KEMARIN BUNDA ADA DISINI 2

KEMARIN BUNDA ADA DISINI 2
Tega dengan


__ADS_3

Anisa melihat Rangga yang pergi dari rumahnya Nando, merasa kasihan karena membiarkan Rangga tinggal sendirian.


" Maafin mas, kamu juga jahat ke Iis dan Natalia, andaikan kamu tidak melakukan kesalahan lagi, mungkin aku berfikir dua kali untuk pisah dari kamu" Batin Anisa sedih, karena harus pisah lagi dari Rangga, Anisa tidak tega melihat Rangga pergi begitu saja.


" Maafin Marsya, ayah semakin jauh dari Marsya dan bunda, tapi jika kita jadi satu keluarga lagi, semakin menyakiti perasaan bunda dan Natalia yang ayah cuekin dan selalu ayah ancam demi kepentingan ayah terus" Batin Marsya sedih melihat Rangga jalan meninggalkan rumahnya Nando.


" Sayang, masuk yuk ke dalam dingin sayang cuca malam diluar sayang" Ucap Satria, Satria merangkul bahunya Marsya untuk masuk kedalam rumah.


" Iyah sayang" Ucap Marsya yang langsung ikut Satria untuk ikut masuk kedalam rumah


Anisa ikutin Satria dan Marsya masuk lagi kedalam rumahnya Nando, untuk istirahat kembali setelah ketemu dengan Rangga.


Dilain sisi, Iis, Natalia, Bobby, dan kedua orang tuanya Bobby. untuk cobain kebaya untuk pernikahannya Natalia dan Bobby.


" Cantik sekali calon istri aku" Ucap Bobby melihat Natalia pakai kebaya untuk ijab kabul


" Terimakasih sayang pujiannya, mas juga cakep pakai baju itu" Ucap Natalia tersipu malu dipuji oleh Bobby.


" Kalian memang pasangan sempurna, satu cantik dan satunya ganteng lagi. kalian akan menjadi ratu dan raja dihari bahagia kalian, jadi tidak sabar mau melihat kalian ijab kabul nanti." Ucap Bunda nya Bobby yang kagum melihat Natalia pakai kebaya untuk ijab kabul nanti.


" Iyah dong bunda" Lanjut Bobby bahagia, karena tidak menyangka hari bahagianya sebentar lagi diselenggarkan.


Dilain sisi, Satria memikirkan acara ijab kabulnya Bobby, yang seharusnya dihadirkan oleh Rangga tapi ini tidak datang sama sekali.

__ADS_1


" Sayang, sepetinya kita bantu Bobby dan Natalia deh, supaya mereka tidak sedih cuman karena ayah tidak datang sama sekali terutama saat ijab kabul sayang" Ucap Satria, tidak tega jika Bobby harus menahan malu karena Rangga tidak datang sama sekali.


" Caranya bagaimana sayang? aku tidak tahu bagaimana caranya untuk bantu mereka, aku tidak bisa membayangkan bagaimana sedih dan keselnya Natalia disaat pernikahannya bener bener tidak ada ayah?" Tanya Marsya yang ingin membantu pernikahannya Natalia berjalan dengan sempurna, tapi bingung caranya


" Ayah kan ancam bunda dan Natalia, jika gagal bujuk mamah untuk rujuk kembali, tidak akan datang saat ijab kabul dan resepsi pernikahannya Natalia, nah sekarang kita ancam balik demi kebahagian Natalia dan Bobby, jika ayah tidak datang atau bikin masalah saat acara, kita bertiga tidak akan perhatian lagi dengan ayah dan tidak akan tanggung biaya hidupnya ayah lagi, biarin dibilang tega demi kebahagiaan saudara kita bagaimana sayang?" Tanya Satria yang mendapatkan ide, untuk bantuin Bobby karena Bobby sudah mau bantuin Rangga, supaya membuat Natalia tidak lagi mencintai Rangga dan tidak menjadi orang ketiga dalam rumah tangganya


" Aku setuju sayang, biarin saja dibilang tega dengan ayah sendiri, dari pada melihat saudara kita sedih dan malu selama acara, untungnya acara mereka seminggu lagi jadi bisa bantuin yah sayang" Lanjut Marsya yang bersyukur karena, Satria punya ide untuk menyelesaikan masalah dengan cara yang baik baik.


Dilain sisi, Anisa melihat fotonya Rangga yang masih Anisa simpan di handphone nya, merasa sedih karena semakin jauh dengan Rangga.


" Mas, kenapa tidak cari cara yang baik baik mas, untuk kita bisa bersatu kembali, kenapa harus dengan cara mengancam perempuan yang pernah ada di kehidupan kamu dan membuat anak kamu semakin sedih karena kamu semakin pilih kasih mas" Batin Anisa sedih, karena tidak menyangka jika Rangga, tidak memikirkan perasaan Iis dan Natalia sama sekali.


.........................................................................................................................................................


" Papi, aku ikut yah untuk ketemu dengan ayah boleh kan?" Tanya Marsya, berharap bisa ketemu dengan Rangga.


" Boleh mami, supaya ayah bisa berfikir dua kali untuk tidak egois terus, kita saja yang ketemu dengan ayah dan jangan ajak Bobby karena aku tidak tega membuat Bobby semakin emosi nantinya." Lanjut Satria, Satria akan bantuin Bobby supaya acara pentingnya berjalan dengan lancar.


" Iyah sayang, aku akan siap siap kalo begitu " Lanjut Marsya langsung ganti baju untuk ikut ketemu dengan Rangga


Dilain sisi, Anisa bantuin Lusi untuk masak sarapan bareng, Anisa tidak ingin dirumahnya Lusi tidak melakukan apapun


" Bumil masih didalam kamar yah? hari minggu jalan jalan yuk, enaknya kemana yah?" Tanya Anisa, Anisa membersihkan ayam, untuk menu sarapan bareng.

__ADS_1


" Iyah masih didalam kamar, mungkin karena Satria masih libur kerja jadi mau berlama lama didalam kamar. jalan jalan tunggu mereka keluarga kamar saja dulu baru kita tanya mereka mau kemana." Ucap Lusi, Lusi belender cabe untuk bikin sambel.


" Yah deh" Lanjut Anisa setuju saja, nunggu Marsya dan Satria keluar dari kamarnya.


Dilain sisi, Natalia sedih karena acara pernikahannya sebentar lagi, tapi Rangga belum ada niatan untuk berdamai.


" Ayah, kenapa ayah semakin jahat ke Natalia, semakin jauh seperti ini, kenapa ayah tidak pernah mengerti perasaan anak sendiri. bagaimana ini acara pernikahan sebentar lagi, nanti siapa yang akan mengucapkan ijab kabul didepan penghulu, Bobby, dan tamu undangan." Ucap Natalia sedih, karena pernikahannya akan terancam malu dan kesel karena Rangga tidak mau hadir.


Dilain sisi, Marsya dan Satria, ikut sarapan bersama ketiga orang tuanya. sebelum pergi ke apatermennya Rangga.


" Ayah, bunda, dan Mamah. kita mau ke apatermen nya ayah pagi ini, mau temani ayah seharian karena mumpung mas Satria libur kerja." Ucap Marsya bohong, Marsya tidak mungkin bilang tujuan sebenernya ketemu dengan Rangga.


" Iyah sayang, have fun yah kalian ketemu dengan ayah" Ucap Lusi sejujurnya sedih, karena tidak jadi jalan jalan bersama Marsya dan Satria.


" Kalian ke sana bersama Natalia dan Bobby juga?" Tanya Anisa penasaran dan berharap niat Natalia ketemu dengan Rangga bisa meluluh kan hatinya Rangga, untuk mau berdamai dengan Iis dan Natalia.


" Nanti siang saja mah, kita saja duluan yang ketemu dengan ayah" Ucap Satria yang sengaja tidak ajak Natalia dan Bobby ketemu dengan Rangga, supaya tidak ketahuan ketemuan untuk ancam sekaligus bujuk Rangga, untuk datang ke acara pernikahannya nanti.


Marsya berharap jika rencananya bujuk Rangga berhasil, dan bisa membuat Rangga berdamai dengan Iis dan Natalia.


Dilain sisi, Rangga siap siap untuk kerumahnya Nando, untuk ketemu dengan Anisa, Marsya, dan Satria. untuk jalan jalan bareng.


" Kangen sekali dengan mereka, mau ajak jalan jalan ah, apa lagi hari ini Satria masih libur kerja. jadi bisa ajak jalan seharian mereka" Ucap Rangga yang langsung ganti baju, untuk ke rumahnya Nando pagi ini.

__ADS_1


__ADS_2