KEMARIN BUNDA ADA DISINI 2

KEMARIN BUNDA ADA DISINI 2
Bersatu kembali


__ADS_3

Rangga ke rumahnya Nando untuk ketemu dengan Anisa dan berusaha untuk ajak Anisa rujuk dan Rangga tidak akan tinggal diam, jika harus bercerai dengan Anisa begitu saja.


“ Mau apa lagi kamu kesini? Marsya lagi diluar bersama Satria?” Tanya Nando melihat Rangga jalan kedepan pintu rumah


“ Saya mau cari istri saya, mana Anisa dan saya ingin ajak pulang Anisa” Ucap Rangga melihat Nando yang tidak mendukung jika Rangga rujuk dengan Anisa


“ Istri? Bukannya Anisa sudah menceraikan kamu? Anisa dan Lusi ikut Marsya dan Satria jalan jalan?” Tanya Nando heran, karena setahu Nando jika Rangga dan Anisa proses bercerai


“ Sampai kapan pun saya tidak akan menceraikan Anisa, karena saya yakin jika Anisa terpaksa ikut menceraikan saya bukan karena inginannya Anisa dan selama kita menikah lagi, tidak ada sikap dan ucapan saya yang sakitin dia, jadi tidak ada alasan untuk Anisa menceraikan saya begitu saja” Lanjut Rangga percaya diri, karena Rangga selalu mengutamakan Anisa dari pada Iis dalam segala hal


“ Percaya diri sekali kamu Rangga, yang pasti dirumah ini tidak ada siapapun dan mereka semua lagi pergi dari tadi” Lanjut Nando merasa kasihan melihat Rangga yang tidak bisa menerima kenyataan, jika Rangga sudah kehilangan Anisa karena keegoisannya sendiri


“ Mereka pergi kemana? Kenapa kamu tidak ikut?” Tanya Rangga penasaran, Rangga memang tidak melihat mobilnya Satria sama sekali


“ Mereka bilang sih mau cakeup dan mau ketemu dengan Iis, Natalia, dan Boby. Saya tidak ikut mau di rumah saja dan lagi malas saja ikut anak anak jalan jalan” Lanjut Nando, Nando lagi banyak pekerjaan membuat Nando terpaksa dirumah sendiri

__ADS_1


“ Sial, kenapa mereka deket sekali sih dengan Iis dan Natalia,jika seperti ini terus saya semakin jauh dengan Anisa dan kemungkinan rujuk sedikit sekali” Batin Rangga kesel, karena Anisa dan Marsya semakin deket dengan Iis dan Natali selalu jalan bareng terus.


“ Baik lah Nando, saya langsung pulang saja kalo begitu” Lanjut Rangga kesel, karena Anisa semakin sulit untuk ditemui dan selalu deket dengan Iis


Nando melihat Rangga pergi, merasa kasihan melihat Rangga berjuang untuk mempertahankan rumah tangganya bersama Anisa.


Dilain sisi, Iis walaupun kesel dan benci dengan Anisa dan Marsya, tapi masih mau memberikan perhatian ke Marsya untuk memberikan barang barang untuk anaknya Marsya nanti


“ Terimakasih bunda, banyak sekali perlengkapan anak Marsya yang dibelikan oleh bunda”Ucap Marsya bahagia sekali karena Iis mau belanjain dirinya untuk kebutuhan anaknya


“ Sama sama Marsya, apa bener jika Rangga tinggal di apatermen kamu Satria? Menantu kesayangan pasti mau menampung mertua kesayangan yah?” Tanya Iis menatap Satria yang bawa barang belanjaanya Marsya


“ Kalo sama bunda, tidak ada niatan untuk rujuk dari ayah sendiri, justru ayah paksa bunda dan Natalia untuk bujuk mamah mau rujuk kembali dengan ayah bahkan jika kita gagal bujuk mamah untuk rujuk, ayah tidak akan memberikan restu Natalia menikah dengan Bobby dan tidak akan datang ke acara penting anaknya, duh iri sekali yah melihat ayah berjuang mau rujuk sampai ancam istri pertamanya demi bisa bersatu kembali bahkan tidak memikirkan perasaan kita sama sekali, segitunya mencintai Anisa nya sampai mengabaikan orang yang sudah berjasa dalam hidupnya, bahkan pernikahan tahun kemarin pun biayanya dari saya semua, laki laki tidak tahu malu sama sekali” Ucap Iis sambil menatap sinis kearah Anisa


“ Saya tetep tidak akan rujuk dengan Rangga, saya tidak mau punya suami yang setega itu ke mantan istrinya, saya tidak akan bisa tenang membiarkan kamu sedih dan kesel karena tidak ikhlas melihat kita bersatu” Ucap Anisa semakin yakin tidak akan rujuk dengan Rangga, karena cara Rangga masih sama seperti Rangga ajak nikah Anisa tahun kemarin

__ADS_1


“ Sayang, jangan biarin ayah datang ke acara kita untuk mempermalukan kita yah, aku tidak ingin karena keegoisan ayah membuat kita malu dengan client dan temen temen kita, apa lagi saat acara resepsi pernikahan, akan diumum kan jika kamu akan menjadi pemimpin diperusahaan aku, karena kita sudah sah menjadi suami istri” Ucap Natalia berharap acara bahagianya, tidak mengalami kegagalan cuman karena Rangga saja


“ Tenang yah sayang, aku tidak akan biarin ayah merusak hari bahagia kita.” Ucap Bobby sambil peluk Natalia sudah bisa tenang


“ Parah sih ayah itu, mau rujuk saja tapi masih ancam bunda dan Marsya terus heran sekali, tidak memikirkan cara yang baik baik” Batin Satria heran, karena mertuanya tidak memikirkan cara yang baik untuk mendapatkan perhatiannya Anisa


“ Maafin saya semuanya, karena kehadiran saya membuat Iis dan Natalia tidak bahagia, dank arena saya membuat Rangga dengan teganya ancam tidak memberikan restu sama sekali. Maafkan saya Iis, Natalia, dan Bobby” Lanjut Anisa sedih, karena kehadirannya justru membuat anak dan istrinya Rangga, selalu sedih karena ucapannya Rangga yang semakin seenaknya ke Iis


Dilain sisi, Rangga bener bener kesel karena gagal lagi, untuk bujuk Anisa untuk rujuk, ada saja penghalang untuk ketemu dengan Anisa.


“ Sayang, kenapa rumah tangga kita jadi hancur seperti ini Anisa sayang, aku bener bener mencintai kamu dan ingin sekali bersatu kembali bersama kamu, menghabiskan masa tua bersama kamu, Marsya, Satria, dan cucu kita nanti. Bukan seperti ini sayang kenapa tega tinggalin aku begitu saja cuman karena menghargai perasaan Iis sampai seteganya itu menjahui aku sayang” Ucap Rangga sedih dan kesel, karena Anisa mau meninggalkannya begitu saja.


Dilain sisi, Nando menceritakan jika tadi Rangga ke rumah dan mau ketemu dengan Anisa untuk diajak rujuk, sejujurnya Anisa tidak tega mendengar perjuangannya Rangga untuk rujuk, tapi Anisa tidak suka dengan caranya Rangga.


“ Tadi pas kalian pergi, Rangga kesini dan mau ajak rujuk kamu Anisa, apa kamu yakin ingin bercerai dengan Rangga? Suami yang kamu rindukan selama ini kan? Tapi jika kalian rujuk membuat Marsya semakin sedih tidak akan saya biarkan Marsya ketemu kamu dan Rangga yang tidak bisa membuat Marsya tenang selama kehamilannya?” Tanya Nando, Nando akan selalu berjuang untuk membuat Marsya tidak sedih dan banyak fikiran cuman karena masalah orang tuanya terus

__ADS_1


“ Saya semakin yakin untuk bercerai, saya tidak ingin rujuk tapi melihat Iis dan Natalia semakin sedih, apa lagi Rangga sampai tega ancam Iis tidak akan memberikan restu Natalia dan Bobby nikah jika mereka gagal bujuk saya untuk rujuk kembali bersama Rangga, saya tidak ingin memiliki suami setega dan seegois Rangga lagi” Tegas Anisa yang semakin yakin untuk pisah, perempuan mana yang tega diam saja saat tahu ada yang diancam cuman karena untuk bujuk Anisa mau rujuk kembali bersama Rangga.


“ Marsya tidak akan seegois dulu, walaupun mamah dan papah tidak bisa bersatu, tapi setidaknya masih melihat ayah sehat dan bisa jalan jalan bersama ayah juga” Ucap Marsya yang tidak akan pentingkan diri sendiri. Dan tidak akan mengabaikan perasaan Iis dan Natalia lagi


__ADS_2