
Satria ajak Marsya untuk ke dokter umum, periksa kondsinya Marsya yang tiba tiba sakit dan muntah muntah, membuat Satria panic dengan kondisinya Marsya.
“ Dokter, istri saya sakit apa? Kenapa tiba tiba lemes, pusing, dan muntah muntah?” Tanya Satria kwatir dengan kondisinya Marsya
“ Istri anda tidak sakit pak, dan anda salah bawa istri anda ke sini pak” Ucap Dokter umum langsung membuat surat rujukan untuk Marsya
“ Maksud tidak sakit apa yah? Jelas jelas lemes seperti itu dokter? Dan salah tempat maksud anda apa yah? Anda kan dokter umum, bukannya dokter hewan kan?” Tanya Satria kesel, karena dokter bisa bilang jika Marsya salah dibawa dan tidak sakit sama sekali
“ Perkiraan saya, usia kandungan istri anda masuk empat minggu, selamat yah bu, tolong dijaga kandungannya dan sekarang kalian bisa ke dokter kandungan untuk membahas seputar kandungan istri anda pak, ini rujukan untuk ke dokter kandungannya” Lanjut Dokter langsung kasih surat rujukan yang harus Satria berikan ke dokter kandungan
“ Apa empat minggu? Subhanallah dokter, pasti dokter pasti akan saya jaga baik baik ke hamilan pertama saya” Ucap Marsya bahagia sekali, akhirnya bisa memberikan anak pertama sekian lama ke Satria
“ Hore sebentar lagi ada yang panggil saya dengan sebutan papi,terimakasih sayang akhirnya memberikan aku anak pertama juga” Ucap Satria bahagia sekali, akhirnya perjuangannya tidak sia sia untuk mendapatkan anak pertama
Satria langsung peluk Marsya dan jalan pelan pelan keluar dari ruangan dokter umum dan akan ke dokter kandungan, untuk pemeriksaan selanjutnya
Dilain sisi, Rangga melihat ART baru yang akan bantuin membersihkan rumahnya, Rangga bahagia sekali akhirnya tidak membuat kedua istrinya merasa lelah beberes rumah sebesar ini.
“ Saya harap, kamu bisa betah kerja disini dan bekerja secara baik selama ada dirumah ini yah” Ucap Rangga,Rangga merasa lega sekali karena dengan cepat mendpatkan ART untuk di rumahnya
__ADS_1
“ Kamu sudah menikah? Jika kamu punya anak boleh saja anak kamu kerja disini juga dan bantuin kamu” Ucap Iis melihat ART nya masih muda dan cantic, Iis berharap Rangga tidak direbut oleh ART nya, cukup Anisa saja yang merebutnya
“ Saya seorang janda bu, anak saya sudah lulus SMU bu, insya allah saya akan bekerja secara professional dirumah ini ibu ibu dan bapak” Ucap ART barunya Rangga
“ Kita akan kuliah kan anak kamu, sambil bantuin merapihkan rumah ini dan jika anak laki laki bisa menjadi satpam dirumah ini” Lanjut Rangga yang ingin membantu anak ART nya untuk merasakan pendidikan selanjutnya
“ Aku setuju sayang, supaya anaknya bisa mendapatkan masa depan yang lebih baik selama ibu nya kerja disini” Ucap Anisa yang tidak keberatan jika Rangga membantu orang lain
“ Aku tidak setuju, jika mau disini untuk kerja sepenuhnya dan tidak ada sambil kuliah apa lagi memberikan biaaya pendidikan walaupun membantu setengah juga, aku tidak setuju mas, kalo anaknya laki laki yah harus full menjadi satpam disini tidak ada kuliah sama sekali” Tegas Iis, Iis takut dimanfaatin dan takut Rangga ke goda oleh ART nya yang janda
“ Anak saya perempuan ibu ibu dan pak Rangga, jika ibu tidak setuju tidak masalah bu, anak saya bisa sepenuhnya kerja disini tidak masalah bu” Lanjut ART nya yang berusaha tidak tersinggung dengan ucapannya Iis barusan
“ Yah sudah, besok kamu bisa kesini lagi dan tinggal disini bersama anak kamu juga” Lanjut Rangga pasrah, karena Rangga tidak ingin debat dengan Iis cuman karena tidak jadi memberikan biaya pendidikan untuk anak ART nya
“ Baik pak” Lanjut ART nya Rangga senang akhirnya bisa mendapatkan pekerjaan juga dan anaknya juga kerja jadi tidak dirumah sendirian selama tinggal dan kerja drumahnya Rangga, Iis, dan Anisa
Dilian sisi, Satria bahagia sekali akhirnya penantian panjang, Marsya bisa memberikan anak juga dan rumah akan ada tangisan anak pertama.
“ Subhanallah yah sayang, akhirnya mami mengandung juga dan orang tua kita pasti bahagia sekali karena sebentar lagi akan menjadi kakek dan nenek, memiliki cucu pertama” Ucap Satria yang bahagia sekali, karena Marsya lagi mengandung anaknya
__ADS_1
“ Pasti bahagia sekali sayang, terimakasih yah sayang selama sebulan ini menjaga aku sebaik mungkin, tidak membiarkan aku terlalu cape dan maaf yah sayang aku sempet marah karena banyak larangan dan sekarang aku
mengerti larangan yang papi berikan untuk aku demi kita bisa mempunyai anak pertama” Ucap Marsya bahagia karena Satria bener bener menjaga Marsya supaya tidak terlalu cape dan tidak cepet sakit demi kelancaran program punya anak pertama
“ Kita sekarang ajak makan semua orang tua kita, untuk memberitahu mereka jika sekarang mami lagi mengandung cucu pertama mereka” Lanjut Satria yang akan undang makan malam bersama orang tuanya dan kelima orang tuanya Marsya untuk kasih tahu jika sekarang Marsya lagi mengandung cucu pertamanya.
Dilain sisi, Nando mendapatkan kabar Marsya lagi hamil empat minggu, membuat Nando langsung kasih tahu Lusi jika Satria dan Marsya ajak makan malam bersama, untuk syukuran anak pertamanya Satria dan Marsya.
“ Sayang, Marsya lagi hamil sayang, sudah empat minggu usia kandungannya sayang dan Marsya juga ajak kita untuk makan malam bersama orang tuanya Satria, Rangga, Iis, dan Anisa. Alhamdulillah yah sayang penantian
panjang mereka tercapai juga” Ucap Nando bahagia, karena akhirnya Marsya bisa punya anak juga
“ Alhamdulillah sayang, aku ikut bahagia mendengarnya, akhirnya dirumah bakal ada suara bayi nantinya dan kita akan bantuin Marsya selama kehamilan pertamanya sayang, supaya bisa siapin makanan untuk Marsya bisa makan banyak demi nutrisi yang dibutuhkan ibu hamil” Ucap Lusi bahagia sekali, karena bisa merasakan mengurus anak yang lagi mengandung dan menemani makan saat Marsya merasa lapar terus
“ Iyah sayang, kita akan masak banyak untuk Marsya supaya tidak merasa lapar dan kita kesulitan mendapatkan makanan untuk Marsya sayang” Lanjut Nando yang akan bantuin masak untuk Marsya dan rela masak untuk kasih ke Marsya saat Marsya reques makanan untuk Marsya selama hamil
“ Pulang yuk sayang, kita siap siap untuk ikut makan malam sayang” Lanjut Lusi yang tidak saabar ingin ketemu Marsya dan Satria, juga melihat hasil USG pertamanya Marsya
Lusi dan Nando langsung jalan pulang untuk siap siap ketemu dengan Marsya dan Satria untuk ikut acara makan makan, merayakan hari bahagia untuk Marsya karena punya anak pertama
__ADS_1