
Rangga langsung masuk kedalam rumah, karena Rangga tidak sabar ingin makan siang bertiga, minta jatah, dan tidur siang bertiga.
" Bidadari bidadari surga aku, cantik, rapih, dan wangi sekali sih kalian kesayangan aku. apa karena mau menyambut aku pulang sayang sayang aku?" Tanya Rangga melihat Iis dan Anisa makeup dan pakai parfum yang Rangga suka wanginya , setiap kali dipakai Anisa dan Iis
" Iyah dong sayang, harus wangi dan cantik didepan suami tercinta masa harus cantik didepan laki laki lain sih sayang" Ucap Iis senyum semanis mungkin, supaya Rangga selalu suka melihat Iis senyum setiap kali melihat Rangga
" Ayah mau makan dulu?" Tanya Anisa yang mulai merasa lapar, setelah masak tadi tidak makan sama sekali sampai Rangga sampai dirumah
" Makan saja dulu sayang, baru kita bertiga ke kamar yah" Lanjut Rangga sambil gandeng tangannya Iis dan Anisa sambil jalan ke meja makan
" Aku juga sudah lapar sayang" Lanjut Iis, Iis langsung ajak Rangga dan Anisa ke meja makan untuk makan siang bertiga
Dilain sisi, Satria setelah rapat langsung masuk kedalam ruangannya, Satria melihat Marsya tidur dengan nyenyak merasa lega rasanya
__ADS_1
" Alhamdulilah dia mau tidur juga, selama proses hamil dan saat hamil aku tidak membuat kamu banyak pekerjaan sayang dan supaya bisa tidur siang seperti ini sayang" Ucap Satria, Satria yang sudah puas melihat Marsya tidur siang, langsung melanjutkan pekerjaannya selama jam dua jam lagi
Dilain sisi, Natalia dan Boby melakukan vidio call bersama orang tuanya Boby. karena orang tuanya Boby mau kenalan langsung dengan Natalia.
" Hallo, hai apa kabar Natalia, salam kenal yah sayang, terimakasih sudah terima dan nanti lanjut pacaran kalian sampai resmi menikah yah" Ucap Bunda nya Satria diseberang telefon, berharap jika hubungan Boby dan Natalia langganan sampai menua bersama
" Amin bunda, apa kabar juga bunda sayang, oh yah jadi tidak sabar mau kenal langsung dengan bunda dan ayah" Ucap Natalia saat saluran telefon terhubung, Natalia yang sudah lancar panggil orang tuanya Boby dengan sebutan ayah dan bunda.
" Sama sayang, bunda juga ingin sekali bisa kenal langsung dengan Natalia, sabar yah sayang sebentar lagi ke tanah air, soalnya pekerjaan disini sangat padat sekali. terimakasih yah mau diajak nikah mendadak oleh Boby membuat bunda bahagia sekali mendengar Boby mau menikah" Lanjut Bunda nya Boby yang tidak keberatan Boby ajak menikah Natalia karena Natalia bukan lah orang biasa
Natalia semakin tidak sabar mau secepatnya halal bersama Boby dan punya keluarga sebentar lagi.
Dilain sisi, Marsya bangun tidur dan langsung jalan ke kamar mandi, Marsya langsung muntah muntah. membuat Satria mendengar Marsya muntah langsung lari ke kamar mandi untuk melihat keadaan istrinya
__ADS_1
Mami sayang, kenapa muntah sayang? apa masuk angin?" Tanya Satria kwartir melihat Marsya yang tiba tiba muntah
" Tidak masuk angin sayang, tapi badan aku mendadak tidak sehat sayang,mendadak lemes seperti ini sayang" Ucap Marsya pelan karena merasa lemes dan pusing sekali, membuat Marsya langsung mengeluarkan isi perutnya
" Kita langsung ke rumah sakit sayang, semoga dugaan aku bener, Kita tidak usah rapihkan meja kerja aku" Lanjut Satria berharap jika dugaannya bener, dugaan Marsya hamil anak pertama nya
Satria dengan pelan pelan nuntun Marsya untuk merapihkan bajunya dan keluar dari kantor menuju parkiran mobil, disaat sampai di lobi kantor ketemu dengan Rudi yang baru selesai ketemu dengan clien
" Marsya kenapa? mukanya pucat sekali Satria?" Tanya Rudi melihat Marsya yang lemes dan pucat
" Entah lah om, tadi bangun tidur katanya lemes dan muntah muntah, sekarang mah saya bawa ke rumah sakit om" Ucap Satria kwartir dan berharap jika Marsya kondisinya baik baik saja
" Yah sudah bawa mobilnya pelan pelan yah ke rumah sakitnya" Lanjut Rudi yang berharap jika muntah muntahnya Marsya tanda tanda awal kehamilannya Marsya
__ADS_1
Satria melanjutkan perjalannya menuju mobilnya untuk ke rumah sakit, untuk cek kondisinya Marsya yang tiba tiba sakit