Lily usai mencium lembut pipi sang kekasih.


"Kamu bisa saja.." Lily bersemu malu merona saat Nathan memujinya langsung.


Keduanya sama sama tersenyum saat netra kembali beradu, "Tidak terasa kita sudah sejauh ini, dan sebentar lagi akan ada kehidupan baru muncul di antara kita, aku tidak sabar menunggu anak ini lahir. " Lily tersenyum manis sambil tetap menatap Nathan.


Nathan membalas senyuman Lily dengan kembali menciumi wajah cantiknya, Nathan sama sekali tidak berniat untuk memberitahu resiko ancaman hidup dan mati saat tiba waktunya melahirkan nanti. Nathan sudah memiliki rencana sehingga merasa tidak perlu membuat Lily menjadi mengkhawatirkan hal itu.


Ciuman ciuman singkat menyapu seluruh permukaan wajah Lily, dengan gemasnya Nathan menciumi Lily sampai membuat Lily terkekeh geli.


"Ahh Nathan geli geli ah hahahaa... " Lily menahan wajah tampan dingin nan pucat itu dengan kedua tangannya.


Kedua tangan Lily menangkup rahang dingin Nathan, kekasih vampir nya yang tampan. Seolah dunia hanya milik berdua di tengah malam berselimut warna warna cahaya aurora yang indah.


Entah siapa yang memulai duluan tapi sejak beberapa menit yang lalu Nathan dan Lily sudah saling memagut manisnya bibir satu sama lain.

__ADS_1


Dengan posisi Lily yang duduk dipangkuan Nathan dengan perut besarnya yang sedikit menghalangi keintiman keduanya, Lily agresif sekali kala me lu mat bibir sang kekasih.


Tidak hanya itu tapi Nathan sendiri pun tidak mau kalah membalas apa yang Lily lakukan padanya, dengan satu tangan Nathan menahan tengkuk leher sang kekasih agar mereka bisa lebih dalam mengobrak abrik didalam mulut satu sama lain menggunakan lidah yang saling menari e ro tis.


Ciuman panas keduanya secara lamgsung memancing keinginan untuk melakukan lebih, dan sebuah ide gila tercetus begitu saja oleh Lily yang mengatakan, "Ayo kita lakukan itu disini.. " ucapan lirih dari mulut Lily terdengar sangat seksi menggoda Nathan.


"Are you sure ? disini ? dengan suasana alam terbuka yang dingin ini heumm b? " Nathan tentu tidak menolak gairah yang juga dia rasakan tetapi perlu bagi Nathan untuk memastikan kondisi tubuh sang kekasih yang masih manusia.


"Absolutely sure honey.. i want you, lets ride all night long.. " goda Lily yang tanpa basa basi segera memposisikan diri.


Tidak perlu melepaskan setiap kain yang menempel ditubuh masing masing, cukup bagi Lily menarik keatas gaun tidur yang dia pakai karena memang setiap malam Lily tidak pernah mengenakan pakaian da lam.


"Aku tidak mau pemanasan, aku mau langsung ke permainan inti, " ucap Lily yang ingin mendominasi permainan saat ini.


"As you wish my Lily.. " Nathan menyetujui apapun yang diinginkan Lily hingga saat ini Nathan bersandar pada kursi kayu yang mereka jadikan media bercinta.


Tampak sangat sexy dan cantik saat Tubuh Lily meliuk bergoyang sensual di atas tubuhnya. Nathan berkali kali men de sah saat Lily bergerak memutar pinggul nya lalu menghentak maju semakin dalam.


"Ahh Honey.. ini sangat nikmat ahh.. " Lily semakin bergerak liar kala liang berlendir itu terasa licin mencengkeram benda tegak beurat di dalamnya.


"Agh baby, jangan terlalu bersemangat, ingat ada bayi kita di dalam sini.. " ucap Nathan dengan senyum berkabut gairah mengusap perut besar Lily .

__ADS_1


Malam itu tidak seperti biasanya di mana hasta bercinta seorang ibu hamil yang biasanya bermain pelan dan secukupnya kini justru menginginkan sesuatu yang lebih liar dan asgresif.


Beberapa kali Lily mencapai pelepasan namun dirinya masih enggan berhenti. "Not yet honey not yet ahh. "


Waktu sudah menunjukkan lewat dini hari saat Lily meminta berganti posisi, dimana saat ini Lily dengan bertumpu pada kursi kayu meminta Nathan kembali memasukinya dari belakang.


Sungguh pemandangan yang sangat seksi terpampang di hadapan Nathan saat ini. Sang kekasih dengan perut besarnya sedang menungging seksi dengan gerakan pinggul yang menggoda.


Kembali Nathan menggesek miliknya membuka jalan agar tidak sakit saat memasuki liang berlendir. Setiap gesekan Nathan membuat Lily meracau semakin menggila.


Lily benar benar ingin bercinta habis habisan sepertinya hormon kehamilan sangat berperan saat ini dan,


JLEBB.. satu hentakan kuat Nathan mendorong miliknya masuk seluruhnya ke dalam liang berlendir sang kekasih yang memekik seksi.


"Aakjhh iya seperti itu honey, play me harder and deeper ahh please.. " Lily sudah sangat berkeringat saat ini setiap hujaman yang dilakukan Nathan dari belakang dengan posisi do gy style benar bebar mengobrak abrik didalam miliknya.


Bertepatan dengan sinar matahari yang menyemburat berwarna jingga Nathan menghujam sangat kuat dan dalam, benar benar menumpahkan seluruh isi kedalam tubuh sang kekasih.


akkhh...💦💦


Keduanya memekik nikmat bersamaan, lalu ketika Nathan mencabut batang berurat miliknya dari liang berlendir Lily, tiba tiba..

__ADS_1


__ADS_2