KEMARIN BUNDA ADA DISINI 2

KEMARIN BUNDA ADA DISINI 2
Kalian pacaran


__ADS_3

Marsya dan Satria setelah puas makan malam dan main bersama Nando dan Lusi, akhirnya memutuskan untuk pulang ke rumahnya Rangga


“ Sayang, aku senang sekali bisa ketemu ayah dan bunda,  Alhamdulillah mereka sehat dan mereka juga bahagia sekali saat aku bilang jika kita mau program punya anak sayang dan tidak sabar mendengar kabar bahagia dari kita sayang” Ucap Marsya bahagia walaupun  tidak tinggal dirumahnya Nando dan Lusi selama seminggu, tapi menyempatkan waktu untuk ketemu kedua orang tua angkat kesayangan Marsya


“ Iyah sayang, ayah bilang ke aku, jika aku tidak boleh membuat sayangnya aku terlalu cape kerja katanya, supaya program hamilnya tidak gagal katanya, aku setuju sih karena kan kita menunda punya anak hampir setahun juga kan sayang,jadi aku ingin sekali program ini tidak gagal sayang, dan aku siap handel sepenuhnya perusahaan ayah Rangga, supaya sayangnya aku focus dengan satu perusahaan dan tidak terlalu cape yah, mau kan sayang” Ucap Satria  berharap jika Marsya mau mengurangi kesibukanny demi rencana punya anak


“ Baik sayang,aku akan ikutin apapun yang sayangnya aku kasih tahu, demi aku tidak merasa kelelahan dan tidak mengalami keguguran apa lagi akan menjadi kehamilan pertama aku, aku akan nurut sayang" Lanjut Marsya mau nurut apapun yang diminta oleh Satria supaya tidak terjadi keguguran


Satria merasa lega karena Marsya mau nurutin keinginan Satria untuk tidak terlalu cape dalam bekerja, apa lagi demi bisa memiliki anak pertama, Satria pegang tangannya Marsya dan mencium tangan istrinya


Dilain sisi, Rangga melihat Natalia dianterin pulang oleh Boby asistennya Satria, jadi penasaran pergi kemana anaknya dari tadi dan baru pulang


" Maaf pak Rangga, saya kelamaan ajak jalan Natalia dan baru pulang sekarang pak" Ucap Boby merasa tidak enak karena terlalu lama ajak Natalia pergi


" Tidak masalah kok Boby, yang penting dianterin sampai rumah saja, terimakasih sudah mau antar Natalia sampai rumah dengan selamat" Ucap Rangga bahagia karena Natalia akhirnya deket lagi dengan laki laki, Rangga berharap jika Boby adalah pacarnya Natalia

__ADS_1


" Yah sudah pak, kalo begitu saya pamit pulang dulu dan terimakasih Natalia untuk hari ini permisi" Lanjut Boby langsung mencium telapak tangannya Rangga


" Hati hati dijalan yah" Ucap Natalia senyum manis melihat Boby


Boby langsung jalan ke mobilnya dan meninggalkan rumahnya Natalia,


" Kalian pacaran?" Tanya Rangga setelah Boby pergi dari rumahnya


" Iya ayah, apa ayah setuju?" Tanya Natalia sambil melihat Rangga yang terlihat senang, karena Natalia lagi deket dengan laki laki


" Nah begitu kan enak ayah" Lanjut Natalia merasa lega karena Rangga tidak memberikan komentar apapun


Natalia langsung masuk duluan ke dalam rumah sambil senyum senyum sendiri, Natalia bahagia akhirnya bisa merasakan punya pacar lagi sekian lamanya


Dilain sisi, Iis melihat Anisa merapihkan makeup yang dimiliki nya, merasa kasihan tapi bahagia karena membuat Anisa tidak bisa makeup sama sekali

__ADS_1


" Orang seperti kamu memang pantas tidak memiliki makeup sama sekali, karena sangat rugi memberikan bedak, lipsik, dan lain lainnya untuk kamu, karena kamu saja sudah membuat saya rugi memberikan kamu makan setiap hari " Ucap Iis senyum sinis melihat Anisa, terlihat sangat payah dimatanya Iis


" Ibu rumah tangga tidak ada yang merugikan suami sama sekali kok, kodratnya seorang istri yah diberikan rezeki oleh suaminya, lagian jika saya ingin makeup bisa minta ke anak saya sendiri. jadi orang jangan terlalu sombong lah Iis, norak sekali sih jadi orang" Ucap Anisa malas sekali mendengar ucapannya Iis yang semakin lama semakin keterlaluan untuk didengar


" Minta sama anak dan suami saja bangga sekali sih kamu Anisa, malu dong selalu nadah seperti itu idih" Ledek Iis langsung keluarin semua makeupnya sebelum tidur, Iis selalu membersihkan wajahnya dan selalu memakai hanbody supaya selalu wangi sepanjang malam, karena Rangga selalu suka setiap kali Iis pakai hanbody sebelum tidur


Anisa geleng geleng kepalanya melihat Iis ribet mau tidur saja, ada saja yang dipakai untuk wajahnya


Dilain sisi, Marsya dan Satria sampai rumah, dan saat Marsya masuk kedalam rumah tidak ada siapapun bahkan Anisa pun sudah masuk kedalam kamar


" Mereka sudah masuk kedalam kamar, mungkin lelah sayang merapihkan rumah ini sendirian kan, tidak ada ART sama sekali" Ucap Satria yang merasa tidak tega sama sekali, karena mertuanya harus merapihkan rumah sebesar ini


" Mungkin sayang, padahal aku tidak ingin Membuat mamah cape seperti ini sayang, aku seneng padahal ada ART itu artinya mamah bisa jalan jalan kemana pun mamah mau dan tidak seperti sekarang harus cape beberes walaupun dibantu bunda tapi tetep tidak tega aku sayang" Ucap Marsya sedih, karena Anisa bisa cape merapihkan rumah sedangkan Marsya kerja jadi tidak bisa bantuin Anisa sama sekali


" Apa besok kita bilang mereka, untuk pakai jasa orang lain saja, supaya bunda dan mamah bisa jalan jalan setiap hari, supaya tidak merasakan lelah beberes terus setiap hari sayang" Lanjut Satria yang tidak tega melihat mertuanya merapihkan sendiri rumahnya

__ADS_1


" Ide yang bagus sayang, aku setuju pakai jasa orang lain saja, besok kita bahas ke mereka sayang untuk membuat mamah dan bunda tidak cape terus sayang karena aku juga tidak tega sayang" Lanjut Marsya setuju dengan keinginannya Satria untuk tidak membuat Anisa dan Iis tidak lagi merapihkan rumah sendirian


__ADS_2