
Bobby melihat Natalia jalan pelan pelan masuk kedalam masjid, membuat Bobby senyum bahagia melihat penampilannya Natalia yang semakin cantik dihari bahagianya.
" Cantiknya calon istri aku" Ucap Bobby senyum bahagia melihat penampilannya Natalia, yang berbeda dari sebelumnya.
" Terimakasih sayang atas pujiannya, bikin aku malu saja diperhatikan seperti itu sayang" Ucap Natalia nunduk malu, karena melihat Bobby senyum sambil melihat Natalia
" Terpesona nanti saja, pas kalian sudah istirahat nanti, sekarang buruan ijab kabul supaya cepat halalnya." Protes Rangga, Rangga dulu pas menikah dengan Iis dan Anisa juga terpesona dengan penampilan Iis saat ijab dan kabul, juga resepsi pernikahan bikin terpesona
Rangga langsung mulai acara ijab kabul pernikahannya Natalia dan Bobby, dengan lantang Bobby mengulang ucapannya Rangga.
" Bagaimana saksi apa sah?" Tanya Rangga melihat tamu undangan, Rangga senyum manis saat melihat Anisa yang duduk disebelahnya Iis
__ADS_1
Sah
Sah
Sah
Teriakan tamu undangan mengucapkan sah, membuat Bobby langsung memberikan cincin pernikahannya untuk Natalia.
" Terimakasih sayang, sudah memberikan aku kepercayaan untuk aku bisa menjaadi suami yang beruntung memiliki kamu dalam hidup aku." Ucap Bobby bahagia, karena tidak menyangka niat baik nya Satria menjadi kenyataan untuk Bobby bisa memperistri Natia
" Maaf semuanya ganggu,sebelum semuanya bubar, ada yang mau saya sampaikan" Ucap Rangga yang semakin yakin untuk rujuk dengan Iis demi kesejahteraan hidupnya dan tidak ingin kehilangan Anisa untuk kedua kalinya.
__ADS_1
" Mau bicara apa sih ayah " Bisik Marsya ke Satria
" Tadi aku melihat di cctv di unit apaterment, jika ayah hari ini mau rujuk dengan Bunda dan mamah sekaligus" Ucap Satria yang tidak semuanya diceritakan ke Marsya
" Alhamdulillah papi,jika ayah ingin rujuk dengan bunda dan mamah, semoga kali ini beneran mencintai Bunda supaya melihat ayah punya dua istri lagi" Ucap Marsya, Marsya berharap setelah rujuk Rangga bisa memperbaiki sikap dan ucapannya ke Iis dan Natia.
" Iis dan Anisa, mungkin saya ada kesalahan dengan kalian berdua, dan jujur hidup saya sepi sekali tanpa ada kalian dalam hidup saya, diacara bahagia anak kita dan didepan tamu undangan, saya ajak kalian berdua mau diajak rujuk dan menjadi satu keluarga kembali." Ucap Rangga, Rangga berusaha jongkong ditengah tengah Iis dan Anisa, berharap Iis dan Anisa mau diajak rujuk.
" Kenapa rujuk harus ajak Anisa segala, kalo mau rujuk seharusnya pilih salah satu saja, saya yakin sekali jika Rangga cuman manfaatin saya lagi, supaya Anisa mau diajak rujuk bener bener jahat orang itu, saya tidak percaya dengan ucapannya " Batin Iis yang tidak percaya dengan ucapannya Rangga sama sekali.
" Maaf, saya tidak mau rujuk dan tidak mau lagi menjalankan rumah tangga poligami, cukup sekali saya merasakan di madu, merasakan pilih kasih, dan merasakan sakit hati hadirnya orang ketiga dalam rumah tangga, karena rumah tangga dengan konsep poligami itu tidak membuat saya bahagia menjalankannya. maaf saya tolak" Tegas Iis, Iis tidak peduli jika Rangga merasa malu, tapi memang itu lah faktanya, menjalankan rumah tangga dengan konsep poligami tidak membuat bahagia
__ADS_1
" Maaf mas,saya juga menolak menjalankan rumah tangga dengan konsep poligami, sudah cukup sekali saya menjadi istri kedua, orang ketiga dalam rumah tangga kamu dan Iis, dan sudah cukup sekali menjadi alasan air mata istri pertama keluar karena ada saya didalam rumah tangga kalian." Tegas Anisa, sudah cukup Anisa jadi tidak tenang, karena melihat suami pilih kaasih dan air mata membasahi wajahnya Iis.
" Yah ditolak, kasihan sekali, malu dong ajak rujuk didepan tamu undangan seperti ini" Ucap Salah satu tamu undangan, yang ledekin Rangga yang gagal ajak rujuk Iis dan Anisa untuk menjalankan konsep rumah tangga poligami