Kekasihku pangeran vampir

Kekasihku pangeran vampir
Bab 73 Long time no see


__ADS_3

Tiba tiba..


Terdengar suara tapak alas kaki seseorang masuk kedalam restoran, "Maaf kami sudah tutup tuan! " ucap si pegawai wanita terkejut melihat sosok yang tiba tiba saja masuk sementara dirinya sedang menyapu lantai.


"Bisa berikan aku daging ?" kata si pria tersebut. Tentu saja sudah tidak ada satu menu pun yang bisa disajikan.


Semua bahan masakan untuk hari ini sudah habis, "Kembalilah besok tuan, saat ini kami sudah tutup maaf. " ucap si pegawai wanita ramah.


Namun pria bertubuh tinggi dan tegap mengenakan masker serta penutup kepala tampak sedikit pun tidak bergeming, sungguh pria itu sangat lapar dan membutuhkan olahan daging segar.


"Aku sangat lapar, tolong berikan aku daging segar.. " pria itu kekeuh meminta daging segar padahal sudah tidak ada stok yang tersisa di dalam lemari penyimpanan.


"Tuan.. silakan pergi ke restoran daging lainnya, kami sudah tutup dan tidak bisa melayani pengunjung satupun. " si pegawai wanita tampak gemetar ketakutan.

__ADS_1


Di daerah tempat mereka berjualan memang tersiar rumor sering adanya tamu yang tiba tiba masuk saat sudah lewat jam operasional dan meminta menu olahan daging segar. Si pegawai wanita saat ini takut karena pria itu mungkin yang sering jadi topik perbincangan di kalangan pengusaha kuliner di wilayah itu.


Sedangkan Lily yang mendengar suara ribut diluar sana memilih untuk menghentikan aktifitas pembukuan yang saat ini dia lakukan lalu berjalan keluar ruangan.


"Apa apa ribut ribut disini !" ucap Lily tiba tiba menengahi antara tamu pria misterius dan pegawainya.


Netra Lily menatap keduanya bergantian, saat menatap netra si pegawai wanita segera menundukkan kepala, lalu saat menatap tamu misterius tersebut Lily tidak merasa asing dan dia mengkerutkan dahinya sambil berkata ," Siapa kamu ?"


"Lily ??" ucap pria misterius itu tiba tiba, membuat Lily mau tidak mau mendekat ke arahnya.


Kini jarak berdiri keduanya sekita dua langkah, dengan netra yang saling bertumpu Lily menelisik sambil mengerutkan dahi. Kemudian saat pria misterius itu membuka maskernya seketika kedua bola mata Lily membelalak terkejut sambil berucap sebuah nama, "Damon ??"


Senyum Damon yang tampan meski sedikit kontras dengan penampilan kumalnya, benar benar membuat Lily tidak menyangka.

__ADS_1


Sedang apa seorang pangeran vampir main ke dunia manusia hahh ?? dan apa yang dia lakukan di tempat seperti ini, bahkan penampilan Damon sangat kumal mirip gelandangan.. batin Lily masih menikmati rasa keterkejutan nya.


"Lily... can you give me some meat, fresh meat ?" senyum Damon meminta makan, yang dia yakin Lily tahu pasti apa maksudnya.


"Eghem... pria ini adalah temanku, aku akan ajak temanku makan malam di tempat lain, oh iya jika mobil sudah kembali biarkan saja tetap diparkiran, kunci mobil tolong letakkan di meja kerjaku mengerti ?" tanya Lily berucap pada pegawai wanitanya.


"Baik bu, saya mengerti.. " ucap si pegawai wanita membungkuk hormat saat menatap kepergian sang nyonya bos bersama teman prianya.


Jadi itu adalah teman bu boss, teman atau pacar ya?? Hhmmm dia sangat tampan sih... batin si pegawai wanita yang tiba tiba jatuh hati ketika Damon membuka masker tadi.


Kini Damon dan Lily tengah berjalan beriringan meninggalkan restoran Rhea menuju restoran daging di tempat lain yang masih buka.


"Long time no see Lily.. " ucap Damon lirih.

__ADS_1


__ADS_2