KEMARIN BUNDA ADA DISINI 2

KEMARIN BUNDA ADA DISINI 2
Apa kamu


__ADS_3

Satria bener bener stress menghadapi kelakuan adik iparnya yang semakin keterlaluan, Satria panggil asistennya untuk minta solusi supaya bisa selesaikan masalah sepele dengan damai tanpa ada keributan sama sekali.


“ Ada apa ke ruangan kamu Satria? Perasaan jam segini belum waktunya memberikan dokumen untuk kamu deh dan hari ini tidak ada proyek yang masuk jam segini?” Tanya Asistennya Satria bingung, karena pagi ini tidak ada


pekerjaan yang harus diselesaikan


“ Saya minta kamu untuk kesini, bukan membahas pekerjaan kok, tapi saya mau tanya ke kamu apa kamu ada kenalan CEO jomblo dan mau dicomblangin dengan adik ipar saya?” Tanya Satria yang sudah tidak tahu lagi cara melarang Natalia centil didepannya


“ Ada masalah apa?tiba tiba kamu mau cariin jodoh untuk ipar kamu? Bukannya selama ini biasa saja kan?” Tanya Asistennya Satria bingung, karena Satria tiba tiba bahas jodoh untuk Natalia

__ADS_1


“ Natalia sudah beberapa kali godain saya dan saat liburan keluarga ke kebun binatang, Nalita terus terang didepan Marsya bilang jika dia suka dengan saya, dan saya bersama Marsya nginep dirumah ayah Rangga karena mamah rindu kebersamaan bareng Marsya, tapi justru membuat Natalia semakin berani godain saya di rumah walaupun diam diam, saya tidak ingin ada masalah diantara saya, Marsya, dan Natalia membuat orang tua jadi ribut, oleh karena itu saya mau mencarikan jodoh untuk Natalia seorang CEO tampan dan sukses supaya Natalia mau menerimanya dan mau melupakan saya tidak ada niatan merusak rumah tangga saya bersama Marsya, karena saya tidak tega sakitin Marsya karena selingkuh dengan ipar sendiri dan menjadi masalah untuk keluarga nantinya”


Lanjut Satria panjang lebar, Satria berusaha terus terang demi mendapatkan solusi terbaik


“ Oh Natalia anak keduanya pak Rangga yah, baik lah saya akan bantu kamu Satria, saya akan coba deketin Natalia jika dia selama pendekatan tidak berulah akan saya lanjut ke jenjang pernikahan demi menjaga


rumah tangga kamu dan Marsya bisa bertahan tanpa ada orang ketiga apa lagi orang ketiga nya ipar sendiri, itu akan mempermalukan keluarga didepan karyawan jika tahu kan” Lanjut Asisten nya Satria yang mau berkorban bantuin Satria, apa lagi asistennya masih jomblo tidak ada salahnya mendekati Natalia


“ Memangnya Marsya tidak mau menerima haknya juga, atas perusahaannya pak Rangga, sampai kamu bilang perusahaannya dipegang suaminya Natalia?” Tanya Asistennya Satria merasa heran karena mau mengurangi beban Marsya pegang dua perusahaan sekaligus

__ADS_1


“ Tidak mau, karena merasa sudah cukup menjalankan perusahaannya ayah Nando sampai sekarang, lagian Marsya mampu mengembangkan satu perusahaan dan membiarkan Natalia yang pegang sendirian perusahannya ayah Rangga, jika kamu dan Natalia berjodoh maka kamu yang akan jalanin perusahaannya ayah Rangga dan bantuin Natalia mengembangkan perusahaan besar untuk tetep bertahan juga kan” Lanjut Satria yang berusaha membantu mempertahankan perusahaan tidak bangkrut, berusaha mengurangi bebannya Marsya, berusaha supaya Natalia akhirnya bisa kerja, dan mendapatkan jodoh lebih penting supaya Natalia tidak merusak rumah tangganya karena perasaan yang salah yang Natalia miliki sekarang


“ Baik lah Satria, saya akan berusaha mendekati Natalia, berusaha pelan pelan bantuin Natalia untuk bisa kerja secara professional dan tidak merusak rumah tangga kamu yang baru setahun kan” Lanjut Asistennya Satria yang mau sepenuhnya bantuin masalahnya Satria yang sebenernya sepele tapi ternyata cukup rumit juga


Satria yang mendengar ucapan asistennya merasa lega dan bahagia sekali, karena mendapatkan solusi dengan cepat, tidak membiarkan terlalu lama membuat Natalia semakin nekat godain Satria


Dilain sisi, Iis melempar baju yang sudah kering tepat didepan wajahnya Anisa, membuat Anisa merasa kesal dan merasa terhina sekali dengan sikap Iis yang semakin keterlaluan.


“ Kamu bisa sopan tidak, tidak usah terlalu seperti ini lah Iis memperlakukan saya, mau bagaimana pun saya juga istrinya mas Rangga yang harus kamu hargai juga, saya tahu ini rumah milik kamu, tapi tolong jangan terlalu merendahkan saya keterlaluan juga” Ucap Anisa bener bener kesel dengan sikapnya Iis yang semakin keterlaluan

__ADS_1


“ Saya tidak peduli dan itu kerjakan yah” Lanjut Iis langsung pergi, Iis bener bener tidak peduli dengan perasaannya Anisa sama sekali, karena Anisa juga tidak peduli dengan perasaannya Iis dengan menerima ajakan rujuk yang diminta oleh Rangga


“ Sabar Anisa, hadapi perempuaan jahat seperti Iis, dia bertingkah cuman karena merasa saya cuman numpang hidup dirumanya saja” Batin Anisa berusaha mengerti apa yang dilakukan Iis dan Anisa jalan ke ruangan tempat setrika baju


__ADS_2