Kekasihku pangeran vampir

Kekasihku pangeran vampir
Bab 77 Kedatangan para orangtua


__ADS_3

Situasi di kediaman pangeran Jonathan dan putri Alice sedang sibuk hari ini, para pelayan sedang menata ruang perjamuan untuk menyambut kedatangan para orang tua yang akan makan malam bersama untuk pertama kalinya setelah beberapa minggu pernikahan pangeran Jonathan dan putri Alice.


Karena para orang tua akan datang maka mau tidak mau pangeran Jonathan menempati kamar utama bersama putri Alice.


Sejak kemarin putri Alice merasa tidak enak badan, seharian hanya tiduran dan tidak ingin diganggu siapapun, kemarin malam usai bertengkar dengan pangeran Jonathan Putri Alice merasakan pusing yang teramat sangat sampai kepalanya hampir pecah.


Esoknya pangeran Jonathan yang baru kembali entah dari mana pun sama sekali tidak peduli,dia tidak sedikitpun merasa khawatir akan kondisi sang istri.


Namun saat mendapatkan kabar jika para orang tua akan mengunjungi mereka maka tidak boleh ketahuan jika sejak hari pertama menikah sampai detik ini mereka pisah ranjang akhirnya pangeran Jonathan kembali ke kamar utama.


"Berhentilah berpura pura Alice, sungguh kamu layak mendapatkan piala oscar untuk aktingmu kali ini.. " pangeran Jonathan duduk disebuah sofa dekat jendela menatap datar ke arah sang istri yang meringkuk di balik selimut di atas ranjang.

__ADS_1


"Aku benar benar sakit Nathan, tubuhku lemas sekali. Setidaknya bertanggung jawablah sedikit untuk merawatku.. " lirih putri Alice berucap meminta empati namun sayangnya pangeran Jonathan sedikitpun tidak bergeming.


Sampai kiamatpun tidak akan sudi aku menyentuhmu Alice.. batin pangeran Jonathan dengan tatapan ketus.


"Apa ini bagian dari rencana licikmu untuk menarik empati para orang tua yang akan berkunjung heumm ?" tanya pangeran Jonathan ketus.


"Sama sekali tidak Nathan, mana mungkin aku pura pura sakit hanya untuk menarik empati orang lain, kamu jahat sekali hiks... " air mata putri Alice menetes begitu saja entah itu akting atau beneran nangis.


Dua pasang orang tua turun bersamaan dari hekikopter yang di kemudikan langsung oleh raja Claude.


Maxim Romanov dan Natasha Romanov tampak saling bergandengan tangan berjalan beriringin di samping pasangan Raja Claude dan Ratu Claudya.

__ADS_1


"Apa menurut kalian Alice dan Jonathan akan terkejut denga kedatangan kita ini ?" tanya Natasha Romanov dengan senyum manisnya.


"Kurasa mereka pasti akan pura pura terkejut, soalnya minggu lalu aku sudah mengatakan tentang rencana kedatangan kita saat menelpon menantu Alice.. " ucap Ratu Claudya tersenyum elegan.


"Haish seharusnya kamu jangan beritahu tentang kedatangan kita besan, biar ini jadi kejutan kan.. " kata Natasha Romanov menggeleng pelan sambil tetap tersenyum manis elegan.


Tiba di depan pintu utama Mansion, Ayah Claude mengetuk pintu beberapa kali hingga muncul seorang pelayan membukakan pintu.


"Mansion yang sangat besar dan mewah tetapi kenapa tidak ada pelayan tambahan, hanya ada dua saja. " kata Maxim Romanov saat tahu jika di mansion pangeran Jonathan dan putri Alice hanya memiliki dua orang pelayan.


"Ini semua keinginan putra dan putri kita besan, mereka ingin menikmati waktu yang lebih berkualitas mungkin dengan tidak banyak pelayan yang bekerja disini. Kamu mengerti kan bagaimana gejolak gairah pengantin baru yang ingin menikmati waktu berkualitas tanpa gangguan. " tutur raja Claude mejelaskan alasan dibalik sepinya mansion tempat tinggal anak mereka.

__ADS_1


Pelayan mengantarkan para orang tua untuk menunggu di ruang perjamuan, setelah itu pelayan tersebut menuju kamar utama untuk memberitahu kedua majikan jika para orang tua telah tiba .


__ADS_2