
Rangga yang merasa kesepian, memutuskan untuk ketemu dengan Satria dan tanya kegiatan apa yang cocok dikerjakan oleh Rangga.
" Tumben kamu sendirian disini, mana istri kamu?" Tanya Rangga, Rangga sengaja datang ke kantornya Marsya karena sudah tahu jika Satria setiap siang hendel perusahaannya Marsya
" Lagi jalan jalan ke Mall, tadinya sih Satria diajak tapi Satria tolak karena kan harus kesini supaya tidak telat datang ke kantor, ada apa ayah kesini?" Tanya Satria, karena tidak merasa minta Rangga ke kantor dan tidak ada hal penting yang harus dibahas bersama Rangga.
" Satria, ayah bosan sekali di apatermen terus, oleh karena itu ayah kesini untuk ketemu dengan kamu, ayah ingin sekali ada kegiatan baru dan kira kira apa yah menurut kamu, apa lagi ayah tidak memiliki uang sama sekali dan surat surat penting saja tidak punya, jadi untuk melakukan aktivitas saja tidak bisa" Lanjut Rangga, sejujurnya malu sekali sampai sekarang tidak memiliki uang sama sekali dan hidupnya bergantung dengan Marsya dan Satria.
" Memangnya ayah mau ada kegiatan baru apa? kenapa ayah tidak mau ke panti asuhan saja, bantuin ayah Nando, bunda, dan mamah. untuk urus anak anak panti bareng bareng?" Tanya Satria karena tidak seperti biasanya, Rangga mau ada kegiatan sendiri
__ADS_1
" Ayah sudah menyerah Satria, untuk deketin mamah mertua kamu, dari pada ke panti asuhan selalu ketemu dengan mamah,membuat ayah semakin cinta dengan mamah mertua kamu,selalu ditolak setiap diajak rujuk, lebih baik ayah mundur saja lah,cari kesibukan sendiri saja karena kondisi ekonomi ayah yang memperihatinkan membuat ayah minta bantuan kamu,jika ekonomi ayah stabil pasti ayah sudah pergi dari kehidupan kalian karena ayah malas hidup seperti ini terus dan tidak ada perkembangan sama sekali, terlihat memprihatinkan kehidupan ayah dimata kalian" Lanjut Rangga terus terang, Rangga merasa malu semenjak bercerai dari Iis membuat Rangga tidak ada kegiatan sama sekali.
" Alhamdulillah jika ayah sudah sadar, yah sudah ayah mau kegiatan apa? semuanya Satria yang siapin saja yah dan ayah tinggal menerima jadi saja bagaimana?" Tanya Satria dan Satria merasa bersyukur karena Rangga datang ke kantor, pas Satria tidak ada pekerjaan yang harus diselesaikan dengan cepat
" Yah sudah baik lah, karena ayah hobi baca buku dan ayah mau punya toko buku,tapi ayah tidak mau cuman toko buku biasa saja, tapi ada komputer sekaligus wifinya,supaya pelajar dan mahasiswa yang mau kerjain tugasnya bisa langsung di toko buku ayah, terus ada cafe kecil gitu untuk jualin cemilan dan minuman supaya yang datang ke toko buku ayah bisa betah berlama lama sambil kerjain tugas sekolah dan kuliahnya" Lanjut Rangga, Rangga ingin sekali menghabiskan waktu masa tuanya dengan baca buku dan bisa membantu mahasiswa yang mau kerjain tugas kuliahnya
Rangga bahagia sekali, karena Satria mau bantuin Rangga, punya toko buku sendiri dan Rangga berharap dengan kesibukan barunya, bisa melupakan cintanya ke Anisa karena Rangga sudah tidak ingin membuat Anisa sedih dan marah terus karena Rangga selalu bahas rujuk dan kembali menjadi istrinya lagi
Dilain sisi, Iis bahagia sekali, karena Natalia dan Bobby. akhirnya pulang dengan selamat setelah seminggu bulan madu di negara Jepang.
__ADS_1
" Alhamdulillah Natalia dan Bobby, kalian berdua sampai dengan selamat dirumah, dalam keadaan sehat, dan tidak ada yang kekurangan sama sekali" Ucap Iiis bahagia sekali, akhirnya bisa melihat Natalia kembali bersama Bobby
" Alhamdulillah bunda, kita berdua sampai dengan selamat, oh yah bagaimana keadaan bunda selama kita tinggal bulan madu apa ada masalah atau semuanya damai damai saja?" Tanya Bobby penasaran, karena selama bulan madu, Bobby dan Natalia tidak ada yang main hanphone sama sekali, supaya tidak ada yang ganggu kebersamaan dengan istri tercinta
" Tidak ada sama sekali, alhamdulillah bunda dan Anisa semakin berdamai dan tidak ada lagi yang bahas ayah kalian sama sekali, dan sudah tidak bahas masa lalu lagi, semuanya normal normal saja, bahkan kemari bunda ikut belanja bersama Marsya, Anisa, dan Lusi." Lanjut Iis bahagia, karena akhirnya bisa berdamai juga dengan keluarga istri keduanya Rangga, walaupun bukan sebagai keluarga tapi berdamai sebagai saudara.
" Alhamdulillah bunda, Natalia ikut seneng jika bunda semakin deket dengan tante Anisa dan Marsya, tanpa bahas ayah sama sekali, memang ayah biang masalah bagi kehidupan kita dan sekarang kehidupan kita tanpa ayah justru bisa tenang dan damai seperti sekarang dan Natalia tidak lagi melihat bunda emosi dan sedih lagi cuman karena tingkah ayah terus" Ucap Natalia merasa lega dan bahagia, karena setelah bulan madu melihat Iis terlihat tenang tanpa ada amarah dan air mata lagi
" Alhamdulillah,perpisahan memang terbaik, karena menjalankan pernikahan poligami tidak lah mudah dijalankan, karena ada saja hati yang tersakiti" Batin Bobby ikut bahagia, melihat mertuanya tidak lagi terlihat emosi dan sedih lagi, berdamai dengan keadaan memang jalan terbaik
__ADS_1