
Hanya butuh waktu kurang dari satu jam, helikopter yang dikemudikan pangeran Jonathan mendarat dengan aman di landasan helipad.
Sebuah rumah mewah hadiah pernikahan dari para orang tua itu tampak megah, sayangnya pangeran Jonathan meminta secara pribadi agar tidak mempekerjakan terlalu banyak pelayan.
Setelah mematikan mesin helikopter, pangeran Jonathan turun diikuti oleh Alice di belakangnya, Langkah pangeran Jonathan yang lebar tidak membiarkan Alice mensejajarkan langkahnya.
"Suamiku, tunggu aku !" ucap Alice agak berteriak sambil melambaikan tangan lantaran mulai tertinggal jauh dari pangeran Jonathan.
Sengaja tidak mendengarkan suara teriakan tersebut, pangeran Jonathan gegas masuk ke dalam rumah yang ternyata langsung disambut oleh dua pelayan yang ditugaskan untuk bekerja dirumah tersebut.
Pangeran Jonathan hanya merespon sekenanya saat kedua pelayan membungkuk memberi hormat kemudian pangeran Jonathan langsung menuju ke sebuah kamar.
Kamar utama untuk siempunya rumah adalah yang paling luas dengan ukuran ranjang yang besar. Pangeran Jonathan baru saja masuk untuk melihat isi kamar utama saat tiba tiba,
ceklek.. suara pintu kamar terkunci dari dalam dan pelakunya adalah Alice.
Pangeran Jonathan menoleh kebelakang sambil mengangkat satu alisnya dan berkata, "Apa yang kamu lakukan Alice !"
__ADS_1
"Kenapa kamu jalan cepat sekali suamiku, aku kewalahan mengejarmu.. " ucap Alice yang tampak acuh melempar kunci kamar ke sembarang arah.
Alice berjalan mendekati pangeran Jonathan yang masih tidak merubah posisi dan ekspresinya, dingin..
"Bukankah malam ini adalah malam pertama kita suamiku.. " Alice berdiri tepat di hadapan pangeran Jonathan lalu dengan gerakan sengaja memainkan jemarinya di sekitar kancing kemeja.
Masih tetap dingin dan tanpa ekspresi, sikap pangeran Jonathan ini dianggap Alice bukan sebagai tanda penolakan hingga semakin berani memainkan jemarinya ditubuh pangeran Jonathan.
Nathan tidak melawan, kamu tidak akan bisa menolakku sayang... batin Alice yang kini membuka dua kancing kemeja pangeran Jonathan lalu mundur selangkah ke belakang.
"Lihat aku suamiku... " ucapan Alice dengan suara yang dibuat seksi menggoda.
Srrett.. bruug.. Gaun merah itu terbuka dan lolos begitu saja di atas lantai.
Ternyata ini adalah tujuan Alice memilih gaun pernikahan warna merah tempo hari, model bagian dada kemben dengan belahan yang sangat rendah sehingga saat resleting dibagian belakang gaun di tarik akan langsung lolos dan menampilkan tubuh indah Alice yang sintal.
Aku akan menggodamu sayang, malam ini aku ingin bercinta denganmu, Nathanku.. batin Alice seiring gerakan e ro tis yang dia lakukan di depan pangeran Jonathan.
Alice yang tubuhnya sudah setengah polos hanya menyisakan kain berbentuk segitiga yang menutupi area sensitifnya kini mulai memainkan kedua tangan,
__ADS_1
Alice sengaja menjilati jemarinya sendiri seolah sedang menikmati bagian tubuh Nathan, setelah jemarinya basah Alice semakin bergerak memainkan bibir seksi nya lalu turun lagi hingga kedua tangan Alice masing masing menangkup di kedua payu dara.
"Nathan suamiku.. i want you honey.. " Alice menggigit bibir bawahnya sambil meremas memainkan kedua gundukan kenyal miliknya.
Dengan menatap sendu menahan hasrta yang mulai tinggi, Alice mendorong tubuh Pangeran Jonathan hingga terduduk di tepi ranjang.
"Sshhh ahh suamiku, sentuh aku awwshh ahhh" racau Alice yang sengaja memainkan pucuk pu ting nya.
Saat ini Alice dalam posisi merebahkan dirinya di sebuah sofa panjang dekat ranjang, menyuguhkan pertunjukan solo e ro tis khusus untuk suaminya.
Saat satu tangan Alice meremas satu bagian payu dara sambil meremas memainkan pucuk nya yang semakin keras, satu tangan Alice yang kan menyusup ke dalam kain segitiga dan mulai bergerak searah jarum jam.
Gerakan gila yang membuat sekujur tubuh Alice terasa geli dan menginginkan sentuhan pria. Secara refleks Alice sampai merem melek menikmati permainan solonya.
"Sshhh ahh Nathan... " Alice mendongakkan kepalanya sambil merem melek saat membayangkan Nathan menyentuh bagian sensitif nya itu.
Sudah mulai basah dan siap dijamah..
Alice hanyut dalam permainan jarinya sendiri, sedangkan pangeran Jonathan ?
__ADS_1