KEMARIN BUNDA ADA DISINI 2

KEMARIN BUNDA ADA DISINI 2
Kesini untuk kerja


__ADS_3

Rudi merasa lega karena akhirnya Marsya dan Satria sampai di kantornya Rangga, dan lega karena Marsya dan Satria akan segera kerjain dokumen yang sudah ada di mejanya.


“ Natalia kemana?  Kok sudah tidak ada diruangan ini?” Tanya Marsya melihat meja kerjanya Natalia rapih sekali


“ Katanya mau makan dan ketemu dengan Boby untuk makan siang bersama dan temani Boby kerja di kantornya Satria katanya” Ucap Rudi yang mendengar keinginannya Natalia yang sudah tidak ingin kerja lagi hari ini


“ Oh ke kantor saya? Yah sudah om,kita mulai kerja yah” Lanjut Satria langsung melihat dokumen yang sudah ada di meja


“ Iyah Satria, oke kalo begitu om ke ruangan om yah dan permisi kalo begitu” Lanjut Rudi langsung keluar dari ruang kerjanya Marsya dan Satria, Rudi tidak akan cemas meninggalkan banyak dokumen diruanganny Marsya karena akan dikerjakan dengan baik oleh Satria dan Marsya


Dilain sisi, Anisa berusaha menahan kesal, melihat Iis duduk dengan santai di ruang keluarga sambil nonton televsi dan makan cemilan


“ Iis, jangan disitu dong, saya mau bersihin ruangan ini” Ucap Anisa berusaha tidak emosi melihat kelakuan Iis yang keterlaluan


“ Memangnya kenapa saya disini?  Apa hak kamu melarang saya duduk disini? Bik Nur saja bisa kok pel ruangan ini jika saya lagi duduk untuk nonton televise kok, kamu kenapa tidak bisa?” Tanya Iis senyum sinis melihat Anisa yang terlihat menahan emosinya


“ Saya mau pel rumah ini, karena keinginan kamu untuk bersama sama merapihkan rumah ini, bukan memperlakukan saya seperti ART seperti ini, tolong hargai saya sedikit saja Is” Lanjut Anisa mulai kesel melihat kelakuannya Iis,yang semakin seenaknya ke Anisa


“ Tidak mau, karena kamu pantas diperlakukan seperti ini dan kamu sadar diri siapa kamu dirumah ini ha” Lanjut Iis langsung tumpahin air yang lagi dipegangnya, dan langsung pergi begitu saja setelah selesai membuat Anisa mulai kesel


“ Astaga, perempuan itu sombong sekali sih, pantas saja mas Rangga mau kembali dengan saya karena kelakuan Iis seperti itu, mas Rangga pasti sudah lelah hadapi istri seperti Iis yang seenaknya” Batin Anisa sambil melihat Iis pergi dari ruang keluarga, Anisa merasa lega akhirnya bisa merapihkan ruang keluarga walaupun harus emosi dulu menghadapi tingkahnya Iis yang berlebihan


Dilain sisi, Boby melihat Natalia masuk kedalam ruangannya, mencoba menerima kehadiran Natalia yang sejujurnya mengganggu jam kerjanya Boby karena belum waktunya istirahat.

__ADS_1


“ Siang sayang, makan yuk sayang aku sudah lapar sekali” Ucap Natalia jalan menghampiri Boby di meja kerjanya


“ Siang juga sayang, nanti saja yah sayang, tiga puluh menit lagi baru jam istirahat sayang, tanggung sekali sayang jika pergi jam segini


dan aku tidak enak ke Satria nantinya” Ucap Boby berusaha menolak ajakannya Natalia yang pergi sebelum jam istirahat tiba


“ Hayo lah sayang, setengah jam tidak akan membuat Satria rugi sayang” Lanjut Natalia yang ingin sekarang pergi makan siang


“ Astaga, maksa sekali sih, tidak enak jika pergi sebelum waktunya, tapi kalo ditolak repot juga kalo ngambek, duh pusingnya punya calon


istri seperti ini” Batin Boby kesel sekali melihat Natalia yang maksa untuk pergi makan siang sebelum waktunya tiba


“ Iyah sayang hayo” Lanjut Boby terpaksa mau makan siang sekarang, dari pada Natalia ngambek, Boby langsung merapihkan meja kerjanya dan ajak Natalia makan siang bersama


Dilain sisi, Marsya kesal sekali karena Satria tidak mengijinkan Mengerjakan satu dokumen pun, selain makan dan duduk santai di sofa


“ Kesini untuk kerja sayang, ngapain seperti ini sayang cuman melihat papi kerja saja tanpa mengerjakan apapun diruangan ini, aneh sekali sih sayang” Protes Marsya kesel, karena setelah Rudi keluar dari ruangannya membuat Satria minta Marsya makan dan tidak melakukan apapun selama ada di kantornya Rangga


“ Mami disini temani aku kerja saja sayang dari siang sampai sore, pulang kerja kita bisa jalan jalan bareng sayang” Ucap Satria yang ingin menjaga Marsya untuk tidak banyak yang dikerjakan oleh Marsya


“ Apa sih sayang, cuman lihatin tanpa melakukan apapun membuat aku juga bosan sayang, aku tidak ingin seperti ini sayang?” Tanya Marsya heran karena Satria tidak mengijinkan Marsya tidak melakukan apapun


“ Tidur siang saja sayang, sudah yah sayang aku mau melanjutkan pekerjaan lagi sayang, selamat tidur dan mimpi indah sayang” Lanjut

__ADS_1


Satria langsung kerjain pekerjaan yang diberikan oleh Rudi


“Papi bener bener menyebalkan sekali sih sayang, aku lagi bicara tapi disuruh tidur siang” Protes Marsya kesal melihat Satria yang kerja tanpa melihat Marsya sama sekali


“ Sayang, aku tidak ingin mami cape kerja sayang, kita kan lagi program punya anak sayang,besok kita cek up juga kan sayang, supaya hasil cek up kita sehat loh sayang, kita kan sudah menunda punya anak mau setahun loh sayang, mami kerja cuman di perusahaan mami saja tapi disini yah temani aku saja sayang, mau kan mengerti sayang demi tujuan kita punya anak?” Tanya Satria pelan pelan supaya Marsya tidak tersinggung, dan Satria jalan ke sofa supaya menenangkan Marsya yang kesel karena tidak diijinkan untuk kerja sama sekali


“ Yah baik lah sayang, aku tidur yah di kamar pribadi sayang dan semangat kerja suami aku” Lanjut Marsya, walaupun sedih dilarang kerja tapi Marsya berusaha mengenghargai keinginannya Satria demi kebaikan untuk kesehatannya Marsya


Dilain sisi, Rangga yang kangen dengan kedua istrinya, memutuskan untuk pulang ke rumahnya untuk makan siang bersama dan istirahat bertiga dirumah.


“ Nando, saya pulang dulu yah, nanti jam empat saya kesini lagi untuk makan malam bersama kalian, anak anak panti, Marsya, dan Satria juga.” Ucap Rangga yang ingin pulang dulu


“ Silahkan saja Rangga, kapan kapan ajak lah Iis dan Natalia juga kesini, masa mereka tidak ingin gabung bersama mereka juga kan, mereka keluarga juga masa jaga jarak seperti ini sih” Protes Lusi yang ingin ada waktu bersama Iis dan Natalia


“ Iyah Lusi saya usahakan ajak mereka yah, yah sudah saya duluan kalo begitu” Lanjut Rangga, Rangga langsung keluar ruang kerjanya Nando


Dilain sisi, Iis yang tahu jika Rangga mau pulang, ajak Anisa untuk menyelesaikan beberesnya sebelum Rangga tahu jika cuman Anisa yang kerja saja.


“ Anisa siap siap yuk, mas Rangga mau pulang sekarang, soalnya mau minta jatah soalnya, setelah makan dan tidur bersama katanya” Ucap Iis yang seneng melihat Anisa sudah banyak yang dikerjakan sekalian selesai masak


“ Iyah Is, kita harus tampil cantic didepan suami kita” Ucap Anisa yang sambil buang sampai setelah selesai masak dan selesai simpan masakannya di meja makan


Iis langsung jalan duluan jalan ke kamar meninggalkan Anisa, yang masih beberes dapur setelah masak untuk makan siang bertiga

__ADS_1


__ADS_2